Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jembatan Pelor Kota Malang Bakal Dilengkapi Jalur Pejalan Kaki

Shuvia Rahma • Jumat, 5 November 2021 | 23:00 WIB
Pekerja tengah memindahkan pagar pengaman yang baru dipotong untuk mengawali proyek pelebaran jembatan Pelor. Pengerjaan proyek ditarget tuntas akhir tahun. (Darmono/Radar Malang)
Pekerja tengah memindahkan pagar pengaman yang baru dipotong untuk mengawali proyek pelebaran jembatan Pelor. Pengerjaan proyek ditarget tuntas akhir tahun. (Darmono/Radar Malang)
MALANG KOTA - Pelebaran jembatan Pelor, Samaan akan segera terealisasi. Pasalnya, proyek pengerjaannya sudah mulai digarap. Sehingga untuk sementara akses lalu lintas di jembatan tersebut ditutup total.

Mandor Pengerjaan Proyek, Relung Sihbandono mengatakan, pelebaran jembatan sudah dimulai sejak Rabu (3/11) lalu. ”Jadi sekarang masih di tahap pembongkaran dan pemindahan pagar,” ungkapnya. Pria asal Turen Kabupaten Malang itu menyampaikan jembatan akan dilebarkan di sisi kanan dan kiri. “Paling tidak, lebar totalnya sekitar 5 meter,” ungkapnya.

Untuk proses pengerjaan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Karena harus menyesuaikan dengan cuaca. “Nanti setelah pabrikasi selesai, lanjut ke perakitan dan finishing,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusuma Dewi mengatakan, jembatan tersebut nantinya akan memiliki lebar 3,9 meter dari sebelumnya yang hanya 1,9 meter.

Pelebaran tersebut, menurut dia, untuk memperlancar arus kendaraan roda dua agar tidak berhimpitan “Dan tentunya untuk memberi ruang bagi pejalan kaki yang melintas,” ungkapnya. Karena selama ini, jembatan tersebut tidak memiliki akses untuk pejalan kaki.

Sementara itu, pelebaran jembatan diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp 1 miliar. “Kami anggarkan Rp 918 juta untuk pelebaran jembatan itu,”tambahnya.

Menurutnya, ada beberapa kendala dalam pelebaran jembatan itu. Salah satunya, harus menutup total jembatan. “Kalau tidak ditutup total, pekerja tidak bisa mengerjakan pelebaran,” ucapnya.

Dia berharap, setelah jembatan dilebarkan, sepeda motor bisa melaju lebih lebih leluasa. Sementara pejalan kaki juga memiliki jalur sendiri. “Mobil tetap tidak boleh melintas,”pungkasnya. (ulf/nay/rmc)
Editor : Shuvia Rahma
#jembatan pelor