alexametrics
27.1 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

Maheer At Thuwailibi Meninggal di Tahanan

RADAR MALANG – Maaher At Thuwailibi meninggal dunia di Rutan Mabes Polri. Dia meninggal pada Senin pukul 19.00 WIB. Meninggalnya pemilik nama asli Sony Eranata ini dibenarkan oleh kuasa hukumnya Djudju Purwantoro.

“Betul, beliau meninggal sekitar jam 7 malam di Rutan Mabes Polri,” ujar Djudju Purwantoro, kuasa hukum Maaher At Thuwailibi seperti dilansir dari Jawapos, Selasa (9/2).

Maaher berstatus tahanan kejaksaan yang dititipkan di Rutan Bareskrim Polri. Sewaktu menjadi tahanan Dittipidsiber Bareskrim, Ustadz Maaher sempat dibantarkan karena sakit.

Djudju mengungkapkan, Maaher meninggal karena sakit. Seminggu yang lalu almarhum baru saja kembali ke rutan dari RS Polri untuk mendapatkan perawatan.

“Seminggu yang lalu baru pulang dari RS Polri habis perawatan. Dan 3 hari lalu sudah dialihkan dilimpahkan ke kejaksaan dan Kamis saya sudah kirim surat atas nama kuasa saya mintakan yang bersangkutan melihat kondisi sakit untuk kembali dirawat,” tegasnya.

Jenazah Ustadz Maaher langsung dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada pukul 20.00 WIB.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, perkara Ustadz Maaher masuk tahap 2 dan sudah diserahkan ke kejaksaan. Sebelum tahap 2 (barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa), Maaher mengeluh sakit. Kemudian petugas rutan termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Kramat Jati.

“Setelah diobati dan dinyatakan sembuh yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim, soal sakitnya apa tim dokter yang lebih tahu. Jadi perkara Ustadz Maaher sudah masuk tahap 2 dan menjadi tahanan jaksa” kata Argo Yuwono.

Penulis : Khrisna Ambar

RADAR MALANG – Maaher At Thuwailibi meninggal dunia di Rutan Mabes Polri. Dia meninggal pada Senin pukul 19.00 WIB. Meninggalnya pemilik nama asli Sony Eranata ini dibenarkan oleh kuasa hukumnya Djudju Purwantoro.

“Betul, beliau meninggal sekitar jam 7 malam di Rutan Mabes Polri,” ujar Djudju Purwantoro, kuasa hukum Maaher At Thuwailibi seperti dilansir dari Jawapos, Selasa (9/2).

Maaher berstatus tahanan kejaksaan yang dititipkan di Rutan Bareskrim Polri. Sewaktu menjadi tahanan Dittipidsiber Bareskrim, Ustadz Maaher sempat dibantarkan karena sakit.

Djudju mengungkapkan, Maaher meninggal karena sakit. Seminggu yang lalu almarhum baru saja kembali ke rutan dari RS Polri untuk mendapatkan perawatan.

“Seminggu yang lalu baru pulang dari RS Polri habis perawatan. Dan 3 hari lalu sudah dialihkan dilimpahkan ke kejaksaan dan Kamis saya sudah kirim surat atas nama kuasa saya mintakan yang bersangkutan melihat kondisi sakit untuk kembali dirawat,” tegasnya.

Jenazah Ustadz Maaher langsung dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada pukul 20.00 WIB.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, perkara Ustadz Maaher masuk tahap 2 dan sudah diserahkan ke kejaksaan. Sebelum tahap 2 (barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa), Maaher mengeluh sakit. Kemudian petugas rutan termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Kramat Jati.

“Setelah diobati dan dinyatakan sembuh yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim, soal sakitnya apa tim dokter yang lebih tahu. Jadi perkara Ustadz Maaher sudah masuk tahap 2 dan menjadi tahanan jaksa” kata Argo Yuwono.

Penulis : Khrisna Ambar

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/