24.7 C
Malang
Tuesday, 6 December 2022

Nyamar Jadi Pembeli, Gasak Hp Pemilik Warung

BATU – Pemilik warung Chinese food & Javanese food di Jalan Panglima Sudirman No 3, Ngaglik, Kota Batu kemalingan handphone (Hp), Kamis (17/11). Seorang pencuri tiba-tiba pergi membawa handphone saat pemilik warung sibuk menyiapkan pesanannya.

Widayanti, pemilik warung membenarkan adanya pencurian handphone oleh orang tak dikenal. Dalam aksinya pelaku pura-pura menjadi pembeli di warung tempatnya berjualan. Saat ia sibuk menyiapkan pesanan, pelaku mengambil handphone-nya.

“Jadi awalnya dia pesan udang saos mentega, lalu pesan lagi udang manis, dari awalnya dua porsi jadi tiga porsi dan minta minumnya ditaruh botol,” kata Widayanti saat ditemui wartawan di lokasi, Jumat (18/11).

Widayanti mengaku saat itu sebenarnya warung belum benar-benar dibuka, pintu masih dibuka sedikit, kira-kira seukuran badan. Ia juga sempat merasa aneh dengan gerak-gerik pelaku yang terus mondar-mandir seperti orang panik, tapi waktu itu ia tidak memiliki kecurigaan terhadap pelaku. Tak lama setelah ia selesai menyiapkan pesanannya, pelaku mengelabuhinya dengan minta permintaan tambahan, kemudian pergi membawa handphone Samsung A51 yang ia letakkan di meja dekat ia memasak.

“Sebenarnya pesanan sudah selesai saya bikin, tapi dia ada permintaan lagi, dia minta udangnya dipotong kecil-kecil, katanya buat dimakan anak kecil. Waktu saya sibuk motong udang tiba-tiba dia pergi,” ungkapnya.

Handphone yang dicuri tersebut kata Widayanti biasanya digunakan oleh anaknya untuk berjualan online. Sehingga seluruh transaksi dan m-banking ada di handphone tersebut. Saat memesan makanan kendaraannya diparkir menghadap timur ke arah jalan raya dan mesinnya tidak dimatikan. Pelaku sempat dikejar sampai taman makam pahlawan, namun pelaku berputar ke arah pasar, sehingga Widayanti kehilangan jejak.

Ciri-ciri fisik pelaku memiliki jenggot yang sebagian sudah beruban, postur tubuhnya tinggi besar. Saat itu pelaku tidak bermasker, memakai kaos dan helmnya tidak dilepas. Menurut perkiraan usianya sekitar 50 tahun.

Setelah kejadian pemilik warung langsung menghubungi konter-konter handphone terdekat dan sudah melaporkan kajadian ini ke Polsek Batu. “Sudah saya laporkan ke Polsek dan mereka tetap mencari” ungkapnya. Ia berharap dengan kejadian ini pemilik warung lebih berhati hati lagi. (kr2/lid)

BATU – Pemilik warung Chinese food & Javanese food di Jalan Panglima Sudirman No 3, Ngaglik, Kota Batu kemalingan handphone (Hp), Kamis (17/11). Seorang pencuri tiba-tiba pergi membawa handphone saat pemilik warung sibuk menyiapkan pesanannya.

Widayanti, pemilik warung membenarkan adanya pencurian handphone oleh orang tak dikenal. Dalam aksinya pelaku pura-pura menjadi pembeli di warung tempatnya berjualan. Saat ia sibuk menyiapkan pesanan, pelaku mengambil handphone-nya.

“Jadi awalnya dia pesan udang saos mentega, lalu pesan lagi udang manis, dari awalnya dua porsi jadi tiga porsi dan minta minumnya ditaruh botol,” kata Widayanti saat ditemui wartawan di lokasi, Jumat (18/11).

Widayanti mengaku saat itu sebenarnya warung belum benar-benar dibuka, pintu masih dibuka sedikit, kira-kira seukuran badan. Ia juga sempat merasa aneh dengan gerak-gerik pelaku yang terus mondar-mandir seperti orang panik, tapi waktu itu ia tidak memiliki kecurigaan terhadap pelaku. Tak lama setelah ia selesai menyiapkan pesanannya, pelaku mengelabuhinya dengan minta permintaan tambahan, kemudian pergi membawa handphone Samsung A51 yang ia letakkan di meja dekat ia memasak.

“Sebenarnya pesanan sudah selesai saya bikin, tapi dia ada permintaan lagi, dia minta udangnya dipotong kecil-kecil, katanya buat dimakan anak kecil. Waktu saya sibuk motong udang tiba-tiba dia pergi,” ungkapnya.

Handphone yang dicuri tersebut kata Widayanti biasanya digunakan oleh anaknya untuk berjualan online. Sehingga seluruh transaksi dan m-banking ada di handphone tersebut. Saat memesan makanan kendaraannya diparkir menghadap timur ke arah jalan raya dan mesinnya tidak dimatikan. Pelaku sempat dikejar sampai taman makam pahlawan, namun pelaku berputar ke arah pasar, sehingga Widayanti kehilangan jejak.

Ciri-ciri fisik pelaku memiliki jenggot yang sebagian sudah beruban, postur tubuhnya tinggi besar. Saat itu pelaku tidak bermasker, memakai kaos dan helmnya tidak dilepas. Menurut perkiraan usianya sekitar 50 tahun.

Setelah kejadian pemilik warung langsung menghubungi konter-konter handphone terdekat dan sudah melaporkan kajadian ini ke Polsek Batu. “Sudah saya laporkan ke Polsek dan mereka tetap mencari” ungkapnya. Ia berharap dengan kejadian ini pemilik warung lebih berhati hati lagi. (kr2/lid)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/