MALANG KOTA - Juru taktik asing yang mengisi nakhoda Arema FC berpeluang tidak lagi berasal dari Brasil.
Itu menyusul, manajemen klub memilih menggunakan jasa pelatih asal Portugal pada putaran kedua kompetisi.
Sebelumnya, opsi pelatih pengganti Joel Cornelli berasal dari Brasil dan Portugal.
”Klub (Arema FC, red) condong memilih pelatih asal Portugal,” ungkap sumber internal tim yang enggan disebutkan namanya.
Menurutnya, sosok tersebut memenuhi kriteria yang dicari manajemen.
Sosoknya bisa melanjutkan fondasi permainan yang sudah dibangun.
Lantas, siapa pelatih asal Portugal yang menjadi incaran klub?
Sumber tersebut belum bisa menyampaikan secara detail.
Alasannya, nakhoda anyar masih dalam proses penyelesaian kerja sama antara kedua belah pihak.
Berdasar informasi digali wartawan koran ini, calon pelatih anyar sudah sampai di Indonesia sejak kemarin.
Namun, tidak langsung ke Kota Malang.
Pihak manajemen Singo Edan masih mengurus kelengkapan dokumen juru taktik anyar itu.
General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi mengatakan, pelatih baru sudah harus bisa berbuat banyak di awal.
Itu karena, saat ini dalam masa transfer window.
”Kami harap pelatih bisa membawa suasana kebersamaan. Hal itu sangat penting agar pemain tidak ada yang lepas,” jelas pria yang akrab disapa Inal itu.
Menurutnya, sangat disayangkan kalau ada pemain yang lepas.
Dia melihat, skuad saat ini cukup solid. Karena itu, optimistis bisa terus bersaing di papan atas.
”Jadi sebelum ke Malang, kami selalu komunikasi lewat telepon mengenai tim dengan pelatih baru,” ujarnya.
Dikonfirmasi terkait pelatih anyar, Inal tidak mau berkomentar.
Menurutnya, saat sudah resmi, klub akan memperkenalkan sosok tersebut.
Tapi, dia memastikan Dendi Santoso cs kembali dilatih juru taktik asing.
Pelatih Sementara Arema FC Kuncoro mengatakan, dirinya hanya mendapat tugas memimpin Singo Edan di sisa dua pertandingan lalu.
Di antaranya saat menghadapi PSBS Biak dan Semen Padang.
Dia mengatakan, untuk tugas putaran kedua masih menunggu perkembangan informasi dari proses rekrutmen pelatih kepala baru.
Kuncoro mengatakan, kedatangan juru taktik anyar yang lebih awal membawa keuntungan bagi tim.
Itu karena, sampai saat ini pihaknya belum melakukan pembicaraan serius mengenai bursa transfer paro musim.
”Belum, karena tunggu pelatih yang baru datang,” ujarnya.
Mantan pemain Persija Jakarta itu mengatakan, saat pelatih anyar datang, pihaknya akan melakukan diskusi mengenai rekrutan penggawa anyar.
Dia menyatakan, pelatih baru akan menganalisis skuad dan permainan tim.
”Nanti kami akan melakukan meeting beberapa kali dengan manajemen,” jelas dia.
Gerak cepat memang perlu dilakukan Arema FC untuk membentuk tim yang lebih solid.
Itu karena, akan menghadapi Dewa United dan Borneo FC pada awal putaran kedua. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana