alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

9 Kuliner Khas Ramadan dari Berbagai Belahan Dunia

RADAR MALANG – Bulan suci ramadan menjadi bulan penuh berkah. Tak hanya itu, aneka menu kuliner baik makanan maupun minuman juga punya kekhasan tersendiri. Merangkung dari berbagai sumber, Jum’at (16/4), berikut ini jenis makanan khas bulan suci Ramadan dari berbagai belahan dunia.

Kolak, minuman khas Indonesia untuk buka puasa. (ist)

1. Kolak dari Indonesia
Kolak sudah menjadi hal yang familiar bagi masyarakat Indonesia. Terutama saat bulan Ramadan, tak afdhol rasanya jika bulan puasa tanpa menu yang satu ini. Makanan tinggi serat ini berbahan dasar buah pisang, labu, kolang-kaling, gula merah, santan, dengan tambahan daun pandan.

2. Bubur Lambuk dari Malaysia
Bubur Lambuk khas Melayu ini merupakan makanan khas berbuka puasa di Malaysia. Makanan ini berbahan dasar beras, santan, dan daging sapi cincang. Mudah untuk dibuat di rumah dengan menambahkan ebi, irisan wortel yang dipotong kecil-kecil, dan daging sapi akan menambah cita rasa dari Bubur Lambuk.

Menu Haleem komplet (ist).

3. Haleem dari india
Masih dengan bubur, negara yang terkenal dengan Taj Mahal ini tak mau kalah dalam uruan kuliner. Hidangan khas Ramadan yang satu ini sudah ada sejak abad ke-19. Tak hanya disajikan saat bulan puasa, Haleem juga disajikan saat agenda istimewa seperti pernikahan dan perayaan lainnya di India. Hyderabadi Haleem terbuat dari daging sapi atau kambing, kacang lentil dan gandum yang ditumbuk halus menjadi bahan dasar bubur.

Menu khas NIgeria, nasi jollof (ist)

4. Nasi Jollof dari Nigeria
Nigeria merupakan negara yang terletak di benua afrika. Negara dengan populasi muslim sebanyak 40,5 persen ini tentunya memiliki makanan khas yang tak kalah lezat dibanding negara lain. Nasi Jollof, hidangan populer khas Ramadhn dari Nigeria. Menu ini berbahan dasar long-grain rice, bubuk kari, tomat, bubuk cabai khas Afrika, timi sebagai penyedap dan bahan lainnya.

Menu Zalabiya atau Jalebi. (ist)

5. Zalabiya/Jalebi dari Yaman dan India
Meskipun sangat terkenal di india, sebenarnya Zalabiya berasal dari Asia Timur. Jajanan manis ini disajikan saat ada acara penting didampingi oleh susu atau rabri (dessert khas india yang berbahan dasar susu). Zalabiya atau yang dikenal juga dengan Jalebi dibuat dengan adonan tepung serbaguna (maida), bubuk kapulaga, dan kesar (rempah sejenis saffron).

Koofteh, menu khas ramadan ala Iran (ist)

6. Koofteh dari Iran
Koofteh Tabrizi atau yang biasa disebut Kufteh adalah makan khas Iran yang populer saat bulan Ramadan. Tabrizi merupakan kota yang terkenal akan Koofteh yang sangat lezat. Hidangan ini memiliki tekstur yang ringan dan lembut saat disantap, berbahan dasar dari daging sapi, buah dan berry kering, kacang-kacangan, dan rebusan telur ayam yang dihaluskan dan dibentuk menjadi bola-bola.

Shami Kababs, Pakistan

7. Shami Kababs dari Pakistan
Pakistan memiliki jumlah penduduk muslim sebanyak 174 juta ini mempunyai Shami Kababs sebagai menu khas Ramadan. Shami Kababs sendiri berbahan dasar Mutton Mince alias daging domba pilihan. Biasanya Shami Kababs disantap berbarengan dengan Chana Dal (sejenis sup dengan rasa pedas manis).

Kunefe menu khas negara Turki (ist)

8. Künefe dari Turkey
Künefe bisa disebut sebagai salah satu dessert khas Turki yang paling terkenal. Dikenal juga dengan nama kunafa atau knafeh, makanan satu ini terbuat dari parutan mie kadayif yang direndam sirup dan keju yang dimasak menjadi pastry. Karena Kunefe sangat manis, biasanya akan disajikan dengan kopi atau teh khas Turki sebagai pendamping.

Menu khas Algeria (ist)

9. Chakchouka dari Algeria
Hidangan satu ini sangat cocok disantap saat bulan Ramadan. Chakchouka berisi telur yang direbus dengan saus khusus yang terbuat dari tomat, paprika, cabai merah dan hijau, serta bawang bombay. Chakchouka merupakan menu sarapan khas Afrika Utara, tetapi lebih terkenal di Timur Tengah dan biasanya dimakan dalam masakan Maroko, Tunisia, Libya, Mesir dan Aljazair.

