Tak Pernah Absen saat Lebaran, Ini Dia Asal Muasal Kue Kastengel

RADARMALANG – Kastengel merupakan salah satu kue kering paling populer saat perayaan Hari Lebaran di Indonesia. Siapa yang tidak suka gurih lezatnya kue keju dengan taburan cheddar renyah di atasnya?

Meskipun sangat populer di Indonesia, kastengel bukanlah kue asli sini, tapi terpengaruh dari budaya lain. Seperti dikutip dari Me Utrecht Barcelona (25/5), kue keju ini berasal dari Belanda, yang dibawa penjajah ke Indonesia.

Bisa dibilang kastengel adalah salah satu jejak penjajahan Belanda di Indonesia selama 350 tahun. Begitu besar pengaruh era kolonial pada akhir abad 16 hingga kemerdekaan RI di 1945, membuat kastengel juga disukai masyarakat Indonesia.

Nama asli kue keju ini sebenarnya adalah kaasstengels, gabungan dari kata ‘kaas’ (keju) dan ‘stengel’ (tongkat). Sehingga kaasstengels berarti ‘cheese sticks’ atau ‘tongkat keju’.

Itulah sebabnya kebanyakan kastengel berbentuk persegi panjang. Meskipun kini banyak juga variasi bentuknya mulai dari bundar sampai simpul.

Kastengel yang kita kenal sekarang merupakan produk yang telah mengalami peleburan budaya antara Indonesia dan Belanda. Aslinya, kaasstengels Belanda bukanlah kue kering, melainkan produk bakery berupa puff pastry dengan taburan keju di atasnya.

Pastry ini biasa dinikmati orang Belanda setelah makan siang, sebelum tiba makan malam. Mereka akan menikmatinya sedikit-sedikit tapi sering dan biasanya ditemani dengan teh hangat.

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Sajian Sedap – Grid.ID
Editor: Hendarmono Al Sidarto