Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Nasib Kursi Taman Jalan Ijen, Dewan Desak DLH Segera Bersikap

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 24 Februari 2023 | 02:00 WIB
HUJAN : Kursi taman Jalan Besar Ijen yang masih tersegel bambu. (Darmono/Radar Malang)
HUJAN : Kursi taman Jalan Besar Ijen yang masih tersegel bambu. (Darmono/Radar Malang)
 

MALANG KOTA - Sejak awal Februari 2023 hingga kemarin (22/2), nasib kursi taman di Jalan Ijen tak kunjung mendapat kejelasan.

Kursi-kursi berbahan logam itu masih disegel menggunakan bambu agar tidak digunakan sebagai sarana berbuat maksiat.

Pemkot Malang masih terus mengkaji langkah apa yang dilakukan ke depan.

Seperti diketahui, keputusan menyegel kursi taman itu didasari beberapa pertimbangan. Yang jadi awal mula, kursi itu kerap dijadikan tempat bermesraan pasangan muda-mudi.

Semakin malam, jumlah yang bermesraan makin banyak lantaran lampu penerangan di lokasi itu terbilang remang-remang.

Ada juga permasalahan lain yang muncul belakangan. DLH Kota Malang menilai ada pergeseran fungsi kursi taman di Jalan Ijen.
Baca Juga : Kursi Jalan Ijen Dirusak Lagi, Segel Diperkuat.

Tak lagi sebatas untuk bersantai sejenak, namun juga digunakan untuk kumpul-kumpul komunitas.

Kondisi itu sempat membuat warga yang tinggal di sekitar wilayah itu terganggu.

Ketua Komisi A DPRD Kota Malang Rahman Nurmala meminta pemkot segera mengambil sikap terkait keberadaan kursi tersebut.

Sebab, kajian yang dilakukan sudah berjalan hampir selama tiga pekan.

Dia yakin masyarakat menunggu keputusan dari pemerintah, mengingat kursi Ijen merupakan salah satu tempat favorit untuk sekadar beristirahat sejenak.

”Nanti saya bantu komunikasi dengan DLH, agar segera cepat diambil keputusan,” terangnya. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



Menanggapi desakan itu, Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Laode KB Al Fitra berjanji segera melakukan tindakan.

Menurutnya, saat ini pembahasan sudah masuk tahap finalisasi. ”Semoga minggu ini hasil kajiannya sudah selesai,” tutur Laode.

Ada lima opsi yang menjadi bahasan untuk mengurai masalah kursi Jalan Ijen.

Yakni membentuk polisi taman, menambah CCTV, menambah penerangan, mengubah model kursi, dan opsi terakhir yakni membongkar seluruh kursi. (adk/fat) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
##beritamalang #radarmalang ##jawaposradarmalang ##mediaonlinemalang ##beritamalanghariini ##radarmalanghariini