alexametrics
30.1 C
Malang
Monday, 20 September 2021

6 Kuliner Ekstrim Khas Indonesia Bikin Bergidik, Tertarik Mencoba?

RADAR MALANG – Selain ragam wisata dan budayanya, Indonesia juga memiliki beragam warisan kuliner. Mulai dari yang memanjakan lidah hingga yang cukup ekstrim pun tersedia. Keberadaan makanan ekstrim di Indonesia tak terlepas dari keragaman budaya dan tradisi yang membentuk identitas Indonesia saat ini. Tak heran bila kuliner ekstrim Indonesia bisa ditemukan di hampir seluruh daerah di Republik Indonesia tercinta.

Tertarik mencoba? Persiapkan nyali sebesar mungkin sebab beberapa di antara hidangan ini tidaklah lazim dan bahkan membuat ngeri dan bergidik. Check it out!

  1. Ulat Sagu

Panganan ulat sagu bisa dikonsumsi mentah-mentah. (Ist)

Saat Anda jalan-jalan ke Indonesia Timur seperti Maluku atau Papua, penganan dari ulat sagu akan dengan mudah Anda temui. Penduduk setempat biasa mencarinya di pohon sagu atau kelapa dan memakannya mentah-mentah. Jika Anda tidak suka menelannya hidup-hidup, cobalah yang dipanggang atau direbus. Sambal pedas adalah teman yang baik untuk menikmati serangga yang gurih dan berair ini.

  1. Sup Ular Kobra

Olahan sup ular dapat dengan mudah Anda temui di Kota Bandung. (Steemit/Ist)

Banyak yang mengatakan bahwa bandung merupakan surganya wisata kuliner di indonesia. Namun selain banyaknya pilihan makanan yang lezat, Bandung juga menawarkan makanan ekstrim yang bikin merinding yaitu sup ular kobra. Hewan mematikan ini juga banyak dikonsumsi karena dipercaya memiliki banyak manfaat baik kesehatan. Bagian empedu, darah, dan dagingnya sering dikonsumsi karena dipercaya dapat mengobati stroke ringan, diabetes, asma, alergi, dan juga penambah vitalitas.

  1. Paniki

Paniki merupakan makanan olahan kelelawar yang dimasak seperti gulai. (kuliner nusantara/ist)

Melansir dari trip101.com, Senin (13/9) Sebagian besar makanan ekstrim di Indonesia memang berbahan dasar hewan, termasuk juga Paniki yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara. Paniki merupakan makanan yang menyerupai gulai namun dibuat dengan bahan dasar dari daging kelelawar. Cara pengolahannya pun mirip seperti hendak membuat gulai dengan campuran santan dan juga cabai untuk menghilangkan bau amisnya. Selain dijadikan paniki, masyarakat Manado juga mengkonsumsi kelelawar dengan cara disate juga digoreng.

  1. Batok Tawon

Botok tawon adalah makanan khas banyuwangi (cookpad.com/ist)

Beralih ke wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, anda dapat menemukan jenis kuliner ekstrim lainnya yang bernama Batok Tawon. Pada dasarnya, batok tawon merupakan makanan ekstrim di Indonesia yang terbuat dari sarang tawon atau lebah sebagai bahan dasarnya. Batok tawon juga disajikan dengan varian rasa yang beragam seperti rasa pedas, manis, dan juga asam segar. Meskipun terdengar sangat ganjil, namun makanan ini diolah dengan cara yang sangat baik sehingga aman dan lezat untuk dinikmati.

  1. Satai Torpedo

Torpedo merupakan sebutan dari testis kambing, sapi dan kuda (kastara.id/ist)

Selain bagian daging dan jeroannya yang dikonsumsi, torpedo kambing, sapi, dan kuda juga ternyata banyak digemari orang. Torpedo adalah sebutan untuk bagian testis kambing, sapi, dan kuda yang ukurannya cukup besar. Banyak orang yang mengkonsumsi olahan torpedo karena percaya bahwa bagian ini memiliki khasiat untuk menjaga stamina dan meningkatkan vitalitas pada pria. Jika tertarik, Anda bisa mengolah torpedo menjadi sate, kare, ataupun gulai.

  1. Tikus Panggang

Tikus panggang merupakan kuliner ekstrim di Minahasa. (ist)

Jika sebagian orang membayangkan tikus sebagai binatang yang menjijikkan, maka lain halnya dengan warga Minahasa. Mereka justru menggunakan hewat pengerat ini sebagai makanan sehari-hari. Tikus panggang merupakan kuliner ekstrem yang populer di sana.

