alexametrics
32C
Malang
Monday, 19 April 2021

Spotify Hapus Ratusan Lagu K-Pop, Begini Kronologinya

RADAR MALANG – Platform streaming musik, Spotify, membuat pernyataan resmi tentang dihapuskannya banyak lagu K-Pop dari platformnya. Mulai hari ini, Senin (1/3), Spotify tidak lagi menyediakan lagu, seperti milik IU, Seventeen, Sunmi, BTOB, Zico, MAMAMOO, CNBLUE, Monsta X, The Boyz, dan lainnya.

Dilansir dari Soompi, Senin (1/3), Spotify mengambil keputusan tersebut setelah perjanjian lisensi dengan distributor musik Korea, Kakao M, berakhir. Yang artinya bahwa semua musik yang didistribusikan oleh label tersebut tidak lagi tersedia di Spotify. Tepat pada 1 Maret, seluruh diskografi beberapa artis menghilang tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu, meski masih ada beberapa lagu yang tersedia dan dapat didengarkan.

“Kami telah melakukan berbagai upaya selama satu setengah tahun ini untuk memperbarui perjanjian lisensi, sehingga kami dapat terus membuat musik milik artis Kakao M agar dapat didengar penggemarnya di seluruh dunia. Namun kami tidak dapat mencapai kesepakatan untuk memperbarui lisensi,” ujar juru bicara Spotify.

Juru bicara tersebut sangat menyayangkan gagalnya kesepakatan dan pembaruan perjanjian tersebut. Ia juga mengatakan mereka akan terus melakukan yang terbaik agar dapat terus bekerja dengan berbagai label musik di Korea, termasuk Kakao M, sehingga dapat membantu pasar musik Korea serta ekosistem streaming musik secara keseluruhan agar dapat tumbuh bersama-sama.

Spotify juga membantah rumor yang beredar bahwa berakhirnya perjanjian lisensi itu karena diluncurkannya Spotify di Korea Selatan, yang menempatkan Spotify sebagai pesaing Melon, sebuah platform sejenis milik Kakao M yang menjadi salah satu platform musik digital papan atas di Korea Selatan. Juru bicara tersebut menyanggah dengan tegas, bahwa masalah perjanjian lisensi ini tidak ada kaitannya dengan peluncuran platform mereka di Korea Selatan.

Sementara itu, Kakao M dikenal telah mendistribusikan sebagian besar musik di Korea. Ada sekitar 3,5 persen dari 400 lagu teratas akhir tahun Gaon Chart di tahun 2020 yang dirilis oleh Kakao M. Menghilangnya beberapa lagu di bawah label tersebut bisa dibilang adalah pukulan besar bagi Spotify dan juga penggemar K-Pop yang menggunakan layanan streaming tersebut.

Penulis: Aulia Hamazunnisa

RADAR MALANG – Platform streaming musik, Spotify, membuat pernyataan resmi tentang dihapuskannya banyak lagu K-Pop dari platformnya. Mulai hari ini, Senin (1/3), Spotify tidak lagi menyediakan lagu, seperti milik IU, Seventeen, Sunmi, BTOB, Zico, MAMAMOO, CNBLUE, Monsta X, The Boyz, dan lainnya.

Dilansir dari Soompi, Senin (1/3), Spotify mengambil keputusan tersebut setelah perjanjian lisensi dengan distributor musik Korea, Kakao M, berakhir. Yang artinya bahwa semua musik yang didistribusikan oleh label tersebut tidak lagi tersedia di Spotify. Tepat pada 1 Maret, seluruh diskografi beberapa artis menghilang tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu, meski masih ada beberapa lagu yang tersedia dan dapat didengarkan.

“Kami telah melakukan berbagai upaya selama satu setengah tahun ini untuk memperbarui perjanjian lisensi, sehingga kami dapat terus membuat musik milik artis Kakao M agar dapat didengar penggemarnya di seluruh dunia. Namun kami tidak dapat mencapai kesepakatan untuk memperbarui lisensi,” ujar juru bicara Spotify.

Juru bicara tersebut sangat menyayangkan gagalnya kesepakatan dan pembaruan perjanjian tersebut. Ia juga mengatakan mereka akan terus melakukan yang terbaik agar dapat terus bekerja dengan berbagai label musik di Korea, termasuk Kakao M, sehingga dapat membantu pasar musik Korea serta ekosistem streaming musik secara keseluruhan agar dapat tumbuh bersama-sama.

Spotify juga membantah rumor yang beredar bahwa berakhirnya perjanjian lisensi itu karena diluncurkannya Spotify di Korea Selatan, yang menempatkan Spotify sebagai pesaing Melon, sebuah platform sejenis milik Kakao M yang menjadi salah satu platform musik digital papan atas di Korea Selatan. Juru bicara tersebut menyanggah dengan tegas, bahwa masalah perjanjian lisensi ini tidak ada kaitannya dengan peluncuran platform mereka di Korea Selatan.

Sementara itu, Kakao M dikenal telah mendistribusikan sebagian besar musik di Korea. Ada sekitar 3,5 persen dari 400 lagu teratas akhir tahun Gaon Chart di tahun 2020 yang dirilis oleh Kakao M. Menghilangnya beberapa lagu di bawah label tersebut bisa dibilang adalah pukulan besar bagi Spotify dan juga penggemar K-Pop yang menggunakan layanan streaming tersebut.

Penulis: Aulia Hamazunnisa

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru