Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lagi, Lahan Bambu di Joyogrand Malang Alami Kebakaran

Mahmudan • Selasa, 5 September 2023 | 21:10 WIB

KEBAKARAN: Para personel Damkar Kota Malang menyemprotkan kobaran api di lahan Joyogrand, kemarin.
KEBAKARAN: Para personel Damkar Kota Malang menyemprotkan kobaran api di lahan Joyogrand, kemarin.
 

 

MALANG KOTA – Untuk kedua kalinya, lahan yang ditumbuhi pohon bambu di RT 01 RW 08 Joyogrand, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang kemarin (4/9). Saat diketahui warga sekitar pukul 14.00, api sudah membesar.

Sebelum kebakaran, warga sekitar mengetahui ada seorang pria paro baya yang bakar-bakar. Warga membiarkan saja karena mengira pria tersebut sudah mengantisipasi agar api tidak meluas.

Beberapa jam kemudian, warga melihat api sudah menjalar hampir mengenai permukiman warga. Mereka pun langsung melakukan pemadaman manual. Karena api tidak kunjung padam, mereka menghubungi pemadam kebakaran (damkar) Kota Malang.

Usai menerima informasi dari warga, empat unit mobil damkar langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Personel damkar butuh waktu sekitar 1 jam 30 menit untuk memadamkan kobaran api. “Lahan ini dipenuhi pohon bambu yang sangat mudah terbakar dan menyebar. Kalau kami telat sedikit saja, pasti api akan merambat ke perumahan warga,” ujar Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Agus Subekti.

Dia mengungkapkan, personelnya sempat kesulitan memadamkan api lantaran lokasinya curam. Petugas harus turun ke dalam jurang lalu naik kembali untuk mematikan api yang membakar bagian atas bambu.  Agar kejadian tersebut tidak terulang, Agus mengimbau warga memperketat keamanan di lahan tersebut.

Sementara Ketua RT 01 Andi Ruswandrio mengatakan, lokasi tersebut sudah mengalami dua kali pada tahun ini. Sebelumnya, dia mengatakan, pria paro baya itu membakar lahan pada Juli lalu. Hal itu sudah menjadi kebiasaan tahunan baginya dalam membakar lahan. Kejadian serupa kerap terjadi setidaknya sekali dalam setahun. ”Ke depannya, kami akan berkoordinasi dengan warga. Jika melihat pria tersebut, saya minta menanyakan apa motif pembakaran lahan tersebut,” katanya. (kj2/dan)

Editor : Mahmudan
#kebakaran #damkar malang #merjosari #Kota Malang