Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tiga Mobil Jadi Korban Vandalisme di Kota Malang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Selasa, 12 Desember 2023 | 21:00 WIB
Photo
Photo

MALANG KOTA – Vandalisme di Kota Malang mulai menyasar mobil-mobil yang diparkir di luar bangunan.

Dalam sehari kemarin (11/12) ada tiga mobil yang dicoret-coret menggunakan cat.

Satu mobil ambulans milik relawan RJT, satu Isuzu Panther boks, dan satu lagi Daihatsu Gran Max blind van yang difungsikan untuk layanan kesehatan medical check up.

Semua mobil itu diparkir di luar bangunan.

Pantauan koran ini kemarin, ambulans milik relawan RJT itu diparkir di depan ruko Jalan Semanggi Timur, Kelurahan Jatimulyo, Kelurahan Lowokwaru.

Bagian belakang mobil tersebut dicoret-coret dengan cat warna merah. 

Coretan itu seperti membentuk tulisan, tapi tidak bisa dibaca.

Cat yang digunakan terkesan sangat encer, sehingga banyak yang ndlewer ke bawah.

Anggota sekaligus driver ambulans RJT Amin Yunus Romadhoni, 26, mengatakan, dia mengetahui ada coretan cat di mobil yang biasa dia kemudikan tersebut sekitar pukul 06.00.

Pagi itu Yunus hendak membersihkan mobil ambulans.

Saat bergeser ke bagian belakang mobil, dia kaget karena sudah dipenuhi coretan berwarna merah.

”Saya sebenarnya biasa saja. Tapi kenapa mobil ambulans yang di coret-coret? Maka saya cari pelakunya,” tegasnya.

Beruntung cat yang digunakan tidak terlalu kuat.

Saat dibersihkan menggunakan sabun, coretan-coretan tersebut lumayan hilang.

Yunus dan beberapa relawan juga menelusuri rekaman CCTV ke wilayah sekitar.

Ternyata bukan hanya mobil ambulans milik relawan medis RJT yang jadi korban vandalisme.

Ketiga mobil tersebut diparkir di lokasi yang berdekatan.

Berdasar rekaman CCTV, pelaku berjumlah dua orang anak muda dengan mengendarai sepeda motor matic.

Mereka melancarkan aksinya sekitar pukul 01.35.

”Kedua pelaku datang dari arah barat. Laki-laki dan masih muda, kisaran usia 20 tahun. Satu pelaku siaga di atas sepeda motor, sedangkan satu pelaku lainnya turun dan melakukan coret-coret,” tambah Yunus.

Hingga kemarin, pihak RJT Kota Malang masih berupaya mencari tahu siapa pelaku vandalisme tersebut.

Mereka juga membuka sayembara berhadiah bagi masyarakat yang mengenali pelaku dan melaporkannya.

”Kejadian seperti ini baru pertama kali kami alami. Kalau dibiarkan, kami khawatir akan terulang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru AKP Anton Widodo berjanji mengirim anggotanya untuk melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Pihaknya juga berencana meminta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian aksi vandalisme untuk mengetahui ciri-ciri pelaku.

”Yang pasti, kami juga akan mengintensifkan patroli malam untuk mencegah halhal yang tidak diinginkan. Termasuk aksi vandalism yang merugikan masyarakat,” tandasnya. (pri/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#vandalisme #malang kota