alexametrics
27C
Malang
Thursday, 21 January 2021

Jangan Takut Menyendiri

RADARMALANG – Banyak orang yang merasa takut ketika sendirian dan berusaha menghindarinya. Berbagai cara pun dilakukan agar tak sendiri. Kondisi ini kemudian justru menjebak seseorang untuk menghabiskan waktunya dengan orang-orang yang tidak tepat atau secara refleks beralih ke perangkat elektroniknya. Seperti gawai atau laptop.

Profesor Psikologi dari Universitas Columbia Tara Well mengatakan, merasa nyaman meski sedang sendirian, justru dapat meningkatkan kualitas dan keterampilan penting dalam hidup.

“Karena dengan memberi diri sendiri banyak pilihan untuk menghabiskan waktu dan menjalani hidup, mereka dapat melakukan hobi dan minat mereka sepuasnya,” tulis Tara Well seperti dilansir dari Psychologytoday, Sabtu (9/1).

Ia menuturkan, mengembangkan kapasitas pribadi ketika menyendiri berarti mengembangkan toleransi dan keintiman lebih banyak pada diri sendiri. Menurut pengalamannya, menyendiri menjadikan seseorang lebih sering memikirkan orang-orang yang ia cintai dan membayangkan mereka sedang bersamanya. Hal ini sangat umum terjadi, tetapi ternyata tidak pernah banyak dibicarakan oleh banyak orang.

“Ketika dalam kesendirian, akan menjadikan seseorang berpikir dan memilah dengan siapa ia merasa aman dan tidak menuntut sesuatu darinya,” jelas dia.

Proses ini akan membuat seseorang sadar bahwa ia akan tetap ada meski tanpa kehadiran mereka. Lewat proses tersebut, akan menimbulkan rasa aman dan bertoleransi terhadap diri sendiri.

Jika selama hidupnya seseorang tak pernah menyadari bahwa eksistensinya tetap ada meskipun tanpa kehadiran orang lain, maka seseorang akan mendefinisikan kesendirian sebagai kehampaan, ketakutan, kerentanan, dan merasa tidak layak mendapat perhatian dan pertemanan dengan orang lain.

Penulis: Aulia Hamazunnisa

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca