alexametrics
32C
Malang
Monday, 19 April 2021

Memek hingga Ketupat Jembut, Ini Nama Makanan Unik Indonesia

RADAR MALANG – Kuliner di Indonesia memang nggak ada matinya. Selain nikmat dan kaya rasa, sajian nusantara juga memiliki nama-nama unik yang bisa bikin geleng-geleng kepala hingga mungkin tertawa terbahak-bahak, bahkan bisa bikin otak jadi travelling karena memancing kita berpikir jorok.

Melansir dari berbagai sumber, berikut nama-nama unik makanan Indonesia yang bikin otak jadi auto travelling.

1. Kue Tete

Kue ape alis kue tete (selerasa/ist)

Kue tradisional khas Jakarta ini disebut kue ape, namun lebih populer dengan sebutan kue tete karena bentuknya menyerupai payudara. Kue ini dibuat dengan bahan tepung beras, garam, baking powder, hingga santan.

2. Kue Peler Bedebu

Peler bedebu yang bentuknya mirip kue klepon (ist)

Kue ini banyak ditemukan di Kepulauan Seribu, terbuat dari sagu ditumbuk dan berisi gula merah. Namanya bermula dari candaan sebab tekstur kue ini sangat lembek. Di tempat lain, makanan tersebut mirip dengan klepon yang bisa dimakan dengan dicampur dengan kelapa parut.

3. Memek

Bubur mamemek dari Aceh, penyebutanya sering disingkat menjadi bubur memek (ist)

Merupakan nama jajanan mirip bubur asal Aceh. Namanya terkesan jorok, tapi itu berasal dari bahasa Devayan yang berarti bersuara gemeretak saat dimakan. Penyebutan huruf “E” pada memek dibaca seperti pada kata “gelang”. Memek merupakan makanan khas Kabupaten Simeulue, Aceh. Makanan ini eksis sejak zaman kerajaan.
Zaman dulu, nenek moyang Simeulue sering mengunyah beras ketan yang dicampur pisang, sehingga muncul istilah “mamemek”. Perlahan, makanan yang dikonsumsi nenek moyang itu disebut dengan memek.

4. Peler Kambing

Kudapan yang populer disebut Peler Kambing (ist)

Tidak jelas asal-usul nama peler kambing. Tapi konon nama pempek pisang khas Palembang ini dinamai oleh orang dari luar Palembang karena bentuknya unik. Makanan ini sejatinya adalah kudapan yang berbahan dasar pisang matang yang dihaluskan kemudian dicampur dengan tepung terigu, lalu digoreng. Selain populer di Palembang, makanan ini juga menjadi ciri khas di Kalimantan Timur.

5. Sate Kere

Sate kere (ist)

Kere merupakan bahasa Jawa yang artinya melarat atau miskin. Menu ini terbuat dari bahan tempe dan ampas tahu. Awal mula nama tersebut muncul dari sulitnya kalangan menengah ke bawah untuk membeli sate daging.

6. Nasi Kentut

Nasi kentut, disebut demikian karena disajikan dengan daun simbukan yang aromanya mirip kentut ist)

Menu ini bisa kamu temukan di Medan dengan aroma yang menyengat seperti kentut. Ternyata, bahan utamanya menggunakan daun sembukan yang baunya menyerupai kentut.

7. Kue Kontol Kejepit

Kue kontol kejepit (ist)

Kue khas Bantul, Yogyakarta ini terbuat dari tepung beras dan gula jawa. Bentuknya menyerupai skrotum laki-laki yang terjepit. Namun, makanan ini punya nama lain yang lazimnya lebih dikenal yakni adrem.
Makanan yang satu ini memang asli dari Bantul, dibuat dari tepung beras dan gula jawa. Teksturnya kenyal, rasanya manis dan legit, namun juga ada sedikit cita rasa gurih di lidah.

8. Ketupat Jembut

Ketupat dengan isian kecambah alias taoge, populer disebut ketupat jembut (ist)

ketupat ini sering muncul saat Syawalan di Semarang, Jawa Tengah. Terdiri dari ketupat yang diberikan isian taoge, lalu membentuk seperti alat kelamin perempuan. Nama yang lebih enak didengar adalah ketupat taoge. Jika ketupat lain terasa hambar, ketupat jembut beda. Rasanya gurih. Karena itu, penyajiannya nggak perlu lauk pendamping yang banyak.

