alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

5 Fakta Seputar Perayaan Imlek

RADAR MALANG – Masyarakat Tionghoa merayakan tahun baru China atau biasa dikenal dengan Imlek pada hari Jumat tanggal 12 Februari 2021 besok.
Adapun tradisi menarik setiap perayaan Imlek, namun juga ada masyarakat yang hanya beribadah ke vihara atau klenteng.

Melansir dari berbagai sumber (11/2), fakta menarik tentang Imlek yang banyak orang belum mengetahuinya.

1. Kimsin
Kimsin adalah ritual pembersihan rupang yang dilakukan setiap tahun. Rupang adalah patung dewa dewi yang dipercayai oleh masyarakat Tionghoa.
Bukan hanya manusia saja yang perlu dibersihkan, para rupang pun juga harus dijaga kebersihannya. Hal ini memang sengaja dilakukan untuk menghargai dewa dewi yang turun dari langit.

2. Memakai pakaian warna merah
Keturnan Tionghoa memakai baju serba merah baik luar maupun dalam.
Salah satu pengurus klenteng bernama Tjia Tjek menjelaskan bahwa hal ini bertujuan untuk menolak segala kesialan atau bala yang akan diperoleh di tahun tersebut.

“Kalau misalnya ciong (Sial) biasanya seseorang disuruh menggunakan pakaian berwarna merah termasuk celana dalam. Ciong itu tahun ini lagi enggak bagus. Shionya bentrok gitu,” kata Tjia Tjek Su pengurus Klenteng Poncowinatan, Yogyakarta.

3. Jangan mengucapkan Gong Xi Fa Cai
Gong Xi Fa Cai sama sekali tidak ada hubungannya dengan Imlek. Ucapan tersebut justru memiliki arti lain yang berhubungan dengan harapan dan kemakmuran. Jadi bisa diartikan Gong Xi Fa Cai atau Kiong Hi Fa Cai memiliki makna ‘Selamat semoga kaya’.
Anda bisa menggunakan kalimat Xi Nian Kuai Le yang memiliki arti tahun baru, sementara Kuai Le memiliki makna bahagia. Jika digabung artinya ‘Semoga Bahagia di Tahun yang Baru’.

4. Mitos monster Nian
Menurut salah satu legenda, ada monster bernama Nian. Monster tersebut selalu muncul pada malam tahun baru. Oleh karena itu, banyak orang akan bersembunyi di dalam rumah agar tidak menjadi santapan Nian.

5. Tradisi memberi jeruk
Dalam bahasa Mandarin Jeruk disebut ‘chi zhe’, ‘chi’ artinya rezeki dan ‘zhe’ berarti buah. Jadi jika digabungkan, jeruk memiliki arti buah pembawa rezeki. Karena itulah, jeruk menjadi buah wajib saat perayaan Imlek.

Penulis : Khrisna Ambar

RADAR MALANG – Masyarakat Tionghoa merayakan tahun baru China atau biasa dikenal dengan Imlek pada hari Jumat tanggal 12 Februari 2021 besok.
Adapun tradisi menarik setiap perayaan Imlek, namun juga ada masyarakat yang hanya beribadah ke vihara atau klenteng.

Melansir dari berbagai sumber (11/2), fakta menarik tentang Imlek yang banyak orang belum mengetahuinya.

1. Kimsin
Kimsin adalah ritual pembersihan rupang yang dilakukan setiap tahun. Rupang adalah patung dewa dewi yang dipercayai oleh masyarakat Tionghoa.
Bukan hanya manusia saja yang perlu dibersihkan, para rupang pun juga harus dijaga kebersihannya. Hal ini memang sengaja dilakukan untuk menghargai dewa dewi yang turun dari langit.

2. Memakai pakaian warna merah
Keturnan Tionghoa memakai baju serba merah baik luar maupun dalam.
Salah satu pengurus klenteng bernama Tjia Tjek menjelaskan bahwa hal ini bertujuan untuk menolak segala kesialan atau bala yang akan diperoleh di tahun tersebut.

“Kalau misalnya ciong (Sial) biasanya seseorang disuruh menggunakan pakaian berwarna merah termasuk celana dalam. Ciong itu tahun ini lagi enggak bagus. Shionya bentrok gitu,” kata Tjia Tjek Su pengurus Klenteng Poncowinatan, Yogyakarta.

3. Jangan mengucapkan Gong Xi Fa Cai
Gong Xi Fa Cai sama sekali tidak ada hubungannya dengan Imlek. Ucapan tersebut justru memiliki arti lain yang berhubungan dengan harapan dan kemakmuran. Jadi bisa diartikan Gong Xi Fa Cai atau Kiong Hi Fa Cai memiliki makna ‘Selamat semoga kaya’.
Anda bisa menggunakan kalimat Xi Nian Kuai Le yang memiliki arti tahun baru, sementara Kuai Le memiliki makna bahagia. Jika digabung artinya ‘Semoga Bahagia di Tahun yang Baru’.

4. Mitos monster Nian
Menurut salah satu legenda, ada monster bernama Nian. Monster tersebut selalu muncul pada malam tahun baru. Oleh karena itu, banyak orang akan bersembunyi di dalam rumah agar tidak menjadi santapan Nian.

5. Tradisi memberi jeruk
Dalam bahasa Mandarin Jeruk disebut ‘chi zhe’, ‘chi’ artinya rezeki dan ‘zhe’ berarti buah. Jadi jika digabungkan, jeruk memiliki arti buah pembawa rezeki. Karena itulah, jeruk menjadi buah wajib saat perayaan Imlek.

Penulis : Khrisna Ambar

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/