Namun, wahana tersebut banyak yang rusak. “Fasilitas sudah bagus, cuma outbound nggak terawat. Kondisinya rusak,” ujar Lorenzo Agustine, salah satu pengunjung Taman Teluk Grajakan, kemarin.
Perempuan berusia 24 tahun itu berharap fasilitas taman dibenahi dan perawatannya perlu ditingkatkan agar dapat digunakan oleh anak-anak. Menurut dia, taman ini sangat cocok untuk semua kalangan, baik anak-anak untuk bermain maupun masyarakat umum yang ingin bersantai dan menikmati suasana yang rindang.
Hal senada juga disampaikan pengunjung lain, Mufilatul Rohmah. Perempuan berusia 22 tahun itu menilai banyak wahana permainan di Taman Teluk Grajakan. Namun tidak terawat sehingga banyak yang rusak. ”Penempatan kursinya juga kurang strategis, karena di tempat yang panas,” katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji mengaku sudah punya rencana untuk memperbaiki taman kota. Namun pandemi Covid-19 dua tahun terakhir membuat pemkot mengurungkan niatnya untuk memperbaiki wahana permainan yang rusak. Selain itu, banyak anggaran yang terkena refocusing. ”Sudah ada rencana, khususnya mendukung instrumen Malang Bahagia,” katanya beberapa waktu lalu. (c2/dan) Editor : Mardi Sampurno