alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Gadis Asal Pagelaran Ini Dirikan Organisasi Sedekah Untuk Anak Muda

MALANG KOTA – Terjun ke dunia sosial menjadi salah satu kebanggaan bagi Nurul Faiza. Gadis kelahiran Malang, 22 April 2000 ini bahkan telah menjadi koordinator Gerakan Ahli Sedekah (GAS) Malang. ”Awalnya tertarik karena sebelumnya di Malang ini belum ada lembaga sosial yang segmennya mahasiswa,” jelas Faiza-sapaan akrabnya.

GAS sendiri merupakan lembaga sosial yang menyasar anak muda untuk mengkampanyekan kegiatan sedekah melalui berbagai platform media sosial. ”Jadi target kami adalah mengajak anak muda untuk bersedekah,” jelas Faiza.

Kegiatannya pun mirip dengan lembaga sosial lainnya. Yakni mulai dari memberikan bantuan sembako, pendidikan, kesehatan, hingga bantuan usaha. Tidak jarang, komunitas ini juga berkolaborasi dengan lembaga sosial lainnya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan.

”Yang terbaru kami baru saja menyalurkan bantuan untuk korbang gempa Malang beberapa waktu yang lalu,” jelas Duta Hijab Radar Malang 2021 itu. Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Faizah, yakni saat dirinya harus mendatangi lokasi penerima bantuan yang cukup sulit dijangkau.

”Waktu itu kami ke Kecamatan Dampit, jadi kami datang ke tempat yang lokasinya benar-benar di pucuk (permukiman warga). Belum ada lembaga lain yang datang ke sana, tapi warganya tetap semangat untuk bangkit,” jelas anak kedua dari tiga bersaudara itu.

Selain meringankan beban orang lain, Faiza menuturkan bahwa dengan berbagi ada banyak nilai yang dia dapatkan sebagai pelajaran berharga. ”Salah satunya jadi muncul rasa lebih menghargai manusia dan nggak gampang suudzon (berprasangka buruk),” beber gadis asal Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang itu.

Ke depan, Faiza berharap bisa mengembangkan organisasinya tersebut sehingga lebih banyak orang yang terbantu dengan keberadaan mereka. ”Inginnya lebih banyak lagi anak muda yang bergabung. Terus selama ini memang sudah ada beberapa anak yang kami bantu biaya pendidikannya. Tapi ke depan kami ingin ada sistem beasiswa yang menjangkau lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Organisasi yang dikelolanya pun terus berkembang. Dengan 7 anggota pengurus inti, saat ini terdapat sekitar 20-an donatur tetap yang tersebar di Malang Rata. (iik)

MALANG KOTA – Terjun ke dunia sosial menjadi salah satu kebanggaan bagi Nurul Faiza. Gadis kelahiran Malang, 22 April 2000 ini bahkan telah menjadi koordinator Gerakan Ahli Sedekah (GAS) Malang. ”Awalnya tertarik karena sebelumnya di Malang ini belum ada lembaga sosial yang segmennya mahasiswa,” jelas Faiza-sapaan akrabnya.

GAS sendiri merupakan lembaga sosial yang menyasar anak muda untuk mengkampanyekan kegiatan sedekah melalui berbagai platform media sosial. ”Jadi target kami adalah mengajak anak muda untuk bersedekah,” jelas Faiza.

Kegiatannya pun mirip dengan lembaga sosial lainnya. Yakni mulai dari memberikan bantuan sembako, pendidikan, kesehatan, hingga bantuan usaha. Tidak jarang, komunitas ini juga berkolaborasi dengan lembaga sosial lainnya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan.

”Yang terbaru kami baru saja menyalurkan bantuan untuk korbang gempa Malang beberapa waktu yang lalu,” jelas Duta Hijab Radar Malang 2021 itu. Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Faizah, yakni saat dirinya harus mendatangi lokasi penerima bantuan yang cukup sulit dijangkau.

”Waktu itu kami ke Kecamatan Dampit, jadi kami datang ke tempat yang lokasinya benar-benar di pucuk (permukiman warga). Belum ada lembaga lain yang datang ke sana, tapi warganya tetap semangat untuk bangkit,” jelas anak kedua dari tiga bersaudara itu.

Selain meringankan beban orang lain, Faiza menuturkan bahwa dengan berbagi ada banyak nilai yang dia dapatkan sebagai pelajaran berharga. ”Salah satunya jadi muncul rasa lebih menghargai manusia dan nggak gampang suudzon (berprasangka buruk),” beber gadis asal Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang itu.

Ke depan, Faiza berharap bisa mengembangkan organisasinya tersebut sehingga lebih banyak orang yang terbantu dengan keberadaan mereka. ”Inginnya lebih banyak lagi anak muda yang bergabung. Terus selama ini memang sudah ada beberapa anak yang kami bantu biaya pendidikannya. Tapi ke depan kami ingin ada sistem beasiswa yang menjangkau lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Organisasi yang dikelolanya pun terus berkembang. Dengan 7 anggota pengurus inti, saat ini terdapat sekitar 20-an donatur tetap yang tersebar di Malang Rata. (iik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/