alexametrics
23 C
Malang
Wednesday, 6 July 2022

Terobosan Baru, Auto 2000 Sukun Hadirkan Toyota Avanza Cooking Competition

MALANG KOTA – Auto 2000 Sukun Malang menggelar Toyota Avanza Cooking Competition, Rabu (8/6), di Auto 2000 Sukun. Selain menyambut masa endemi, kegiatan ini bertujuan untuk menyemarakkan bisnis kuliner di Malang Raya. Peserta yang mengikuti lomba ini sebanyak 25 orang dari instansi maupun perusahaan yang beragam.

Supervisor Auto 2000 Sukun, Agung Rakhmawan, mengatakan pihaknya telah membatasi kuota pendaftaran. Karena masih dalam masa peralihan. Maka dari itu pihaknya juga terus menjaga protokol kesehatan, duduk berjarak, antar chef satu dengan yang lainnya pun juga berjarak.

“Mereka sangat heboh mengikuti lomba memasak. Awalnya jauh lebih banyak yang daftar. Kemudian kami membatasi jadi 25 orang. Setelah acara berlangsung peserta kami bagi dua bagian agar tidak berdempetan,”katanya.

Para peserta diadu selama 2,5 jam untuk bisa memasak dengan bahan dasar ikan gurame. Hasil dari masakan tersebut disumbangkan ke beberapa panti Asuhan di Malang. Salah satunya Panti Asuhan Panjura Sukun.

” Jadi peserta dibebaskan ingin dimasak seperti apa. Digoreng, dibakar pokoknya bahan bakunya ikan gurami. Bumbu, bahan dapur, kompor, meja masak sudah kami siapkan. Misal mereka tidak nyaman dengan alat yang kami sediakan, mereka dapat membawa alatnya sendiri,” jelasnya.

Setelah usai memasak, karya mereka diuji oleh para juri dari komunitas perkumpulan chef profesional Indonesia (PCPI) DPC Malang Raya, hingga dari Auto 2000. Sehingga menghasilkan tiga pemenang. Mereka adalah Juara 1 Polresta Malang Kota, Juara 2 Kodim Malang Kota, Juara 3 RS UMM.

Dengan adanya acara ini, maka sinergi antara instansi dan perusahaan semakin erat. Sehingga harapan kedepannya agar bisnis kuliner di Malang semakin berkembang, hidup bangkit kembali, sinergi kerjasama antar instansi di Malang dengan Auto 2000 Sukun semakin baik pula.

“Acara seperti ini dilakukan bukan hanya Auto 2000 dengan instansi dan perusahaan yang lain. Namun, jika instansi butuh support kuliner mereka juga bisa menghubungi komunitas chef di Malang Raya, dalam hal ini PCPI,” tandasnya.

MALANG KOTA – Auto 2000 Sukun Malang menggelar Toyota Avanza Cooking Competition, Rabu (8/6), di Auto 2000 Sukun. Selain menyambut masa endemi, kegiatan ini bertujuan untuk menyemarakkan bisnis kuliner di Malang Raya. Peserta yang mengikuti lomba ini sebanyak 25 orang dari instansi maupun perusahaan yang beragam.

Supervisor Auto 2000 Sukun, Agung Rakhmawan, mengatakan pihaknya telah membatasi kuota pendaftaran. Karena masih dalam masa peralihan. Maka dari itu pihaknya juga terus menjaga protokol kesehatan, duduk berjarak, antar chef satu dengan yang lainnya pun juga berjarak.

“Mereka sangat heboh mengikuti lomba memasak. Awalnya jauh lebih banyak yang daftar. Kemudian kami membatasi jadi 25 orang. Setelah acara berlangsung peserta kami bagi dua bagian agar tidak berdempetan,”katanya.

Para peserta diadu selama 2,5 jam untuk bisa memasak dengan bahan dasar ikan gurame. Hasil dari masakan tersebut disumbangkan ke beberapa panti Asuhan di Malang. Salah satunya Panti Asuhan Panjura Sukun.

” Jadi peserta dibebaskan ingin dimasak seperti apa. Digoreng, dibakar pokoknya bahan bakunya ikan gurami. Bumbu, bahan dapur, kompor, meja masak sudah kami siapkan. Misal mereka tidak nyaman dengan alat yang kami sediakan, mereka dapat membawa alatnya sendiri,” jelasnya.

Setelah usai memasak, karya mereka diuji oleh para juri dari komunitas perkumpulan chef profesional Indonesia (PCPI) DPC Malang Raya, hingga dari Auto 2000. Sehingga menghasilkan tiga pemenang. Mereka adalah Juara 1 Polresta Malang Kota, Juara 2 Kodim Malang Kota, Juara 3 RS UMM.

Dengan adanya acara ini, maka sinergi antara instansi dan perusahaan semakin erat. Sehingga harapan kedepannya agar bisnis kuliner di Malang semakin berkembang, hidup bangkit kembali, sinergi kerjasama antar instansi di Malang dengan Auto 2000 Sukun semakin baik pula.

“Acara seperti ini dilakukan bukan hanya Auto 2000 dengan instansi dan perusahaan yang lain. Namun, jika instansi butuh support kuliner mereka juga bisa menghubungi komunitas chef di Malang Raya, dalam hal ini PCPI,” tandasnya.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/