JawaPos.com – Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden nomor urut 01 menggelar penggalangan dana untuk pemenangan Joko Widodo (Jokowi ) dan Ma’ruf Amin. Caranya, mereka melakukan lelang barang pribadi Jokowi, Senin (18/3) malam.

Ada beberapa barang Jokowi yang dilelang kepada para pengusaha sukses di Surabaya. Diantaranya, helm; jaket; dan dua motor gede. Salah satunya, Chopperland Type RE 350 CC Black.

Ketua TKN Jokowi- Ma’ruf Amin, Erick Thohir mengatakan, penggalangan dana itu bukan untuk pamer. Tapi, sebagai gotong royong antar sesama pendukung Jokowi dan Ma’ruf Amin.

“Yang pasti kontribusi masyarakat terus kita tingkatkan. Karena memang, Jokowi dipercaya masyarakat. Filosofi kita juga gotong royong,” kata Erick di Surabaya, Senin (18/3).

Untuk itu, Erick mengaku tidak ingin pamer. Dia mengatakan, tidak akan menyebut berapa hasil lelang hari ini.

Meski, dirinya menyadari penggalangan dana model seperti itu, akan memicu hoaks. Erick mengatakan, penggalangan dana semacam itu juga sebagai apresiasi terhadap kreatornya.

“Kalau memang ada pihak-pihak yang mungkin, biasalah senengnya fitnah dan hoaks. Tuhan yang tahu. Yang penting, apresiasi atas dukungan terhadap Pak Jokowi,” kata Erick.

Ketua TKD Jawa Timur, Machfud Arifin mengatakan, dana yang terkumpul nanti tidak hanya untuk pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Tetapi juga untuk mendanai para saksi.

Machfud mengatakan, TKD Jawa Timur masih butuh saksi sebanyak 264 ribu atau 2 orang saksi yang akan standby di TPS. Sehingga, lanjutnya, memang butuh banyak biaya.

“Jadi butuh dana selain untuk pemenangan. Kalau Pak Jokowi hadir, nilai lelangnya akan semakin tinggi,” kata Machfud.

Bendahara TKN, Wahyu Sakti Trenggono mengaku belum menghitung perolehan dana lelang hari ini. Setidaknya, tiga hari kemudian, hasil hitungan jumlahnya dapat diketahui.

Meski demikian, bukan berarti tidak ada target. Wahyu mengatakan, pihaknya berharap hasil lelang mencapai Rp 2 miliar atau Rp 3 miliar.

“Untuk Jawa Timur (Pemenangan), cukup besar biayanya. Harapan kami kalau bisa dapat tiga miliar Rupiah ya bagus. Karena kalau lelang, ada Pak Jokowi ada harganya. Kalau enggak, bebas saja. Siapa yang paling tinggi (nawarnya),” kata Wahyu.

Editor           : Budi Warsito

Reporter      : Aryo Mahendro