alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Promo Koleksi Terbaru, Valentino Malah Dihujat Netizen Jepang

RADAR MALANG – Brand fashion Valentino dikritik habis-habisan oleh netizen Jepang. Gegaranya, konsep iklan terbaru mereka dinilai menghina budaya masyarakat Jepang yang terkenal sangat menjunjung tinggi budayanya.

Iklan kontroversi tersebut merupakan kampanye untuk koleksi Spring/Summer 2021. Model yang dipakai adalah Mitsuki Kimura, alias Kiko, anak dari aktor Takuya Kimura. Sekilas memang tak ada yang aneh dari foto promosi tersebut.

Namun ada detil yang membuat warga Jepang meradang. Dalam satu foto, Koki mengenakan setelan jas, blouse ruffle dan jeans. Masalahnya, ia berpose di atas batu beralaskan obi kimono warna champagne yang dihiasi bordiran bunga.

Melansir dari berbagai sumber, menduduki obi atau kain ikat pinggang untuk kimono ini adalah bentuk penghinaan budaya. Pada pemotretan lain, Koki memakai mini shift dress dan tas berwarna pink. Dalam foto tersebut, dia berdiri di atas obi warna merah, yang digelar begitu saja di rerumputan.

Pose tersebut dinilai netizen, seolah budaya Jepang diinjak-injak. Mereka pun menyatakan kritik dan kekecewaannya di media sosial.

“Ini tidak hanya terbatas di Jepang, tapi Anda tidak seharusnya menginjak atau memperlakukan kain tradisional dengan kasar seperti itu,” protes netizen di Twitter.

“Orang Jepang tidak pernah mengemperkan obi kimono di tanah atau berdiri di atasnya! Foto ini jelas sebuah perampasan budaya oleh orang asing!” cuit netizen lain.

Melansir Twitter @MaisonValentino, Sabtu (3/4) brand fashion kenamaan ini pun menyadari kesalahannya dan langsung menghapus iklan tersebut dari berbagai platform promosi. Mereka juga minta maaf karena tidak peka dengan kebudayaan negara lain.

“Tidak sengaja menampilkan model duduk atau menginjak kain Jepang yang disebut obi tradisional dan membuat dia pakai sepatu di dalam rumah tradisional Jepang,” tulis Valentino.

“Kain tersebut menyerupai obi Jepang dan Maison Valentino minta maaf dari hati yang terdalam karena sudah membuat tersinggung,” tulis mereka.

Permintaan maaf tersebut tak meredakan emosi netizen. Mereka bahkan menyerukan kampanye boikot produk Valentino.

Penulis: Inifia

RADAR MALANG – Brand fashion Valentino dikritik habis-habisan oleh netizen Jepang. Gegaranya, konsep iklan terbaru mereka dinilai menghina budaya masyarakat Jepang yang terkenal sangat menjunjung tinggi budayanya.

Iklan kontroversi tersebut merupakan kampanye untuk koleksi Spring/Summer 2021. Model yang dipakai adalah Mitsuki Kimura, alias Kiko, anak dari aktor Takuya Kimura. Sekilas memang tak ada yang aneh dari foto promosi tersebut.

Namun ada detil yang membuat warga Jepang meradang. Dalam satu foto, Koki mengenakan setelan jas, blouse ruffle dan jeans. Masalahnya, ia berpose di atas batu beralaskan obi kimono warna champagne yang dihiasi bordiran bunga.

Melansir dari berbagai sumber, menduduki obi atau kain ikat pinggang untuk kimono ini adalah bentuk penghinaan budaya. Pada pemotretan lain, Koki memakai mini shift dress dan tas berwarna pink. Dalam foto tersebut, dia berdiri di atas obi warna merah, yang digelar begitu saja di rerumputan.

Pose tersebut dinilai netizen, seolah budaya Jepang diinjak-injak. Mereka pun menyatakan kritik dan kekecewaannya di media sosial.

“Ini tidak hanya terbatas di Jepang, tapi Anda tidak seharusnya menginjak atau memperlakukan kain tradisional dengan kasar seperti itu,” protes netizen di Twitter.

“Orang Jepang tidak pernah mengemperkan obi kimono di tanah atau berdiri di atasnya! Foto ini jelas sebuah perampasan budaya oleh orang asing!” cuit netizen lain.

Melansir Twitter @MaisonValentino, Sabtu (3/4) brand fashion kenamaan ini pun menyadari kesalahannya dan langsung menghapus iklan tersebut dari berbagai platform promosi. Mereka juga minta maaf karena tidak peka dengan kebudayaan negara lain.

“Tidak sengaja menampilkan model duduk atau menginjak kain Jepang yang disebut obi tradisional dan membuat dia pakai sepatu di dalam rumah tradisional Jepang,” tulis Valentino.

“Kain tersebut menyerupai obi Jepang dan Maison Valentino minta maaf dari hati yang terdalam karena sudah membuat tersinggung,” tulis mereka.

Permintaan maaf tersebut tak meredakan emosi netizen. Mereka bahkan menyerukan kampanye boikot produk Valentino.

Penulis: Inifia

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/