MALANG KOTA - Peminat program mudik gratis yang digelar Pemkot Malang cukup tinggi.
Pendaftaran yang dibuka Rabu lalu (12/3) langsung diserbu warga.
Sebanyak 400 kuota ludes dalam hitungan jam.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengaku bila pihaknya tidak menduga animo masyarakat begitu tinggi.
Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis Dibuka Besok di Mal Pelayanan Publik Malang, Hanya Dilayani Secara Offline
Kuota yang disediakan ludes tidak sampai satu hari setelah dibuka pendaftaran.
”Pendaftaran saat itu di MPP (Mal Pelayanan Publik), dibuka jam 9 pagi, tapi belum dua jam sudah habis. Menunjukkan minat yang sangat tinggi dari masyarakat Malang,” terangnya.
Dia menyebut bila itu menunjukkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan selama arus mudik meningkat.
Baca Juga: BRI Hadirkan Mudik Gratis 2025, Ribuan Warga Bisa Pulang tanpa Biaya
Dengan jarak yang cukup jauh, lebih aman naik transportasi umum dibanding kendaraan pribadi.
Utamanya sepeda motor.
Dari sembilan rute yang dibuka Dishub Kota Malang, tiga di antaranya tujuan Madura.
Yaitu Malang - Bangkalan, Malang – Sumenep, dan Malang - Pamekasan.
Jaya menuturkan, mudik tujuan Madura paling banyak diminati masyarakat.
Tiga rute tersebut paling cepat terisi.
”Mungkin juga karena program ini tidak hanya untuk warga Kota Malang, tetapi Malang Raya,” ujar dia.
Sebagai informasi, program mudik gratis itu merupakan hasil kerja sama dengan Pemprov Jawa Timur.
Baca Juga: 30 Ribu Orang Mudik ke Malang Naik Sepur
Sehingga, semua warga Malang Raya bisa mendaftar.
Baik dari Kota Batu maupun Kabupaten Malang.
”Karena instruksi Pak Wali memberikan atensi mudik gratis. Sangat mungkin (kuota) bisa ditambah,” papar Jaya.
Untuk itu, dia mengimbau masyarakat terus memantau media sosial Dishub Kota Malang.
Jika ada info penambahan kuota mudik, mereka bakal menyampaikannya lewat kanal tersebut.
Saat ini, persiapan untuk menambah kuota terus dilakukan.
Salah satunya dengan melihat kesiapan armada. (adk/by)
Editor : A. Nugroho