MALANG KOTA – Rencananya Universitas Negeri Malang (UM) mendirikan fakultas kedokteran (FK) sepertinya sebentar lagi akan terwujud. Sebab, visitasi lapangan yang dilakukan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM PT Kes) menghasilkan kesimpulan bahwa UM sudah memenuhi syarat.
Tim Pendirian Prodi Kedokteran di FK UM dr Erianto Fanani M KKK mengatakan, visitasi lapangan pada 4-5 Agustus lalu. Dalam kegiatan visitasi tersebut, UM memaparkan profil dan kurikulum prodi kedokteran. “Termasuk dilakukan klarifikasi dokumen pendukung terkait materi pembelajarannya,” ujar Erianto, kemarin.
Lebih lanjut Eri menambahkan, sumber daya manusia, sarana, dan prasarana penunjang penyelenggaraan prodi kedokteran sudah memenuhi persyaratan. Dengan begitu, pendirian prodi kedokteran di UM tinggal menunggu surat rekomendasi dari LAM PTKes.
Kegiatan visitasi lapangan itu juga dilakukan di rumah sakit pendidikan utama prodi kedokteran FK UM. Yakni RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Visitasi itu bertujuan untuk mencermati sarana prasarana pembelajaran yang tersedia di rumah sakit tersebut. ”Dalam visitasi lapangan itu, kami diberi banyak masukan,” imbuhnya.
Disinggung mengenai sarana dan prasarana, Eri mengatakan. ada tiga gedung yang telah disiapkan menjadi FK UM. Di antaranya gedung B1, B2, dan B3. “Gedungnya menghadap ke Jalan Surabaya,” tandasnya.
Nantinya, Prodi Kedokteran FK UM bakal membuka kuota 50 mahasiswa baru (maba). Jika bisa dibuka tahun ini juga, seleksi akan digelar melalui jalur mandiri. Rencananya, FKUM akan menaungi enam departemen. Namun tak semua departemen yang dinaungi merupakan departemen baru.
Ada departemen yang sudah lebih dulu berdiri. Saat ini masih masuk dalam fakultas-fakultas yang mempunyai rumpun keilmuan paling dekat. Misalnya departemen kesehatan masyarakat di bawah naungan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).
Sementara departemen farmasi dan departemen gizi di bawah naungan Fakultas Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). ”Sedangkan tiga departemen baru yang akan dibuka adalah departemen kedokteran, departemen kebidanan, dan departemen keperawatan,” pungkasnya. (dre/dan)
Editor : Mahmudan