alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Dukung Korban Pelecehan Seksual, Lawless Jakarta Depak Gofar Hilman

RADAR MALANG – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan penyiar radio Gofar Hilman saat tampil di Malang beberapa tahun lalu berbuntut panjang. Setelah kabar tersebut mencuat ke publik hingga menjadi trending di Twitter, Lawless Jakarta secara resmi mendepak Gofar.

Pengumuman pemecatan Gofar Hilman sebagai bagian dari Lawles Jakarta diumumkan secara reami melalui akun Twitter-nya. Alasan pemecatan Gofar sebagai bentuk dukungan Lawles terhadap korban. “Kami tahu dan memantau isu yang sedang beredar menyangkut nama Gofar Hilman. Kami dari Lawless Jakarta berdiri bersama korban. Mulai hari ini kami menyatakan bahwa Gofar Hilman sudah bukan bagian dari Lawless Jakarta,” demikian keterangan resminya.

Sebelum ada keputusan mendepak Gofar Hilman, Lawless memang menjadi bulan- bulanan netizen. Penyebabnya, Gofar yang menjadi bagian dari bisnis ini dianggap kontras dengan nama Lawless karena mau menyelesaikan permasalahan dengan menempuh upaya hukum buntut dari pengakuan seorang perempuan korban pelecehan olehnya.

Gofar Hilman sendiri memang memberikan tanggapan atas tudingan pelecehan seksual yang dikaitkan pada dirinya. Ia dengan tegas membantah kabar itu dan menyebut dirinya difitnah.
“Biar sama-sama enak, gue siap menyelesaikan masalah ini sebaiknya sih secara hukum, tapi kalau ada usulan lain gue siap mendiskusikan masukannya. Karena melibatkan fitnah pake nama gue di sini,” cuit Gofar Hilman.

Sebelumnya, Gofar Hilman disorot banyak orang setelah pemilik akun Twitter @quweenjojo mengaku sebagai korban pelecehan seksual Gofar Hilman. Kejadiannya terjadi pada Agustus 2018 silam di sebuah acara di Malang.

Dia mengaku mengalami pelecehan seksual di tempat umum dan diteriaki dengan kata-kata tak pantas oleh sejumlah laki-laki di acara itu lantaran berusaha melepaskan tangan Gofar yang masuk ke dalam bajunya dan memeluknya dengan erat dari arah belakang.

“Beberapa orang tanya, beneran? Iya benar. Di Agustus 2018 gue datang ke acara yang salah satu bintang tamunya Gofar Hilman di Malang. Di penghujung acara gue maju ke depan niat untuk keperluan Instastory. My mistake. Lalu Gofar tarik dan rangkul gue, ok gue pikir dia humble,” cuit perempuan yang mengaku korban pelecehan seksual Gofar Hilman.

Dia bersyukur diselamatkan oleh seorang laki-laki dengan melepaskannya dari pelukan Gofar Hilman. Perempuan itu mengaku tidak mengenali laki-laki yang telah menyelamatkannya.

Butuh waktu cukup lama bagi perempuan itu untuk bicara. Beberapa bulan setelah kejadian, ia sempat menceritakan kejadian yang dialaminya di Instagram namun malah yang disalahkan dianggap terlalu hot dalam berpakaian. Dia pun memutuskan men-take down.

Ada juga yang menyarankan agar dia tidak bicara soal Gofar Hilman di sosial media. Jika ini terjadi pastinya akan diserang oleh para penggemar Gofar. Namun kini ia memutuskan membongkar hal ini setelah merasa benar-benar siap untuk menghadapinya.

Dia menyatakan, menjadi korban pelecehan seksual di depan umum sangat tidak mengenakkan. Oleh karena itu,ia meminta orang-orang yang melihat adanya pelecehan seksual untuk memberikan perlindungan kepada korban, bukan malah mencandai apalagi menyudutkan korban. “Jadi ke depannya kalau ada yang bercanda ‘dienakin kok nggak mau?’ lagi, gua keplak pala lu,” lanjutnya.

“Jangan anggap remeh pelecehan sekecil apa pun, nggak semua orang bisa handle trauma dengan baik,” imbuhnya.

Sumber: Jawapos

RADAR MALANG – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan penyiar radio Gofar Hilman saat tampil di Malang beberapa tahun lalu berbuntut panjang. Setelah kabar tersebut mencuat ke publik hingga menjadi trending di Twitter, Lawless Jakarta secara resmi mendepak Gofar.

Pengumuman pemecatan Gofar Hilman sebagai bagian dari Lawles Jakarta diumumkan secara reami melalui akun Twitter-nya. Alasan pemecatan Gofar sebagai bentuk dukungan Lawles terhadap korban. “Kami tahu dan memantau isu yang sedang beredar menyangkut nama Gofar Hilman. Kami dari Lawless Jakarta berdiri bersama korban. Mulai hari ini kami menyatakan bahwa Gofar Hilman sudah bukan bagian dari Lawless Jakarta,” demikian keterangan resminya.

Sebelum ada keputusan mendepak Gofar Hilman, Lawless memang menjadi bulan- bulanan netizen. Penyebabnya, Gofar yang menjadi bagian dari bisnis ini dianggap kontras dengan nama Lawless karena mau menyelesaikan permasalahan dengan menempuh upaya hukum buntut dari pengakuan seorang perempuan korban pelecehan olehnya.

Gofar Hilman sendiri memang memberikan tanggapan atas tudingan pelecehan seksual yang dikaitkan pada dirinya. Ia dengan tegas membantah kabar itu dan menyebut dirinya difitnah.
“Biar sama-sama enak, gue siap menyelesaikan masalah ini sebaiknya sih secara hukum, tapi kalau ada usulan lain gue siap mendiskusikan masukannya. Karena melibatkan fitnah pake nama gue di sini,” cuit Gofar Hilman.

Sebelumnya, Gofar Hilman disorot banyak orang setelah pemilik akun Twitter @quweenjojo mengaku sebagai korban pelecehan seksual Gofar Hilman. Kejadiannya terjadi pada Agustus 2018 silam di sebuah acara di Malang.

Dia mengaku mengalami pelecehan seksual di tempat umum dan diteriaki dengan kata-kata tak pantas oleh sejumlah laki-laki di acara itu lantaran berusaha melepaskan tangan Gofar yang masuk ke dalam bajunya dan memeluknya dengan erat dari arah belakang.

“Beberapa orang tanya, beneran? Iya benar. Di Agustus 2018 gue datang ke acara yang salah satu bintang tamunya Gofar Hilman di Malang. Di penghujung acara gue maju ke depan niat untuk keperluan Instastory. My mistake. Lalu Gofar tarik dan rangkul gue, ok gue pikir dia humble,” cuit perempuan yang mengaku korban pelecehan seksual Gofar Hilman.

Dia bersyukur diselamatkan oleh seorang laki-laki dengan melepaskannya dari pelukan Gofar Hilman. Perempuan itu mengaku tidak mengenali laki-laki yang telah menyelamatkannya.

Butuh waktu cukup lama bagi perempuan itu untuk bicara. Beberapa bulan setelah kejadian, ia sempat menceritakan kejadian yang dialaminya di Instagram namun malah yang disalahkan dianggap terlalu hot dalam berpakaian. Dia pun memutuskan men-take down.

Ada juga yang menyarankan agar dia tidak bicara soal Gofar Hilman di sosial media. Jika ini terjadi pastinya akan diserang oleh para penggemar Gofar. Namun kini ia memutuskan membongkar hal ini setelah merasa benar-benar siap untuk menghadapinya.

Dia menyatakan, menjadi korban pelecehan seksual di depan umum sangat tidak mengenakkan. Oleh karena itu,ia meminta orang-orang yang melihat adanya pelecehan seksual untuk memberikan perlindungan kepada korban, bukan malah mencandai apalagi menyudutkan korban. “Jadi ke depannya kalau ada yang bercanda ‘dienakin kok nggak mau?’ lagi, gua keplak pala lu,” lanjutnya.

“Jangan anggap remeh pelecehan sekecil apa pun, nggak semua orang bisa handle trauma dengan baik,” imbuhnya.

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru