alexametrics
23C
Malang
Tuesday, 2 March 2021

Mirip Tapi Tak Sama, Ini Bedanya Matcha dan Green Tea

RADAR MALANG – Saat ini, matcha dan green tea adalah salah satu minuman yang digandrungin, terutama para kaum milenial. Namun, ternyata masih menganggap keduanya itu sama. Padahal, ada perbedaan antara dua minuman berwarna hijau ini.

Dilansir dari klikdokter (22/2), green tea dan juga ini memang berasal dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis. Keduanya merupakan minuman yang kaya nutrisi dan mempunyai ragam manfaat untuk kesehatan, tetapi keduanya ini berbeda.

“Sering dikira sama, tapi matcha dan green tea ini beda. Keduanya bermanfaat bagi tubuh.” Ujar dr. Arina Heidyana, medical dokter klikdokter.

Dari segi rasa matcha lebih berasa pahit, berbeda dengan green tea yang lebih manis. Matcha kini lebih sering dikemas dalam bentuk minuman latte, memiliki tekstur yang halus, dan bonus zat kafein yang membuat Anda semangat beraktivitas sepanjang hari.

Green tea (MaxPixel’s contributors/ist)

Matcha dan green tea dibudidayakan dan diolah dengan cara berbeda. Sebanyak 80 persen green tea yang dijual di pasaran berasal dari Cina. Sedangkan matcha dibudidayakan di negara Jepang.

Green tea ditanam di bawah sinar matahari langsung. Lalu, dikeringkan dengan menggunakan metode artisanal, yaitu pengeringan dengan matahari atau metode pengeringan dengan oven. Sedangkan matcha, ditanam di tempat yang teduh dan tidak terkena matahari langsung. Semak tanaman ini harus dilindungi dari sinar matahari, kira-kira sekitar 20-30 hari sebelum dipanen. Setelah panen, batang dan urat dikeluarkan dari daun. Lalu, daunnya ditumbuk sampai menjadi bubuk yang dikenal dengan nama matcha.

Tekstur keduanya memiliki perbedan yang mencolok, green tea teksturnya tidak jauh beda dengan teh lain pada umumnya, yakni seperti daun kering yang dihancurkan dan terasa berpasir. Sedangkan matcha, memiliki tekstur seperti bedak tabur yang terasa halus jika disentuh.

Penulis : Khrisna Ambar

RADAR MALANG – Saat ini, matcha dan green tea adalah salah satu minuman yang digandrungin, terutama para kaum milenial. Namun, ternyata masih menganggap keduanya itu sama. Padahal, ada perbedaan antara dua minuman berwarna hijau ini.

Dilansir dari klikdokter (22/2), green tea dan juga ini memang berasal dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis. Keduanya merupakan minuman yang kaya nutrisi dan mempunyai ragam manfaat untuk kesehatan, tetapi keduanya ini berbeda.

“Sering dikira sama, tapi matcha dan green tea ini beda. Keduanya bermanfaat bagi tubuh.” Ujar dr. Arina Heidyana, medical dokter klikdokter.

Dari segi rasa matcha lebih berasa pahit, berbeda dengan green tea yang lebih manis. Matcha kini lebih sering dikemas dalam bentuk minuman latte, memiliki tekstur yang halus, dan bonus zat kafein yang membuat Anda semangat beraktivitas sepanjang hari.

Green tea (MaxPixel’s contributors/ist)

Matcha dan green tea dibudidayakan dan diolah dengan cara berbeda. Sebanyak 80 persen green tea yang dijual di pasaran berasal dari Cina. Sedangkan matcha dibudidayakan di negara Jepang.

Green tea ditanam di bawah sinar matahari langsung. Lalu, dikeringkan dengan menggunakan metode artisanal, yaitu pengeringan dengan matahari atau metode pengeringan dengan oven. Sedangkan matcha, ditanam di tempat yang teduh dan tidak terkena matahari langsung. Semak tanaman ini harus dilindungi dari sinar matahari, kira-kira sekitar 20-30 hari sebelum dipanen. Setelah panen, batang dan urat dikeluarkan dari daun. Lalu, daunnya ditumbuk sampai menjadi bubuk yang dikenal dengan nama matcha.

Tekstur keduanya memiliki perbedan yang mencolok, green tea teksturnya tidak jauh beda dengan teh lain pada umumnya, yakni seperti daun kering yang dihancurkan dan terasa berpasir. Sedangkan matcha, memiliki tekstur seperti bedak tabur yang terasa halus jika disentuh.

Penulis : Khrisna Ambar

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru