alexametrics
27C
Malang
Tuesday, 20 April 2021

Sepekan Jelang Perhelatan MFM, Venue Bikin Penasaran

MALANG KOTA – Tidak sampai sepekan lagi, tepatnya pada 10 April mendatang, perhelatan akbar Malang Fashion Movement (MFM) 2021 akan digelar. Sebanyak 13 desainer ternama sudah siap menyuguhkan karya-karya desain busana terbaiknya.

Para desainer yang bakal tampil tersebut adalah Hany dengan brand-nya Torilla Mode yang mengusung tema Shibori Style Moslem Wear. Lalu desainer Yusi pemilik brand Yusi The Mantra yang mengangkat tema Bali van Java. Ada juga brand Puspawarni Ready To Wear yang membawakan tema Kesengsem Batik Lasem dengan corak batik perpaduan antara Cina dan Jawa Pesisir.
Selain itu, ada juga Ana Sudibyo feat Batik Sawonggaling x Notaris Malang, pemilik brand Ana Gown ini membawakan tema Dhaon Abirupa. Juga brand The Chamber kolaborasi bersama Kyandra mengusung konsep Glorious Maja. Sedangkan desainer Migi Rihalasay membawakan tema Semi yang diangkat dari harapan pada sebuah musim. Ada juga yang mengusung konsep kasual dengan tema Denim All The Way yang dibawakan oleh Gabrielle Jeans.

Untuk diketahui, MFM kali ini mengusung tema Alasthyra. Yang mana, kata Alasthyra sendiri diambil dari paduan bahasa Jawa dan Sanskerta. Kata alas berarti hutan dan sthyra yang bermakna kuat, tabah, tepercaya, dan bisa diandalkan. Sehingga, dalam ajang bergengsi itu akan menyuguhkan banyak ide-ide tema gaun yang beragam bentuk dan coraknya.

Manajer Event Jawa Pos Radar Malang M. Atho’illah mengatakan persiapan gelaran ini sudah dilakukan cukup matang. ”Sudah 90 persen persiapannya, final meeting juga sudah dilakukan, tinggal melengkapi kekurangannya yang hanya 10 persen,” ungkap Atho’.

Meski sudah 90 persen, untuk venue MFM 2021 sampai saat ini masih sengaja dirahasiakan. ”Nanti akan diumumkan H-3 dari pelaksanaan,” imbuhnya. Hal itu menurut dia agar lebih surprise kepada publik yang sudah banyak menunggu. Spesialnya lagi, lanjut Atho’, dalam MFM 2021 ini disuguhkan performance spesial dari salah satu desainer tenar Kota Malang, yakni Agus Sunandar. ”Nanti akan membawakakan karya-karya terbaiknya di panggung MFM,” katanya.

Disampaikan Atho’, antusias masyarakat Kota Malang untuk MFM ini cukup tinggi. Hal itu terlihat dari sebagian orang yang sudah tidak sabar dengan selalu menanyakan kapan MFM ini digelar. Namun, karena situasi pandemi, MFM kali ini tidak terbuka untuk umum. ”Jadi benar-benar private khusus untuk desainer dan tim produksi saja, nanti yang lainnya bisa menyaksikan live di Radar Malang TV melalui kanal YouTube-nya,”paparnya. Selain itu, update info bisa dilihat di Instagram Jawa Pos Radar Malang di @jawaposradarmalang dan MFM di @malangfashionmovement. (rmc/ulf/mas)

MALANG KOTA – Tidak sampai sepekan lagi, tepatnya pada 10 April mendatang, perhelatan akbar Malang Fashion Movement (MFM) 2021 akan digelar. Sebanyak 13 desainer ternama sudah siap menyuguhkan karya-karya desain busana terbaiknya.

Para desainer yang bakal tampil tersebut adalah Hany dengan brand-nya Torilla Mode yang mengusung tema Shibori Style Moslem Wear. Lalu desainer Yusi pemilik brand Yusi The Mantra yang mengangkat tema Bali van Java. Ada juga brand Puspawarni Ready To Wear yang membawakan tema Kesengsem Batik Lasem dengan corak batik perpaduan antara Cina dan Jawa Pesisir.
Selain itu, ada juga Ana Sudibyo feat Batik Sawonggaling x Notaris Malang, pemilik brand Ana Gown ini membawakan tema Dhaon Abirupa. Juga brand The Chamber kolaborasi bersama Kyandra mengusung konsep Glorious Maja. Sedangkan desainer Migi Rihalasay membawakan tema Semi yang diangkat dari harapan pada sebuah musim. Ada juga yang mengusung konsep kasual dengan tema Denim All The Way yang dibawakan oleh Gabrielle Jeans.

Untuk diketahui, MFM kali ini mengusung tema Alasthyra. Yang mana, kata Alasthyra sendiri diambil dari paduan bahasa Jawa dan Sanskerta. Kata alas berarti hutan dan sthyra yang bermakna kuat, tabah, tepercaya, dan bisa diandalkan. Sehingga, dalam ajang bergengsi itu akan menyuguhkan banyak ide-ide tema gaun yang beragam bentuk dan coraknya.

Manajer Event Jawa Pos Radar Malang M. Atho’illah mengatakan persiapan gelaran ini sudah dilakukan cukup matang. ”Sudah 90 persen persiapannya, final meeting juga sudah dilakukan, tinggal melengkapi kekurangannya yang hanya 10 persen,” ungkap Atho’.

Meski sudah 90 persen, untuk venue MFM 2021 sampai saat ini masih sengaja dirahasiakan. ”Nanti akan diumumkan H-3 dari pelaksanaan,” imbuhnya. Hal itu menurut dia agar lebih surprise kepada publik yang sudah banyak menunggu. Spesialnya lagi, lanjut Atho’, dalam MFM 2021 ini disuguhkan performance spesial dari salah satu desainer tenar Kota Malang, yakni Agus Sunandar. ”Nanti akan membawakakan karya-karya terbaiknya di panggung MFM,” katanya.

Disampaikan Atho’, antusias masyarakat Kota Malang untuk MFM ini cukup tinggi. Hal itu terlihat dari sebagian orang yang sudah tidak sabar dengan selalu menanyakan kapan MFM ini digelar. Namun, karena situasi pandemi, MFM kali ini tidak terbuka untuk umum. ”Jadi benar-benar private khusus untuk desainer dan tim produksi saja, nanti yang lainnya bisa menyaksikan live di Radar Malang TV melalui kanal YouTube-nya,”paparnya. Selain itu, update info bisa dilihat di Instagram Jawa Pos Radar Malang di @jawaposradarmalang dan MFM di @malangfashionmovement. (rmc/ulf/mas)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru