Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Uang Baru Pecahan Rp 5.000 Paling Diminati Warga Malang

Mahmudan • Selasa, 26 Maret 2024 | 18:15 WIB

 

MULAI MARAK: Salah satu penyedia jasa penukaran uang baru jalanan mangkal di Jalan Merdeka Timur kemarin (25/3). Dalam sehari bisa menghabiskan Rp 5 juta sampai Rp 10 juta.
MULAI MARAK: Salah satu penyedia jasa penukaran uang baru jalanan mangkal di Jalan Merdeka Timur kemarin (25/3). Dalam sehari bisa menghabiskan Rp 5 juta sampai Rp 10 juta.

 

MALANG KOTA – Jelang Lebaran, jasa penukaran uang mulai menjamur di jalanan. Salah satunya terlihat di Jalan Merdeka. Kemarin (25/3), para penyedia jasa penukaran uang baru kebanjiran konsumen.

”Sehari saya bisa menghabiskan Rp 5 juta sampai Rp 10 juta,” ujar Etik Supriyani, salah satu penyedia jasa penukaran uang baru jalanan.

Perempuan asal Kelurahan Gadang itu baru beberapa hari membuka lapak. Tepatnya sejak Sabtu lalu (23/3). ”Banyak yang mencari uang baru,” kata dia.

Untuk satu bendel senilai Rp 100 ribu, biasanya dia menjual seharga Rp 110 ribu. Keuntungannya sekitar 10 persen. “Tahun ini yang paling banyak diincar konsumen adalah uang baru pecahan Rp 5.000,” kata dia. Satu bendel senilai Rp 500 ribu dia banderol Rp 515.000. Keuntungannya sekitar Rp 15.000, lebih besar dibandingkan keuntungan pecahan lain. Itu karena tingginya minat masyarakat mencari uang baru pecahan Rp 5.000

Hal yang sama juga dirasakan M. Faisaludin, penyedia jasa penukaran uang baru lainnya. Dirinya mengatakan dalam sehari customer bisa menukar Rp 20 juta sampai Rp 25 juta. Itu karena dirinya getol mempromosikan jasanya lewat online. Sehingga customer datang hanya sekadar mengambil orderan. “Di sini banyak kompetitor, makanya harus punya cara lain,” terangnya.

Pria asal Pamekasan itu membuka jasa penukaran uang baru sejak delapan tahun lalu. Lokasinya juga tidak berubah dari tahun ke tahun, yakni di Jalan Merdeka Timur. Alasannya, lokasi tersebut strategis. Sebab, banyak kendaraan yang melintas sehingga lebih mudah menarik customer.

Faisal memprediksi, penukaran uang baru makin meningkat saat tiga hari jelang Lebaran. “H-3 Lebaran kita naikkan biaya jasa. Jadi Rp 20 ribu per bendel,” bebernya.(jb2/dan)

Editor : Mahmudan
#lebaran #penukaran uang baru #Kota Malang