alexametrics
23.4 C
Malang
Wednesday, 23 September 2020

Makan Bandeng Anti Ribet di Bandeng Bangzat

- Advertisement -
- Advertisement -

KOTA MALANG – Olahan bandeng menjadi salah satu kuliner nikmat namun membutuhkan effort tinggi saat menyantapnya. Duri yang menyatu dalam daging ditambah aroma tanah seringkali membuat orang enggan menikmati olahan ikan yang satu ini.

Namun, permasalahan tersebut dipecahkan oleh Bandeng Bangzat. Outlet kuliner beralamat di Jalan Terusan Sulfat Kav 2 ini menyajikan olahan menu kreasi chef Suryo Wangsoko yang menyajikan berbagai varian menu bandeng tanpa duri dan rasa nikmat tanpa aroma tanah.

“Duri sudah dilepaskan dari daging, sehingga nggak perlu memilah lagi. Selain itu, bandeng diambil langsung dari Mengare, Gresik. Dimana produksi bandeng di sana, kualitasnya nomor satu karena dagingnya yang tak bau tanah,” urai chef yang akrab disapa Lek Yok ini.

Chef Suryo tengah memasak di dapur Bandeng Bangzat. (Beyjazz/Radar Malang)

Di Outlet Bandeng Bangzat yang beroperasi mulai pukul 11.00 hingga 21.00 ini, pecinta kuliner bisa menikmati berbagai olahan bandeng yang tak biasa. Ada Hotplate Bandeng Bangzat Original, Bandeng Bangzat Crispy, Sego Bandeng Crispy, Sego Bandeng Kremes, Bandeng O’Plate, Bandeng Keju Matahari, hingga yang unik nan langka, ada Kebab Bandeng.

“Kebab dengan isian bandeng, nasi, sayur dan mayonnaise. Ini adalah kreasi menu baru yang ada di sini,” terang pria yang tinggal di daerah Mondoroko, Kabupaten Malang ini.

Selain olahan bandeng, pengunjung juga bisa menikmati olahan menu lain, seperti Udang Telur Asin, Udang Telur Crispy, hingga Hotplate Udang Original. Khusus untuk varian menu crispy, Bandeng Bangzat menyediakan side dish berupa varian sambel yang tak kalah unik, yaitu Sambel Bangzat, Sambel Maido, dan Sambel Ireng.

Semua menu olahan chef yang tergabung dalam Indonesian Chef Association (ICA) itu dibandrol dengan harga terjangkau, mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 27,5 ribu saja.

Ia menambahkan, tak sekadar menyantap makanan, para pengunjung yang datang untuk dine in pun bisa menikmati proses memasak karena outlet Bandeng Bangzat dikonsep open kitchen. Bukan hanya menonton, tapi pengunjung juga bisa bertanya, bahkan belajar memasak dan menanyakan resep kepada chef Suryo.

“Nggak ada bumbu rahasia, pengunjung boleh belajar memasak dan dipraktekkan di rumah,” tukas dia.

- Advertisement -

Latest news

PKKMB Uniga, Ajak Maba Tetap Semangat di Tengah Pandemi Covid-19

MALANG – Universitas Gajayana Malang menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2020 -2021. Dalam kegiatan yang digelar secara daring dan luring selama tiga hari tersebut, Uniga mengangkat tema Tetap Semangat di Era Pandemi Covid-19, Bersama Uniga Menjadi yang Terdepan dan Berkarakter.
- Advertisement -

PLN UP3 Malang Salurkan 50 Tong Sampah di Pantai Selatan

MALANG - Sebanyak 50 tong sampah dibagikan di daerah wilayah pantai selatan yakni, Pantai Balekambang dan Sendang Biru, kabupaten Malang dalam rangka “Word Clean Up Day 2020”, Selasa (22/9). Sebagai wujud kepedulian PLN terhadap lingkungan sekitar, karena saat ini sampah menjadi masalah serius terutama di daerah wisata terbuka seperti pantai.

Besok Pengundian Nomor Urut, KPU Batasi Tiap Paslon Bawa 12 Pendukung

Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini menambahkan, semua yang hadir dalam kegiatan pengundian nomor urut paslon juga harus mengenakan protap kesehatan. Hal ini juga sudah diatur dalam aturan Pilkada serentak.

Arema FC Kembali Genjot Fisik dan Bangun Chemistry di Pantai

”Kami ingin ada suasana baru pada latihan. Selain juga, ingin semakin meningkatkan fisik dan kebersamaan para pemain,” jelas pelatih kepala Arema Carlos Oliveira kemarin (22/9).

Related news

Griya Eskimo, Tawarkan Cita Rasa Es Krim Era Kolonial

MALANG - Jika melihat sekilas, rumah yang berada di Jalan Gresik Nomor 3 Kota Malang ini terlihat seperti rumah biasa. Namun saat memasuki terasnya, rumah ini adalah kafe yang menjual aneka roti, pastry, serta es krim bernama Griya Eskimo Snack & Ice Cream. Eskimo sendiri merupakan produk es krim yang berpusat di Surabaya, sejak 31 tahun lalu sang pemilik Griya Eskimo Snack & Ice Cream Jeane Tondokusumo membuka cabang di Kota Malang.

Bukan Mang Soleh, Malang Juga Punya Odading Legend Lho

RADARMALANG - Odading alias roti goreng mendadak viral, gegara salah satu warganet membuat video pantun promosi odading Mang Soleh di bandung. Ternyata, Malang juga punya penjual roti dan cakwe legendaris. Namanya Heci Abah Tar.

Toko Madjoe, Setia dengan Interior Klasik dan Resep Kue Era Belanda

MALANG - Madjoe. Nama toko yang menggunakan ejaan lama. Sesuai dengan namanya, desain tempat juga berbahan klasik, yakni papan nama, pintu, jendela, hingga lantai berbintiknya semua full berbahan kayu. Sehingga melalui penampilan cukup menegaskan kalau toko yang berada di Pecinan Pasar Besar ini sudah lama berdiri. Saat ini, penjual mengaku agak sepi karena Covid-19, namun oven kuno dengan tabung minyak tanahnya masih sanggup memproduksi kue-kue klasik setiap hari.

Pakistani Vibe di Malang, Rasakan Atmosfernya pada Punjab Restaurant

Semua masakan ini, dimasak dengan resep dan pengolahannya pun langsung dengan cara Pakistan. Pemasaknya tak lain dan tak bukan adalah sang pemilik usaha, İsrath Ali Khan.
- Advertisement -