Penulis : Resma Devi Maulidia

RADAR MALANG – Bulan suci ramadan menjadi bulan penuh berkah. Tak hanya itu, aneka menu kuliner baik makanan maupun minuman juga punya kekhasan tersendiri. Merangkung dari berbagai sumber, Jum’at (16/4), berikut ini jenis makanan khas bulan suci Ramadan dari berbagai belahan dunia.

Kolak, minuman khas Indonesia untuk buka puasa. (ist)

1. Kolak dari Indonesia
Kolak sudah menjadi hal yang familiar bagi masyarakat Indonesia. Terutama saat bulan Ramadan, tak afdhol rasanya jika bulan puasa tanpa menu yang satu ini. Makanan tinggi serat ini berbahan dasar buah pisang, labu, kolang-kaling, gula merah, santan, dengan tambahan daun pandan.

2. Bubur Lambuk dari Malaysia
Bubur Lambuk khas Melayu ini merupakan makanan khas berbuka puasa di Malaysia. Makanan ini berbahan dasar beras, santan, dan daging sapi cincang. Mudah untuk dibuat di rumah dengan menambahkan ebi, irisan wortel yang dipotong kecil-kecil, dan daging sapi akan menambah cita rasa dari Bubur Lambuk.

Menu Haleem komplet (ist).

3. Haleem dari india
Masih dengan bubur, negara yang terkenal dengan Taj Mahal ini tak mau kalah dalam uruan kuliner. Hidangan khas Ramadan yang satu ini sudah ada sejak abad ke-19. Tak hanya disajikan saat bulan puasa, Haleem juga disajikan saat agenda istimewa seperti pernikahan dan perayaan lainnya di India. Hyderabadi Haleem terbuat dari daging sapi atau kambing, kacang lentil dan gandum yang ditumbuk halus menjadi bahan dasar bubur.

Menu khas NIgeria, nasi jollof (ist)

4. Nasi Jollof dari Nigeria
Nigeria merupakan negara yang terletak di benua afrika. Negara dengan populasi muslim sebanyak 40,5 persen ini tentunya memiliki makanan khas yang tak kalah lezat dibanding negara lain. Nasi Jollof, hidangan populer khas Ramadhn dari Nigeria. Menu ini berbahan dasar long-grain rice, bubuk kari, tomat, bubuk cabai khas Afrika, timi sebagai penyedap dan bahan lainnya.

Menu Zalabiya atau Jalebi. (ist)

5. Zalabiya/Jalebi dari Yaman dan India
Meskipun sangat terkenal di india, sebenarnya Zalabiya berasal dari Asia Timur. Jajanan manis ini disajikan saat ada acara penting didampingi oleh susu atau rabri (dessert khas india yang berbahan dasar susu). Zalabiya atau yang dikenal juga dengan Jalebi dibuat dengan adonan tepung serbaguna (maida), bubuk kapulaga, dan kesar (rempah sejenis saffron).

Koofteh, menu khas ramadan ala Iran (ist)

6. Koofteh dari Iran
Koofteh Tabrizi atau yang biasa disebut Kufteh adalah makan khas Iran yang populer saat bulan Ramadan. Tabrizi merupakan kota yang terkenal akan Koofteh yang sangat lezat. Hidangan ini memiliki tekstur yang ringan dan lembut saat disantap, berbahan dasar dari daging sapi, buah dan berry kering, kacang-kacangan, dan rebusan telur ayam yang dihaluskan dan dibentuk menjadi bola-bola.

Shami Kababs, Pakistan

7. Shami Kababs dari Pakistan
Pakistan memiliki jumlah penduduk muslim sebanyak 174 juta ini mempunyai Shami Kababs sebagai menu khas Ramadan. Shami Kababs sendiri berbahan dasar Mutton Mince alias daging domba pilihan. Biasanya Shami Kababs disantap berbarengan dengan Chana Dal (sejenis sup dengan rasa pedas manis).

Kunefe menu khas negara Turki (ist)

8. Künefe dari Turkey
Künefe bisa disebut sebagai salah satu dessert khas Turki yang paling terkenal. Dikenal juga dengan nama kunafa atau knafeh, makanan satu ini terbuat dari parutan mie kadayif yang direndam sirup dan keju yang dimasak menjadi pastry. Karena Kunefe sangat manis, biasanya akan disajikan dengan kopi atau teh khas Turki sebagai pendamping.

Menu khas Algeria (ist)

9. Chakchouka dari Algeria
Hidangan satu ini sangat cocok disantap saat bulan Ramadan. Chakchouka berisi telur yang direbus dengan saus khusus yang terbuat dari tomat, paprika, cabai merah dan hijau, serta bawang bombay. Chakchouka merupakan menu sarapan khas Afrika Utara, tetapi lebih terkenal di Timur Tengah dan biasanya dimakan dalam masakan Maroko, Tunisia, Libya, Mesir dan Aljazair.

Penulis : Resma Devi Maulidia

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru