JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menargetkan partisipasi pemilih di Kota Batam melebihi target nasional sebesar 77,5 persen. Meskipun pada pilkada sebelumnya, partisipasi pemilih hanya berada di angka 54 persen, KPU meyakini target tersebut masih realistis.

Ketua KPU Kota Batam, Syahrul Huda menjelaskan, proses pemilihan yang dilakukan secara bersamaan mulai dari DPR RI DPRD Provinsi dan Kota, DPD RI, dan Pilpres sekaligus, diyakini akan menarik minat masyarakat untuk datang memilih.

“Kalau sebelumnya kita hanya Pilkada saja, sekarang digabung semua, pasti partisipasi lebih tinggi,” kata Syahrul ketika ditemui di Batam Centre, Batam, Sabtu (9/3).

Dengan sosialisasi yang telah dilakukan KPU sejak 2018 lalu, Syahrul optimistis Batam yang sebelumnya berada di angka dua terbawah untuk kategori partisipasi pemilih, akan bergeser menjadi lebih baik lagi. Meskipun target yang cukup ingin dicapai ini diakui Syahrul memang cukup tinggi.

Sejauh ini, Syahrul mengakui bahwa proses persiapan menuju pelaksanaan Pemilu pada 27 April mendatang terbilang lancar. KPU Kota Batam belum menemukan kendala berarti, baik itu dalam proses persiapan logistik Pemilu, penentuan daftar pemilih tetap (DPT), tempat pemungutan suara (TPS) dan sebagainya.

Alhamdulilah sampai saat ini kita proses persiapan kita masih berjalan lancar, sosialisasi juga terus kita lakukan, kita maksimalkan momentum ini untuk menunjukan integritas kita untuk mendukung kelancaran pemilu nanti,” kata Syahrul lagi.

Lebih jauh, Syahrul menjelaskan bahwa pihaknya memang bertekad untuk menghadirkan proses pemilu yang berjalan lancar dan tertib. Ia mengaku selalu mengingatkan kepada semua anggota KPU, termasuk pada para relawan untuk bekerja sesuai aturan yang berlaku. Tidak memanfaatkan kesempatan yang ada untuk hal yang tidak-tidak, terlebih untuk hal-hal yang dapat mencoreng kelancaran proses pemilu itu sendiri.

Editor           : Sari Hardiyanto

Reporter      : Bobi Bani