alexametrics
30.7 C
Malang
Wednesday, 25 May 2022

Milenial, Begini Cara Atur Keuangan agar Terhindar Risiko Masalah Finansial

Kebanyakan kaum milenial saat ini mungkin tengah berada dalam proses membangun kondisi keuangan yang kuat. Karena sedang dalam proses yang krusial tersebut, generasi ini perlu memahami bagaimana cara yang tepat untuk bisa mengatur serta merencanakan keuangan pribadi maupun keluarga dengan lebih optimal.

Tidak sulit sebenarnya untuk bisa mengatur keuangan agar terhindar dari beragam masalah atau risiko yang mungkin terjadi di masa depan. Tapi, tetap diperlukan kejelian dan pemahaman tentang hal-hal apa saja yang penting untuk dipersiapkan terkait keuangan, sekaligus yang harus diprioritaskan terlebih dulu. Nah, agar Anda mampu mengelola keuangan dengan lebih andal, simak tips-tipsnya berikut ini.

  1. Susun Rencana Anggaran Keuangan

Pengelolaan keuangan yang baik tidak akan bisa dilakukan tanpa membuat rencana anggaran. Melalui perencanaan keuangan tersebut, Anda bisa lebih mudah dalam memantau jumlah pemasukan maupun pengeluaran, serta pos keuangan mana yang harus diprioritaskan terlebih dulu. Dengan begitu, keuangan pun jadi lebih mudah untuk dikontrol guna mencapai target finansial yang ingin diraih.

  1. Mulai Siapkan Perlindungan Dana Darurat

Tidak ada seorangpun yang tahu kapan masalah keuangan atau kebutuhan mendesak akan menerpa. Oleh karena itu, untuk menyiasati hal tersebut, setiap orang diharapkan telah memiliki pos keuangan dana darurat dengan nominal setara 6 sampai 12 kali pengeluaran tiap bulan.

Melalui dana darurat tersebut, seseorang bisa mengantisipasi berbagai masalah keuangan yang mungkin terjadi, seperti, terkena PHK, kehilangan penghasilan, hingga menanggung biaya pengobatan. Dengan jumlah yang tidak sedikit tersebut, dana darurat sebaiknya dipersiapkan sedini mungkin agar segera terkumpul dan mampu memberikan proteksi pada keuangan.

  1. Hindari Utang Konsumtif

Ada kalanya masalah keuangan  yang menghadang mengharuskan seseorang untuk mengajukan pinjaman agar bisa mengatasinya. Tidak masalah sebenarnya mengajukan pinjaman asal tujuan dan manfaatnya jelas dan bukan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif.

Yang utama pula, pastikan bunga pinjaman yang diajukan terjangkau, serta beban cicilannya tak lebih dari 30 persen penghasilan tiap bulan agar kondisi keuangan tetap kondusif.

  1. Dapatkan Proteksi Asuransi

Masalah keuangan bisa saja muncul dari berbagai hal, seperti, biaya rumah sakit, kecelakaan, dan lain sebagainya. Untuk menyiasati risiko-risiko tersebut, Anda perlu mempertimbangkan perlindungan dari asuransi. Beberapa contoh produk asuransi yang penting untuk didapatkan sesuai kebutuhan adalah asuransi kesehatan untuk menanggung mahalnya biaya rumah sakit, asuransi jiwa untuk menjamin kehidupan keluarga tercinta, serta asuransi kendaraan untuk mengatasi biaya perbaikan mobil karena kecelakaan, dan lain sebagainya.

  1. Tetap Sisihkan Keuangan untuk Tabungan dan Investasi

Demi terciptanya kondisi keuangan yang kokoh dan tidak rentan terhadap risiko masalah finansial, kebiasaan untuk menabung dan investasi tidak boleh sampai terlewatkan. Tidak harus dalam jumlah yang banyak, menabung atau berinvestasi dengan nominal receh bisa berimbas besar di kemudian hari jika dilakukan secara konsisten. Terlebih, saat ini ada beragam platform investasi digital yang memudahkan masyarakat untuk berinvestasi mulai dari nominal 10 ribu saja.

  1. Jangan Sepelekan Penghasilan Sampingan

Tips terakhir agar mampu mengatur keuangan dengan lebih andal dan optimal adalah dengan memiliki penghasilan dari beberapa sumber berbeda. Selain mendapatkan penghasilan dari pekerjaan utama, Anda perlu mempertimbangkan untuk memulai pekerjaan sampingan, bisa dengan berbisnis ataupun menjadi pekerja lepas.

Tidak harus dalam skala yang besar, bisnis kecil-kecilan seperti toko online, atau bisnis makanan ringan bisa menghasilkan untung menggiurkan jika dijalani dengan serius. Yang terpenting, jangan sampai niat mendapatkan penghasilan sampingan ini mengganggu pekerjaan utama. Dengan begitu, Anda bisa memastikan bahwa rencana membangun kondisi keuangan berada dalam jalur yang tepat.

Disiplin dan Tepat Susun Rencana Adalah Kunci Utama Miliki Kondisi Keuangan yang Kuat

Itulah 6 tips yang dapat Anda lakukan agar bisa memiliki kondisi keuangan kondusif dan kuat menghadapi masalah keuangan mendesak yang mungkin terjadi di kemudian hari. Utamanya, agar kondisi keuangan tersebut bisa diraih, Anda perlu menyusun rencana finansial yang tepat serta disiplin dalam mengatur keuangan. Barulah dengan begitu keinginan untuk mendapatkan kondisi keuangan yang prima bisa diraih secara pasti.

