Meski PSBB Berakhir, Pasar Tradisional di Kota Malang Tetap Terapkan Sistem Ganjil Genap

KOTA MALANG – Berakhirnya PSBB tak lantas membuat semua hal menjadi longgar. Pasar tradisional misalnya. Selama fase New normal nanti, pasar tetap menerapkan sistem ganjil genap.

Hal itu diungkapkan Kepala Diskopindag (Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan) Kota Malang, Wahyu Setianto. Dia menyebut, selama PSBB, sistem ini berjalan efektif. Terutama di Pasar Sukun, Pasar Oro-oro Dowo dan Pasar Gadang.

Nah, sistem ini tetap akan berlanjut ke depannya. “Ternyata kemarin ada surat dari Gubernur. Ada dua pokok yang harus terus kita jalankan, pertama belanja online, kedua ganjil genap,” urai Wahyu.

Peraturan ini berlaku untuk semua Kota/Kabupaten di Jawa Timur. Wahyu menyebut sudah memberikan arahan kepada semua Kepala Pasar se-Kota Malang agar melanjutkan ganjil genap.

Untuk belanja online, Diskopindag akui bakal lebih memasifkan sosialisasi ke semua pasar. “Karena belanja online ini akan mengurangi transaksi secara langsung. Sedangkan ganjil genap di Kota Malang ini bakal jadi role model di Jawa Timur,” tambahnya.

Untuk memaksimalkan upaya memutus pandemi covid-19, Diskopindag pun melengkapi sarana prasarana seperti wastafel, face shield. “Cara-cara itu yang akan kita maksimalkan jelang New Normal ini,” tutupnya.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Editor: Indra M