MALANG KOTA - Mulai 11 sampai 16 Desember mendatang, Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras.
Penyaluran itu juga dilakukan di Kota Malang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang Slamet Husnan Hariadi mengatakan, bantuan beras memang rutin disalurkan pemerintah pusat ke daerah.
Penyalurannya dilakukan enam kali mulai Januari sampai Juni 2024.
”Kemudian ditambah tiga bulan, yakni Agustus, Oktober, dan Desember,” kata dia kemarin (9/12).
Artinya, bulan Desember ini menjadi waktu terakhir penyaluran bantuan beras.
Nanti, beras akan disalurkan secara serentak di lima kecamatan.
”Jumlah beras yang disalurkan sama, yakni 246.320 kilogram," jelasnya.
Setiap orang mendapat jatah 10 kilogram,” imbuh pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.
Slamet menambahkan, beras yang disalurkan bakal disediakan Bulog.
Bulog akan bekerja sama dengan PT Yasa untuk proses distribusi ke 57 kelurahan di Kota Malang.
Penyaluran bantuan pangan beras ke kelurahan mulai dilakukan kemarin.
Salah satunya ke Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen.
Menurut Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) Kelurahan Bareng Ariningtyas, daftar orang yang berhak menerima bantuan berasal dari kalangan yang membutuhkan.
”Jadi ada lansia, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), disabilitas, dan warga lainnya,” kata dia.
Total ada 384 warga Kelurahan Bareng yang menerima bantuan tersebut.
Perempuan yang akrab disapa Tyas itu menyatakan, dalam satu KK yang mendapat jatah hanya satu orang.
Dengan demikian bisa tersalur secara merata.
Pembagian beras biasanya dilakukan di Kantor Kelurahan Bareng.
Namun, bagi warga yang tidak bisa mengambil langsung, ada petugas yang bakal mengirimkannya. (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana