alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Begini Cara Marcella Thalia Bagi Waktu Antara Model dan Perawat

MALANG KOTA – Dunia modelling memang menjadi magnet bagi setiap orang, tak terkecuali bagi Marcella Thalia Kurniawan. Mahasiswi Jurusan Perawat di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini mengaku sudah tertarik dunia modelling sejak kecil. Cita-citanya sejak dulu adalah menjadi model baik busana, make-up, dan berbagai hal lainnya yang berhubungan dengan dunia catwalk.

”Saya tertarik menjadi model itu sejak SMA, awalnya lihat kalau ada Duta Hijab Radar Malang yang datang ke sekolah. Dari situ mulai terpikir bahwa ada banyak manfaat yang didapatkan ketika ikut terjun menjadi model, salah satunya adalah memiliki skill public speaking yang bagus,” jelas Marcella.

Namun saat itu dirinya masih belum berani untuk terjun ke dunia model. Tapi seiring berjalannya waktu, tekadnya tersebut berubah saat dia mulai masuk ke jenjang kuliah. ”Pada saat kuliah sempat lihat brosur Putra-Putri Brawijaya. Coba dulu di kampus dan ternyata hasilnya bagus, Alhamdulillah lolos menjadi finalis dan masuk ke jajaran top five,” ungkapnya.

Banyaknya kesibukan mulai dari berorganisasi di kampus, kuliah keperawatan, dan menekuni dunia modelling menjadi tantangan yang tengah dia hadapi Marcella saat ini. ”Management waktu itu penting, apalagi kuliah keperawatan itu padat dan nggak pasti jam-nya. Jadi aku selalu tulis hal apa sayang akan dilakukan pada satu hari itu dan harus dipastikan jadwalnya gak bentrok, yang terpenting kuliah nomor satu,” ungkap wanita 20 tahun itu.

Meski cukup bertolak belakang, mahasiswi semester 4 ini optimistis bawha dunia model dan keperawatan bisa berjalan bersamaan. Sebab menjadi perawat pastinya membutuhkan public speaking yang bagus. Dan skill tersebut dia dapatkan ketika menjadi model.

”Jadi model juga belajar public speaking, dan di keperawatan itu juga butuh public speaking yang bagus karena nanti kita juga akan berkomuniasi dengan pasien,” tambahnya.

MALANG KOTA – Dunia modelling memang menjadi magnet bagi setiap orang, tak terkecuali bagi Marcella Thalia Kurniawan. Mahasiswi Jurusan Perawat di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini mengaku sudah tertarik dunia modelling sejak kecil. Cita-citanya sejak dulu adalah menjadi model baik busana, make-up, dan berbagai hal lainnya yang berhubungan dengan dunia catwalk.

”Saya tertarik menjadi model itu sejak SMA, awalnya lihat kalau ada Duta Hijab Radar Malang yang datang ke sekolah. Dari situ mulai terpikir bahwa ada banyak manfaat yang didapatkan ketika ikut terjun menjadi model, salah satunya adalah memiliki skill public speaking yang bagus,” jelas Marcella.

Namun saat itu dirinya masih belum berani untuk terjun ke dunia model. Tapi seiring berjalannya waktu, tekadnya tersebut berubah saat dia mulai masuk ke jenjang kuliah. ”Pada saat kuliah sempat lihat brosur Putra-Putri Brawijaya. Coba dulu di kampus dan ternyata hasilnya bagus, Alhamdulillah lolos menjadi finalis dan masuk ke jajaran top five,” ungkapnya.

Banyaknya kesibukan mulai dari berorganisasi di kampus, kuliah keperawatan, dan menekuni dunia modelling menjadi tantangan yang tengah dia hadapi Marcella saat ini. ”Management waktu itu penting, apalagi kuliah keperawatan itu padat dan nggak pasti jam-nya. Jadi aku selalu tulis hal apa sayang akan dilakukan pada satu hari itu dan harus dipastikan jadwalnya gak bentrok, yang terpenting kuliah nomor satu,” ungkap wanita 20 tahun itu.

Meski cukup bertolak belakang, mahasiswi semester 4 ini optimistis bawha dunia model dan keperawatan bisa berjalan bersamaan. Sebab menjadi perawat pastinya membutuhkan public speaking yang bagus. Dan skill tersebut dia dapatkan ketika menjadi model.

”Jadi model juga belajar public speaking, dan di keperawatan itu juga butuh public speaking yang bagus karena nanti kita juga akan berkomuniasi dengan pasien,” tambahnya.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru