alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 1 October 2022

Gagal Jarah Kotak Amal, Motor Pelaku Tertinggal

KABUPATEN – Apes benar nasib LU, 45, warga Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu ini. Maunya menjarah uang dalam kotak amal di Musala Al-Muhtadin, Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Jumat malam (16/9/22), eh malah motornya tertinggal. 

Dia keburu melarikan diri karena ketahuan warga. Kasus pencurian ini baru terungkap pada Senin (19/9) setelah LU berhasil diamankan Polsek Dau dan mengakui perbuatannya.

“Iya, pelaku sudah ditangkap 4 hari setelah kejadian pencurian di area makam umum di Kecamatan Dau. Saat ini masih kami dalami kasusnya,” kata Kapolres Malang melalui Polsek Dau Kompol Triwik Winarni, Selasa (20/9) kemarin. 

Penangkapan bermula saat adanya laporan dari masyarakat bahwa ada pencurian kotak amal di salah satu musala. Warga melapor bahwa sebelum kejadian memang ada pria mondar-mandir di area musala. “Saat kami minta keterangan beberapa warga, katanya ada yang mengetahui pelaku ini bolak balik di sana sehabis isyak,” kata Triwik. 

Namun, imbuh Triwik, warga tidak curiga sama sekali jika pria itu memiliki niat jahat. Sehingga warga acuh atas keberadaan pria tidak dikenal. “Tak lama kemudian, warga mendengar suara pecahan benda keras seperti bunyi congkelan di musala akhirnya beberapa warga keluar,” kata Triwik. 

Mengetahui aksinya diketahui warga, LU langsung melarikan diri dan sepeda motor miliknya beserta tas berisi linggis tertinggal di TKP. “Kejadian itu sekitar pukul 23.00 WIB. Atas barang bukti yang ada, kami melakukan pendalaman dan berhasil mengamankan LU, pada hari ini Senin, tanggal 19 September 2022 sekitar pukul 02.00 WIB di dalam area pemakaman umum Dau,” tambah Triwik. 

Selanjutnya petugas mendatangi makam tersebut untuk menghampiri lelaki yang ciri-cirinya persis dengan pelaku, “Setelah kami interogasi, orang tersebut mengakui sebagai pelaku tindak pidana pencurian kotak amal” sambungnya. 

Atas kejadian ini petugas berhasil mengamankan barang bukti yang digunakan untuk melancarkan aksinya yakni 1 buah linggis sepanjang 60 cm, 1 unit sepeda motor, 1 tas berwarna hitam dari pelaku, dan 1 buah kotak amal beserta isinya. 

Kini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Dau dan dilakukan penyidikan tuntas. Atas perbuatannya, LU dijerat dengan pasal 363 Jo pasal 53 ayat 1 KUH Pidana, tentang pencurian dengan pemberatan. (nif/abm)

KABUPATEN – Apes benar nasib LU, 45, warga Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu ini. Maunya menjarah uang dalam kotak amal di Musala Al-Muhtadin, Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Jumat malam (16/9/22), eh malah motornya tertinggal. 

Dia keburu melarikan diri karena ketahuan warga. Kasus pencurian ini baru terungkap pada Senin (19/9) setelah LU berhasil diamankan Polsek Dau dan mengakui perbuatannya.

“Iya, pelaku sudah ditangkap 4 hari setelah kejadian pencurian di area makam umum di Kecamatan Dau. Saat ini masih kami dalami kasusnya,” kata Kapolres Malang melalui Polsek Dau Kompol Triwik Winarni, Selasa (20/9) kemarin. 

Penangkapan bermula saat adanya laporan dari masyarakat bahwa ada pencurian kotak amal di salah satu musala. Warga melapor bahwa sebelum kejadian memang ada pria mondar-mandir di area musala. “Saat kami minta keterangan beberapa warga, katanya ada yang mengetahui pelaku ini bolak balik di sana sehabis isyak,” kata Triwik. 

Namun, imbuh Triwik, warga tidak curiga sama sekali jika pria itu memiliki niat jahat. Sehingga warga acuh atas keberadaan pria tidak dikenal. “Tak lama kemudian, warga mendengar suara pecahan benda keras seperti bunyi congkelan di musala akhirnya beberapa warga keluar,” kata Triwik. 

Mengetahui aksinya diketahui warga, LU langsung melarikan diri dan sepeda motor miliknya beserta tas berisi linggis tertinggal di TKP. “Kejadian itu sekitar pukul 23.00 WIB. Atas barang bukti yang ada, kami melakukan pendalaman dan berhasil mengamankan LU, pada hari ini Senin, tanggal 19 September 2022 sekitar pukul 02.00 WIB di dalam area pemakaman umum Dau,” tambah Triwik. 

Selanjutnya petugas mendatangi makam tersebut untuk menghampiri lelaki yang ciri-cirinya persis dengan pelaku, “Setelah kami interogasi, orang tersebut mengakui sebagai pelaku tindak pidana pencurian kotak amal” sambungnya. 

Atas kejadian ini petugas berhasil mengamankan barang bukti yang digunakan untuk melancarkan aksinya yakni 1 buah linggis sepanjang 60 cm, 1 unit sepeda motor, 1 tas berwarna hitam dari pelaku, dan 1 buah kotak amal beserta isinya. 

Kini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Dau dan dilakukan penyidikan tuntas. Atas perbuatannya, LU dijerat dengan pasal 363 Jo pasal 53 ayat 1 KUH Pidana, tentang pencurian dengan pemberatan. (nif/abm)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/