MALANG KOTA – Berakhirnya libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membuat wisatawan beramai-ramai meninggalkan Bumi Arema. Hal itu terlihat dari penumpang di titik keberangkatan Stasiun Malang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menuturkan, pada Sabtu lalu (3/1) tercatat 7.084 penumpang menggunakan layanan Stasiun Malang. Sekitar 3.395 penumpang di antaranya tercatat melakukan perjalanan keberangkatan.
”Sementara 3.689 penumpang lainnya merupakan kedatangan penumpang ke Kota Malang," ujar Mahendro kemarin (4/1).
Dia mengatakan, jumlah keberangkatan penumpang dari Stasiun Malang terus bertambah sejak Jumat lalu (2/1). Diperkirakan puncak arus balik terjadi kemarin (4/1). Tujuan favorit pada arus balik di antaranya Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Madiun dan Banyuwangi.
Sementara periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) diproyeksikan ada 144.622 penumpang yang menggunakan Stasiun Malang. Periode itu berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026
Dari jumlah tersebut, 76.551 penumpang tercatat berangkat dan 68.111 penumpang tiba di Stasiun Malang. "Tingginya angka penumpang ini membuktikan bahwa kereta api menjadi salah satu transportasi favorit masyarakat," tandas Mahendro.
Dia mengatakan, KAI terus mengimbau agar pelanggan mengecek jadwal sebelum berangkat. Dia menyarankan, penumpang bisa datang lebih awal dari jam keberangkatan, sehingga dapat memastikan tidak tertinggal kereta.
"KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu,” pungkas Mahendro.(adk/dan)
Editor : Aditya Novrian