MALANG KOTA - Setelah absen digunakan sejak 2023, Wisata Gantangan Malang Satu Titik (Gantangan Lowokdoro) akan diaktifkan kembali.
Pemkot Malang sudah menyiapkan beberapa event untuk mewadahi kicaumania.
Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Wisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Lita Irawati menjelaskan, pada 2023 lalu ada beberapa kompetisi burung yang berlangsung di sana.
”Setelah itu sempat berhenti karena tahun 2024–2025 kami tata ulang,” terang dia kemarin.
Penataan pada tahun 2024 memakan dana sebesar Rp 1 miliar.
Dana tersebut digunakan untuk menambah fasilitas seperti lahan parkir, saluran drainase, trotoar, toilet, hingga ruang juri.
Kemudian ada dua unit paddock atau area burung berkicau dibangun dengan luas total 18 meter persegi.
Kemudian dilakukan penataan lagi pada tahun ini.
Kali ini di area parkir.
Dana yang dialokasikan sama seperti tahun lalu.
”Untuk yang tahun 2025 memang fokus di area parkir karena adanya refocusing anggaran,” terang Lita.
Selain itu, mengolah lahan bekas tempat pembuangan akhir (TPA) untuk menjadi area parkir membutuhkan biaya yang mahal.
Selanjutnya, disporapar ingin menambah fasilitas lain.
Seperti tempat penunjuk arah.
Lalu gelaran event sebagai promosi ulang.
”Namun, kami masih menunggu pendanaan. Kami juga sedang mencari sponsor,” sebut pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut.
Lita pun mengundang masyarakat yang ingin menggelar kompetisi burung.
Untuk satu kali sewa lokasi, biayanya sebesar Rp 380 ribu.
Biaya tersebut sudah diatur sesuai perhitungan Badan Keuangan dan Aset (BKAD) Kota Malang.
Biayanya juga tercantum di perda. (mel/adn)
Editor : Aditya Novrian