Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tangani Banjir lewat Perspektif DAS

Mahmudan • Selasa, 25 April 2023 | 22:51 WIB
CANGGIH: Early warning sistem (EWS) terpasang di Jalan Bareng Gang 2, Klojen. Alat tersebut berfungsi untuk mendeteksi banjir
CANGGIH: Early warning sistem (EWS) terpasang di Jalan Bareng Gang 2, Klojen. Alat tersebut berfungsi untuk mendeteksi banjir
MALANG KOTA - Dosen Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang Dr Ir Maria C. Endarwati ST MIUEM memaparkan, Kota Malang memiliki dua tipologi bencana. Pertama, bencana yang memiliki frekuensi dan intensitas bencana yang tinggi, misalnya banjir. Kedua, bencana dengan frekuensi rendah, tapi memiliki intensitas yang tinggi. Misalnya tanah longsor.

Kedua tipologi itu sesuai dengan bencana-bencana yang melanda Kota Malang. Dengan kondisi demikian, menurut Maria, ada sejumlah mitigasi yang bisa dipersiapkan, baik dari perspektif struktural maupun non-struktural.

Pada perspektif struktural, dia menyebut lebih mengarah proteksi dan adaptasi. ”Sementara untuk perspektif non-struktural, lebih mengarah pada adaptasi seperti regulasi yang dilakukan dengan menyesuaikan zona atau kawasan masing-masing,” kata Maria.

Terkait upaya penanggulangan, dia menyebut ada sejumlah hal yang bisa dilakukan pemkot. Misalnya menanggulangi banjir, katanya, bisa diurai dengan cara memantapkan sistem drainase. Selanjutnya adalah perencanaan tata ruang dengan perspektif Daerah Aliran Sungai (DAS). ”Selain itu, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga dibutuhkan,” pungkasnya.(mel/dan)

  Editor : Mahmudan
##radarantibanjir #Banjir #malang #kotamalang #Bencana