alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Diduga Lecehkan Wanita di Malang, Gofar Hilman Dihujat di Twitter

RADAR MALANG – Gofar Hilman, pembawa acara, penyiar radio dan juga youtuber tengah menjadi bahan perbincangan warga Twitter. Hal ini terjadi pasca akun @quweenjojo membuat pengakuan bahwa dirinya pernah mengalami pelecehan seksual.

Dalam utas cuitan yang diunggah pada Selasa malam (8/6) tersebut, pemilik akun @quweenjojo mengaku pernah mendapatkan perlakuan yang tak senonoh dari Gofar pada Agustus 2018 silam.

Akun dengan nama tampilan Nyelaras tersebut mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Malang ketika ia menghadiri sebuah acara dengan Gofar Hilman sebagai bintang tamunya.

“Di penghujung acara, gue maju ke depan untuk keperluan Instastory. Lalu Gofar tarik dan rangkul gue, gue pikir dia humble,” tulis pemilik akun
@quweenjojo dalam utas cuitannya (8/6) yang hingga berita ini diturunkan, sudah dilike sebanyak 68 ribu dan diretweet sebanyak 2700 kali.

Pemilik akun yang merupakan terduga korban pun menambahkan, setelah ia selesai merekam video bersama Gofar, lelaki tersebut melancarkan aksinya dengan memeluk terduga korban dari belakang, memasukkan tangannya ke dalam baju terduga korban, mulai menyentuh bagian sensitif tubuh korban dan enggan melepaskan meski korban telah meminta.

Terduga korban pun menyebutkan bahwa banyak saksi yang melihat peristiwa tersebut namun malah ikut melakukan pelecehan secara verbal. Terduga korban pun menyampaikan bahwa ia bersyukur ada seorang lelaki yang menarik tangannya dan membawanya pergi dari tempat kejadian.

“Memang jijik dengan kelakuan Gofar, tapi lebih jijik dengan kerumunan orang-orang yang saut-sautan “dienakin kok gamau” dan “yaaahhh” itu sambil ketawa-tawa. Jadi sempet trauma dengan keramaian untuk beberapa waktu,” tambah pemilik akun @quweenjojo dalam utas cuitan tersebut.

Terduga korban mengaku bahwa beberapa bulan setelah kejadian tersebut, ia pernah melakukan ‘speak up’ namun ia menghapus unggahannya sebab beberapa respon dari orang terdekatnya yang membuatnya semakin ‘down’. Tak sedikit pula kerabat korban yang mengatakan bahwa seharusnya ia menyimpan peristiwa ini rapat rapat, jika tak ingin diserang oleh penggemar Gofar.

Terduga korban mengatakan bahwa tujuannya melakukan speak up secara publik, diantaranya, untuk membuat Gofar menyadari perbuatannya 3 tahun silam dan tidak akan mengulanginya pada siapapun.

Kolom balasan utas cuitan tersebutpun penuh akan berbagai macam tanggapan dan dukungan bagi sang korban. Termasuk seorang musisi dan penulis kondang, Fiersa Besari. Ia turut menyampaikan dukungannya pada terduga korban.
“Stay strong, Mbak,” tulis pria yang akrab disapa Bung Fiersa tersebut dalam akun twitter pribadinya, @FiersaBesari.

“Gue bener bener gedek se gedek gedeknya liat berita cewe dilecehin dan ada orang lain yang tau tapi malah ikut jadi ‘penonton’? Hati nuraninya dimana sih,” tulis pemilik akun @serbukpiksi.

Banyak pula warga twitter yang memaklumi keterlambatan korban dalam menceritakan peristiwa tersebut.

“Sudah lama kejadiannya tapi baru bisa dan berani cerita sekarang, wajar karena korban ngumpulin keberanian gini gak gampang. Tinggal tunggu klarifikasi yang bersangkutan biar ceritanya gak berat sebelah. Semangat terus ya kak,” tulis pemilik akun twitter @mazzini_gsp.

Gofar Hilman sendiri dikenal sebagai penyiar radio Hard Rock FM sejak tahun 2012 hingga 2021. Gofar pun merupakan pemegang Rekor MURI siaran radio terlama yakni 34 jam nonstop.