Tapi tak sembarang tikus bisa dikonsumsi. Tikus yang mereka olah menjadi makanan biasanya adalah tikus hutan atau tikus kebun. Tikus jenis tersebut hanya memakan rumput dan biji-bijian. Untuk membedakannya, tikus kebun atau hutan biasanya memiliki ekor berwarna putih

Penulis : Nuha Achmada Putri

RADAR MALANG – Selain ragam wisata dan budayanya, Indonesia juga memiliki beragam warisan kuliner. Mulai dari yang memanjakan lidah hingga yang cukup ekstrim pun tersedia. Keberadaan makanan ekstrim di Indonesia tak terlepas dari keragaman budaya dan tradisi yang membentuk identitas Indonesia saat ini. Tak heran bila kuliner ekstrim Indonesia bisa ditemukan di hampir seluruh daerah di Republik Indonesia tercinta.

Tertarik mencoba? Persiapkan nyali sebesar mungkin sebab beberapa di antara hidangan ini tidaklah lazim dan bahkan membuat ngeri dan bergidik. Check it out!

  1. Ulat Sagu

Panganan ulat sagu bisa dikonsumsi mentah-mentah. (Ist)

Saat Anda jalan-jalan ke Indonesia Timur seperti Maluku atau Papua, penganan dari ulat sagu akan dengan mudah Anda temui. Penduduk setempat biasa mencarinya di pohon sagu atau kelapa dan memakannya mentah-mentah. Jika Anda tidak suka menelannya hidup-hidup, cobalah yang dipanggang atau direbus. Sambal pedas adalah teman yang baik untuk menikmati serangga yang gurih dan berair ini.

  1. Sup Ular Kobra

Olahan sup ular dapat dengan mudah Anda temui di Kota Bandung. (Steemit/Ist)

Banyak yang mengatakan bahwa bandung merupakan surganya wisata kuliner di indonesia. Namun selain banyaknya pilihan makanan yang lezat, Bandung juga menawarkan makanan ekstrim yang bikin merinding yaitu sup ular kobra. Hewan mematikan ini juga banyak dikonsumsi karena dipercaya memiliki banyak manfaat baik kesehatan. Bagian empedu, darah, dan dagingnya sering dikonsumsi karena dipercaya dapat mengobati stroke ringan, diabetes, asma, alergi, dan juga penambah vitalitas.

  1. Paniki

Paniki merupakan makanan olahan kelelawar yang dimasak seperti gulai. (kuliner nusantara/ist)

Melansir dari trip101.com, Senin (13/9) Sebagian besar makanan ekstrim di Indonesia memang berbahan dasar hewan, termasuk juga Paniki yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara. Paniki merupakan makanan yang menyerupai gulai namun dibuat dengan bahan dasar dari daging kelelawar. Cara pengolahannya pun mirip seperti hendak membuat gulai dengan campuran santan dan juga cabai untuk menghilangkan bau amisnya. Selain dijadikan paniki, masyarakat Manado juga mengkonsumsi kelelawar dengan cara disate juga digoreng.

  1. Batok Tawon

Botok tawon adalah makanan khas banyuwangi (cookpad.com/ist)

Beralih ke wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, anda dapat menemukan jenis kuliner ekstrim lainnya yang bernama Batok Tawon. Pada dasarnya, batok tawon merupakan makanan ekstrim di Indonesia yang terbuat dari sarang tawon atau lebah sebagai bahan dasarnya. Batok tawon juga disajikan dengan varian rasa yang beragam seperti rasa pedas, manis, dan juga asam segar. Meskipun terdengar sangat ganjil, namun makanan ini diolah dengan cara yang sangat baik sehingga aman dan lezat untuk dinikmati.

  1. Satai Torpedo

Torpedo merupakan sebutan dari testis kambing, sapi dan kuda (kastara.id/ist)

Selain bagian daging dan jeroannya yang dikonsumsi, torpedo kambing, sapi, dan kuda juga ternyata banyak digemari orang. Torpedo adalah sebutan untuk bagian testis kambing, sapi, dan kuda yang ukurannya cukup besar. Banyak orang yang mengkonsumsi olahan torpedo karena percaya bahwa bagian ini memiliki khasiat untuk menjaga stamina dan meningkatkan vitalitas pada pria. Jika tertarik, Anda bisa mengolah torpedo menjadi sate, kare, ataupun gulai.

  1. Tikus Panggang

Tikus panggang merupakan kuliner ekstrim di Minahasa. (ist)

Jika sebagian orang membayangkan tikus sebagai binatang yang menjijikkan, maka lain halnya dengan warga Minahasa. Mereka justru menggunakan hewat pengerat ini sebagai makanan sehari-hari. Tikus panggang merupakan kuliner ekstrem yang populer di sana.

Tapi tak sembarang tikus bisa dikonsumsi. Tikus yang mereka olah menjadi makanan biasanya adalah tikus hutan atau tikus kebun. Tikus jenis tersebut hanya memakan rumput dan biji-bijian. Untuk membedakannya, tikus kebun atau hutan biasanya memiliki ekor berwarna putih

Penulis : Nuha Achmada Putri

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru