alexametrics
21.5 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Unik! Teater di Jepang Ini, Penontonnya Ngintip dari Balik Pintu

RADAR MALANG – Teater tari Jepang, Moonlight Mobile Theater mengajak para penontonnya untuk menyaksikan pertunjukan melalui kotak pesan yang biasanya terpasang di pintu.

Mereka membuat desain tempat duduk yang unik bagi penonton, yaitu dengan menyediakan bilik bersekat mengelilingi panggung, dimana setiap bilik tersebut dilengkapi pintu dengan lubang kotak pesan layaknya di rumah-rumah pada umumnya.

Dari situ, penonton akan mencondongkan tubuhnya ke depan untuk mengintip para artis yang tampil di atas panggung.

Merangkum dari Reuters, Senin (7/3), perusahaan teater tersebut mulai menggunakan inovasi baru ini sejak Desember, setelah membatalkan sebagian besar rencana pertunjukannya di tahun lalu karena pandemi.

Direktur Artistik dan Koreografer Teater, Nobuyoshi Asai mengatakan bahwa cara ini dilakukan karena tidak ingin para artis kehilangan kesempatannya untuk menari dan berakting, mengingat subsidi dari pemerintah hampir tidak membantu perusahaan untuk memenuhi kebutuhan operasional.

“Kalau tidak dilakukan, artis akan kehilangan kesempatan untuk menari dan berakting,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan inovasi ini bertujuan untuk membawa penonton kembali melihat pertunjukkan dengan cara yang aman di tengah kondisi pandemi. Sehingga, jumlah penonton setiap penampilan dibatasi sebanyak 30 orang.

Inovasi unik ini terbukti efektif. Hal ini bisa dilihat dari penjualan tiket untuk 12 pertunjukan yang diselenggarakan Asai dan kawan-kawan selalu terjual ludes.

Penulis : Gilang Ilham

RADAR MALANG – Teater tari Jepang, Moonlight Mobile Theater mengajak para penontonnya untuk menyaksikan pertunjukan melalui kotak pesan yang biasanya terpasang di pintu.

Mereka membuat desain tempat duduk yang unik bagi penonton, yaitu dengan menyediakan bilik bersekat mengelilingi panggung, dimana setiap bilik tersebut dilengkapi pintu dengan lubang kotak pesan layaknya di rumah-rumah pada umumnya.

Dari situ, penonton akan mencondongkan tubuhnya ke depan untuk mengintip para artis yang tampil di atas panggung.

Merangkum dari Reuters, Senin (7/3), perusahaan teater tersebut mulai menggunakan inovasi baru ini sejak Desember, setelah membatalkan sebagian besar rencana pertunjukannya di tahun lalu karena pandemi.

Direktur Artistik dan Koreografer Teater, Nobuyoshi Asai mengatakan bahwa cara ini dilakukan karena tidak ingin para artis kehilangan kesempatannya untuk menari dan berakting, mengingat subsidi dari pemerintah hampir tidak membantu perusahaan untuk memenuhi kebutuhan operasional.

“Kalau tidak dilakukan, artis akan kehilangan kesempatan untuk menari dan berakting,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan inovasi ini bertujuan untuk membawa penonton kembali melihat pertunjukkan dengan cara yang aman di tengah kondisi pandemi. Sehingga, jumlah penonton setiap penampilan dibatasi sebanyak 30 orang.

Inovasi unik ini terbukti efektif. Hal ini bisa dilihat dari penjualan tiket untuk 12 pertunjukan yang diselenggarakan Asai dan kawan-kawan selalu terjual ludes.

Penulis : Gilang Ilham

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/