 

 

Kebanyakan kaum milenial saat ini mungkin tengah berada dalam proses membangun kondisi keuangan yang kuat. Karena sedang dalam proses yang krusial tersebut, generasi ini perlu memahami bagaimana cara yang tepat untuk bisa mengatur serta merencanakan keuangan pribadi maupun keluarga dengan lebih optimal.

Tidak sulit sebenarnya untuk bisa mengatur keuangan agar terhindar dari beragam masalah atau risiko yang mungkin terjadi di masa depan. Tapi, tetap diperlukan kejelian dan pemahaman tentang hal-hal apa saja yang penting untuk dipersiapkan terkait keuangan, sekaligus yang harus diprioritaskan terlebih dulu. Nah, agar Anda mampu mengelola keuangan dengan lebih andal, simak tips-tipsnya berikut ini.

  1. Susun Rencana Anggaran Keuangan

Pengelolaan keuangan yang baik tidak akan bisa dilakukan tanpa membuat rencana anggaran. Melalui perencanaan keuangan tersebut, Anda bisa lebih mudah dalam memantau jumlah pemasukan maupun pengeluaran, serta pos keuangan mana yang harus diprioritaskan terlebih dulu. Dengan begitu, keuangan pun jadi lebih mudah untuk dikontrol guna mencapai target finansial yang ingin diraih.

  1. Mulai Siapkan Perlindungan Dana Darurat

Tidak ada seorangpun yang tahu kapan masalah keuangan atau kebutuhan mendesak akan menerpa. Oleh karena itu, untuk menyiasati hal tersebut, setiap orang diharapkan telah memiliki pos keuangan dana darurat dengan nominal setara 6 sampai 12 kali pengeluaran tiap bulan.

Melalui dana darurat tersebut, seseorang bisa mengantisipasi berbagai masalah keuangan yang mungkin terjadi, seperti, terkena PHK, kehilangan penghasilan, hingga menanggung biaya pengobatan. Dengan jumlah yang tidak sedikit tersebut, dana darurat sebaiknya dipersiapkan sedini mungkin agar segera terkumpul dan mampu memberikan proteksi pada keuangan.

  1. Hindari Utang Konsumtif

Ada kalanya masalah keuangan  yang menghadang mengharuskan seseorang untuk mengajukan pinjaman agar bisa mengatasinya. Tidak masalah sebenarnya mengajukan pinjaman asal tujuan dan manfaatnya jelas dan bukan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif.

Yang utama pula, pastikan bunga pinjaman yang diajukan terjangkau, serta beban cicilannya tak lebih dari 30 persen penghasilan tiap bulan agar kondisi keuangan tetap kondusif.

  1. Dapatkan Proteksi Asuransi

Masalah keuangan bisa saja muncul dari berbagai hal, seperti, biaya rumah sakit, kecelakaan, dan lain sebagainya. Untuk menyiasati risiko-risiko tersebut, Anda perlu mempertimbangkan perlindungan dari asuransi. Beberapa contoh produk asuransi yang penting untuk didapatkan sesuai kebutuhan adalah asuransi kesehatan untuk menanggung mahalnya biaya rumah sakit, asuransi jiwa untuk menjamin kehidupan keluarga tercinta, serta asuransi kendaraan untuk mengatasi biaya perbaikan mobil karena kecelakaan, dan lain sebagainya.

  1. Tetap Sisihkan Keuangan untuk Tabungan dan Investasi

Demi terciptanya kondisi keuangan yang kokoh dan tidak rentan terhadap risiko masalah finansial, kebiasaan untuk menabung dan investasi tidak boleh sampai terlewatkan. Tidak harus dalam jumlah yang banyak, menabung atau berinvestasi dengan nominal receh bisa berimbas besar di kemudian hari jika dilakukan secara konsisten. Terlebih, saat ini ada beragam platform investasi digital yang memudahkan masyarakat untuk berinvestasi mulai dari nominal 10 ribu saja.

  1. Jangan Sepelekan Penghasilan Sampingan

Tips terakhir agar mampu mengatur keuangan dengan lebih andal dan optimal adalah dengan memiliki penghasilan dari beberapa sumber berbeda. Selain mendapatkan penghasilan dari pekerjaan utama, Anda perlu mempertimbangkan untuk memulai pekerjaan sampingan, bisa dengan berbisnis ataupun menjadi pekerja lepas.

Tidak harus dalam skala yang besar, bisnis kecil-kecilan seperti toko online, atau bisnis makanan ringan bisa menghasilkan untung menggiurkan jika dijalani dengan serius. Yang terpenting, jangan sampai niat mendapatkan penghasilan sampingan ini mengganggu pekerjaan utama. Dengan begitu, Anda bisa memastikan bahwa rencana membangun kondisi keuangan berada dalam jalur yang tepat.

Disiplin dan Tepat Susun Rencana Adalah Kunci Utama Miliki Kondisi Keuangan yang Kuat

Itulah 6 tips yang dapat Anda lakukan agar bisa memiliki kondisi keuangan kondusif dan kuat menghadapi masalah keuangan mendesak yang mungkin terjadi di kemudian hari. Utamanya, agar kondisi keuangan tersebut bisa diraih, Anda perlu menyusun rencana finansial yang tepat serta disiplin dalam mengatur keuangan. Barulah dengan begitu keinginan untuk mendapatkan kondisi keuangan yang prima bisa diraih secara pasti.

 

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/