Penulis : Kania Azzahranisa Basuki

RADAR MALANG – Gofar Hilman, pembawa acara, penyiar radio dan juga youtuber tengah menjadi bahan perbincangan warga Twitter. Hal ini terjadi pasca akun @quweenjojo membuat pengakuan bahwa dirinya pernah mengalami pelecehan seksual.

Dalam utas cuitan yang diunggah pada Selasa malam (8/6) tersebut, pemilik akun @quweenjojo mengaku pernah mendapatkan perlakuan yang tak senonoh dari Gofar pada Agustus 2018 silam.

Akun dengan nama tampilan Nyelaras tersebut mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Malang ketika ia menghadiri sebuah acara dengan Gofar Hilman sebagai bintang tamunya.

“Di penghujung acara, gue maju ke depan untuk keperluan Instastory. Lalu Gofar tarik dan rangkul gue, gue pikir dia humble,” tulis pemilik akun
@quweenjojo dalam utas cuitannya (8/6) yang hingga berita ini diturunkan, sudah dilike sebanyak 68 ribu dan diretweet sebanyak 2700 kali.

Pemilik akun yang merupakan terduga korban pun menambahkan, setelah ia selesai merekam video bersama Gofar, lelaki tersebut melancarkan aksinya dengan memeluk terduga korban dari belakang, memasukkan tangannya ke dalam baju terduga korban, mulai menyentuh bagian sensitif tubuh korban dan enggan melepaskan meski korban telah meminta.

Terduga korban pun menyebutkan bahwa banyak saksi yang melihat peristiwa tersebut namun malah ikut melakukan pelecehan secara verbal. Terduga korban pun menyampaikan bahwa ia bersyukur ada seorang lelaki yang menarik tangannya dan membawanya pergi dari tempat kejadian.

“Memang jijik dengan kelakuan Gofar, tapi lebih jijik dengan kerumunan orang-orang yang saut-sautan “dienakin kok gamau” dan “yaaahhh” itu sambil ketawa-tawa. Jadi sempet trauma dengan keramaian untuk beberapa waktu,” tambah pemilik akun @quweenjojo dalam utas cuitan tersebut.

Terduga korban mengaku bahwa beberapa bulan setelah kejadian tersebut, ia pernah melakukan ‘speak up’ namun ia menghapus unggahannya sebab beberapa respon dari orang terdekatnya yang membuatnya semakin ‘down’. Tak sedikit pula kerabat korban yang mengatakan bahwa seharusnya ia menyimpan peristiwa ini rapat rapat, jika tak ingin diserang oleh penggemar Gofar.

Terduga korban mengatakan bahwa tujuannya melakukan speak up secara publik, diantaranya, untuk membuat Gofar menyadari perbuatannya 3 tahun silam dan tidak akan mengulanginya pada siapapun.

Kolom balasan utas cuitan tersebutpun penuh akan berbagai macam tanggapan dan dukungan bagi sang korban. Termasuk seorang musisi dan penulis kondang, Fiersa Besari. Ia turut menyampaikan dukungannya pada terduga korban.
“Stay strong, Mbak,” tulis pria yang akrab disapa Bung Fiersa tersebut dalam akun twitter pribadinya, @FiersaBesari.

“Gue bener bener gedek se gedek gedeknya liat berita cewe dilecehin dan ada orang lain yang tau tapi malah ikut jadi ‘penonton’? Hati nuraninya dimana sih,” tulis pemilik akun @serbukpiksi.

Banyak pula warga twitter yang memaklumi keterlambatan korban dalam menceritakan peristiwa tersebut.

“Sudah lama kejadiannya tapi baru bisa dan berani cerita sekarang, wajar karena korban ngumpulin keberanian gini gak gampang. Tinggal tunggu klarifikasi yang bersangkutan biar ceritanya gak berat sebelah. Semangat terus ya kak,” tulis pemilik akun twitter @mazzini_gsp.

Gofar Hilman sendiri dikenal sebagai penyiar radio Hard Rock FM sejak tahun 2012 hingga 2021. Gofar pun merupakan pemegang Rekor MURI siaran radio terlama yakni 34 jam nonstop.

Penulis : Kania Azzahranisa Basuki

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru