Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Terkait Video Lucuti APD Petugas Pemakaman, Begini Komentar RSSA

Editor : Hendarmono Al S. • Sabtu, 29 Agustus 2020 | 05:16 WIB
DIPAKSA LEPAS:  Screenshot video saat petugas pemakaman jenazah Covid-19 dipaksa dilucuti APD-nya oleh warga. (Foto: screenshot instagram @teluur)
DIPAKSA LEPAS: Screenshot video saat petugas pemakaman jenazah Covid-19 dipaksa dilucuti APD-nya oleh warga. (Foto: screenshot instagram @teluur)
MALANG KOTA – Viralnya unggahan video di Instagram yang diunggah oleh akun @teluuur yang memperlihatkan pemakaman jenazah Covid-19 mendapat respons dari pihak Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Pasalnya, dalam caption video tersebut dituliskan bahwa jenazah dinyatakan positif Covid-19 oleh RSSA Malang, namun pihak RSSA tidak bisa memberikan bukti pemeriksaan swab.

Kabag Humas RSSA Malang Donny Iryan mengaku telah mengetahui unggahan video tersebut. Pihaknya juga telah melakukan penelusuran baik ke kamar jenazah, forensik, serta ke bagian ambulans untuk mengetahui apakah benar jenazah dalam video tersebut adalah pasien dari RSSA Malang.

Dari hasil penelurusannya, Donny mengatakan belum bisa memastikan kebenaran apakah jenazah itu dari RSSA atau bukan.


“Saya nggak bisa jawab apakah iya (jenazah) dari RSSA, karena saat ini masih terus kami telusuri. Tapi kalau dilihat dari APD yang dilucuti, itu bukan petugas kami, karena warnanya beda,” ujar Donny kepada Jawa Pos Radar Malang, Jumat (28/8) malam.

Dalam video tersebut, terlihat APD yang dilucuti berwarna merah, sementara, masih kata Donny, APD untuk petugas di RSSA Malang berwarna putih, yang merupakan APD standar.

Namun, hasil dari penelusuran Donny diketahui bahwa video itu diambil di sebuah pemakaman di daerah Jabung, Kabupaten Malang.

“Tapi itu pun kan dari berita yang belum bisa dipertanggungjawabkan. Saat saya tanya di bagian ambulans, memang iya kami sekitar 25-26 Agustus ini mengirim jenazah ke sana,” kata dia.

Jenazah itu adalah seorang perempuan yang tata laksana pemakamannya menggunakan protokol Covid-19, namun dalam proses pemakamannya berjalan lancar karena ada penjagaan dari TNI Polri.

Pewarta: Arlita Ulya Editor : Editor : Hendarmono Al S.
#petugas dilucuti APD #Jenazah Covid-19 #Kabag Humas RSSA Malang #Donny Iryan #RMOC #protokol covid-19