alexametrics
30.6 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

4 Lelucon April Mop Berujung Senjata Makan Tuan

RADAR MALANG – Setiap tanggal 1 April, masyarakat dunia memperingatinya sebagai April Mop, dimana orang bisa saling berbagi lelucon. Namun, tak semua lelucon dapat mengundang gelak tawa dan tepuk tangan, sebab ada beberapa candaan yang justru berakhir dengan bencana.

Merangkum dari Insider, Kamis (1/4), berikut ini adalah 4 lelucon peringatan April Mop berujung senjata makan tuan yang pernah terjadi di dunia.

Baca juga : Mengekor Google Chrome, Microsoft Edge Bakal Update Tiap Bulan

1. Lelucon Artikel
Majalah Playboy Rumania menerbitkan sebuah artikel berjudul “Cara Menghabisi Istri Anda Tanpa Meninggalkan Jejak” pada tahun 2000 yang kemudian mereka sebut sebagai lelucon. Akibatnya, majalah itu mendapat protes di seluruh negeri. Playboy pun meminta maaf serta dilaporkan berjanji untuk menyumbangkan uang untuk program anti-kekerasan dalam rumah tangga dan menjalankan program yang mendidik laki-laki tentang kekerasan dalam rumah tangga.

2. Lelucon Hadiah Mobil Toyota
Seorang manajer Restoran Hooter di Florida,AS memutuskan untuk merayakan April Mop 2001 dengan menawarkan “Toyota gratis” kepada karyawan yang menjual bir paling banyak hari itu. Di penghujung hari, Jody Berry yang memenangkan tawaran itu justru tidak memperoleh hadiah yang dimaksud, ia malah diberi “Toy Yoda atau mainan Yoda” (boneka plastik dari karakter populer Star Wars). Karena kesal, Berry akhirnya menggugat sang manajer ke pengadilan dengan tuduhan melanggar kontrak.

3. Lelucon Perampokan
Pada tahun 2004, Sitra Walker, karyawati toko pakaian di Columbus, Ohio, AS membuat lelucon untuk mengerjai bosnya. Saat itu, ia menelepon bosnya guna memberi tahu bahwa seseorang bersenjata sedang merampok toko tersebut. Karena panik, sang bos langsung menelepon polisi hingga petugas kepolisian tiba di gerai miliknya. Tak mendapati aksi perampokan dan ternyata hanyalah prank, Walker akhirnya ditangkap dengan tuduhan menyebabkan kepanikan dan dipecat dari pekerjaannya.

4. Lelucon Google Mic Drop
Melalui Gmail, Google pernah membuat lelucon di tahun 2016 dengan merilis fitur tombol Mic Drop. Diketahui, candaan Mic Drop melambangkan bahwa pembicaraan sudah berakhir. Jadi, saat seseorang menekan tombol ini, maka sebuah animasi minion dari film animasi Despicable Me yang menjatuhkan mikrofon akan otomatis terlampir pada email.

Sayangnya, Google meletakkan tombol ini di samping tombol kirim yang biasa, sehingga para pengguna dapat dengan mudah menekan tombol itu. Akibatnya, Google banjir protes lantaran para pengguna melaporkan fitur tersebut sangat mengganggu pekerjaan dan komunikasi bisnis, bahkan ada korban yang hingga dipecat oleh atasannya karena tak sengaja mengirim GIF tersebut dan dianggap menyinggung.

Penulis : Gilang Ilham

RADAR MALANG – Setiap tanggal 1 April, masyarakat dunia memperingatinya sebagai April Mop, dimana orang bisa saling berbagi lelucon. Namun, tak semua lelucon dapat mengundang gelak tawa dan tepuk tangan, sebab ada beberapa candaan yang justru berakhir dengan bencana.

Merangkum dari Insider, Kamis (1/4), berikut ini adalah 4 lelucon peringatan April Mop berujung senjata makan tuan yang pernah terjadi di dunia.

Baca juga : Mengekor Google Chrome, Microsoft Edge Bakal Update Tiap Bulan

1. Lelucon Artikel
Majalah Playboy Rumania menerbitkan sebuah artikel berjudul “Cara Menghabisi Istri Anda Tanpa Meninggalkan Jejak” pada tahun 2000 yang kemudian mereka sebut sebagai lelucon. Akibatnya, majalah itu mendapat protes di seluruh negeri. Playboy pun meminta maaf serta dilaporkan berjanji untuk menyumbangkan uang untuk program anti-kekerasan dalam rumah tangga dan menjalankan program yang mendidik laki-laki tentang kekerasan dalam rumah tangga.

2. Lelucon Hadiah Mobil Toyota
Seorang manajer Restoran Hooter di Florida,AS memutuskan untuk merayakan April Mop 2001 dengan menawarkan “Toyota gratis” kepada karyawan yang menjual bir paling banyak hari itu. Di penghujung hari, Jody Berry yang memenangkan tawaran itu justru tidak memperoleh hadiah yang dimaksud, ia malah diberi “Toy Yoda atau mainan Yoda” (boneka plastik dari karakter populer Star Wars). Karena kesal, Berry akhirnya menggugat sang manajer ke pengadilan dengan tuduhan melanggar kontrak.

3. Lelucon Perampokan
Pada tahun 2004, Sitra Walker, karyawati toko pakaian di Columbus, Ohio, AS membuat lelucon untuk mengerjai bosnya. Saat itu, ia menelepon bosnya guna memberi tahu bahwa seseorang bersenjata sedang merampok toko tersebut. Karena panik, sang bos langsung menelepon polisi hingga petugas kepolisian tiba di gerai miliknya. Tak mendapati aksi perampokan dan ternyata hanyalah prank, Walker akhirnya ditangkap dengan tuduhan menyebabkan kepanikan dan dipecat dari pekerjaannya.

4. Lelucon Google Mic Drop
Melalui Gmail, Google pernah membuat lelucon di tahun 2016 dengan merilis fitur tombol Mic Drop. Diketahui, candaan Mic Drop melambangkan bahwa pembicaraan sudah berakhir. Jadi, saat seseorang menekan tombol ini, maka sebuah animasi minion dari film animasi Despicable Me yang menjatuhkan mikrofon akan otomatis terlampir pada email.

Sayangnya, Google meletakkan tombol ini di samping tombol kirim yang biasa, sehingga para pengguna dapat dengan mudah menekan tombol itu. Akibatnya, Google banjir protes lantaran para pengguna melaporkan fitur tersebut sangat mengganggu pekerjaan dan komunikasi bisnis, bahkan ada korban yang hingga dipecat oleh atasannya karena tak sengaja mengirim GIF tersebut dan dianggap menyinggung.

Penulis : Gilang Ilham

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/