 

 

Penulis: Inifia

RADAR MALANG – Kuliner di Indonesia memang nggak ada matinya. Selain nikmat dan kaya rasa, sajian nusantara juga memiliki nama-nama unik yang bisa bikin geleng-geleng kepala hingga mungkin tertawa terbahak-bahak, bahkan bisa bikin otak jadi travelling karena memancing kita berpikir jorok.

Melansir dari berbagai sumber, berikut nama-nama unik makanan Indonesia yang bikin otak jadi auto travelling.

1. Kue Tete

Kue ape alis kue tete (selerasa/ist)

Kue tradisional khas Jakarta ini disebut kue ape, namun lebih populer dengan sebutan kue tete karena bentuknya menyerupai payudara. Kue ini dibuat dengan bahan tepung beras, garam, baking powder, hingga santan.

2. Kue Peler Bedebu

Peler bedebu yang bentuknya mirip kue klepon (ist)

Kue ini banyak ditemukan di Kepulauan Seribu, terbuat dari sagu ditumbuk dan berisi gula merah. Namanya bermula dari candaan sebab tekstur kue ini sangat lembek. Di tempat lain, makanan tersebut mirip dengan klepon yang bisa dimakan dengan dicampur dengan kelapa parut.

3. Memek

Bubur mamemek dari Aceh, penyebutanya sering disingkat menjadi bubur memek (ist)

Merupakan nama jajanan mirip bubur asal Aceh. Namanya terkesan jorok, tapi itu berasal dari bahasa Devayan yang berarti bersuara gemeretak saat dimakan. Penyebutan huruf “E” pada memek dibaca seperti pada kata “gelang”. Memek merupakan makanan khas Kabupaten Simeulue, Aceh. Makanan ini eksis sejak zaman kerajaan.
Zaman dulu, nenek moyang Simeulue sering mengunyah beras ketan yang dicampur pisang, sehingga muncul istilah “mamemek”. Perlahan, makanan yang dikonsumsi nenek moyang itu disebut dengan memek.

4. Peler Kambing

Kudapan yang populer disebut Peler Kambing (ist)

Tidak jelas asal-usul nama peler kambing. Tapi konon nama pempek pisang khas Palembang ini dinamai oleh orang dari luar Palembang karena bentuknya unik. Makanan ini sejatinya adalah kudapan yang berbahan dasar pisang matang yang dihaluskan kemudian dicampur dengan tepung terigu, lalu digoreng. Selain populer di Palembang, makanan ini juga menjadi ciri khas di Kalimantan Timur.

5. Sate Kere

Sate kere (ist)

Kere merupakan bahasa Jawa yang artinya melarat atau miskin. Menu ini terbuat dari bahan tempe dan ampas tahu. Awal mula nama tersebut muncul dari sulitnya kalangan menengah ke bawah untuk membeli sate daging.

6. Nasi Kentut

Nasi kentut, disebut demikian karena disajikan dengan daun simbukan yang aromanya mirip kentut ist)

Menu ini bisa kamu temukan di Medan dengan aroma yang menyengat seperti kentut. Ternyata, bahan utamanya menggunakan daun sembukan yang baunya menyerupai kentut.

7. Kue Kontol Kejepit

Kue kontol kejepit (ist)

Kue khas Bantul, Yogyakarta ini terbuat dari tepung beras dan gula jawa. Bentuknya menyerupai skrotum laki-laki yang terjepit. Namun, makanan ini punya nama lain yang lazimnya lebih dikenal yakni adrem.
Makanan yang satu ini memang asli dari Bantul, dibuat dari tepung beras dan gula jawa. Teksturnya kenyal, rasanya manis dan legit, namun juga ada sedikit cita rasa gurih di lidah.

8. Ketupat Jembut

Ketupat dengan isian kecambah alias taoge, populer disebut ketupat jembut (ist)

ketupat ini sering muncul saat Syawalan di Semarang, Jawa Tengah. Terdiri dari ketupat yang diberikan isian taoge, lalu membentuk seperti alat kelamin perempuan. Nama yang lebih enak didengar adalah ketupat taoge. Jika ketupat lain terasa hambar, ketupat jembut beda. Rasanya gurih. Karena itu, penyajiannya nggak perlu lauk pendamping yang banyak.

 

 

Penulis: Inifia

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru