alexametrics
24.1 C
Malang
Thursday, 21 October 2021

4 Tips Chatingan Tanpa Gelisah, Check!

RADAR MALANG – Tanpa disadari kita hampir setiap saat berkirim pesan dengan siapapun. Baik itu  kepada teman, saudara dan rekan kerja. Semakin sering lagi sejak pandemi, apalagi sejak beberapa perusahaan menerapkan sistem Work From Home. Di tengah perjalanan itu, tentunya Anda pernah mengalami rasa gelisah yang berlebihan saat pesan yang Anda kirimkan tidak terbalas dengan cepat bukan? Ternyata hal tersebut juga dapat berdampak buruk pada kondisi kesehatan mental Anda.

Melansir dari Shouthrenliving, Senin (11/10), Forrest Talley PhD sebagai Layanan Psikologis Invictus dari California mengatakan bahwa keadaan tersebut adalah texting anxiety. Rasa itu berupa tekanan yang dialami beberapa orang saat menunggu balasan dari pesan yang mereka kirim, atau kesulitan memahami pesan yang diterima yang dapat menimbulkan kekhawatiran atau pertanyaan yang tidak terduga.

Keadaan ini sebenarnya bukan diagnosis klinis, namun kondisi ini sering ditemui pada banyak orang, terutama pada pasangan. Pada mereka yang baru saja memulai hubungan percintaan, menjalin komunikasi adalah hal yang sangat penting. Disaat pasangan Anda mengirimkan sebuah pesan, tentu saja harapan dari pasangan Anda adalah pesan tersebut harus segera terbalas.

Namun jika harapan tersebut tidak tercapai, maka muncullah rasa gelisah dan khawatir. Hal ini tentu saja akan menyebabkan stress, pikiran akan teralihkan untuk memikirkan hal yang tidak penting, dan membuat orang membuang-buang waktunya, akibat membantu menyelesaikan masalah yang muncul.

Kondisi tersebut dapat diatasi dengan jangan terlalu sering berkirim pesan, namun tentu saja hal itu adalah hal yang mustahil. Dikarenakan hampir setiap saat kita berkirim pesan melalui media sosial apapun. Namun, Anda tak perlu khawatir, berikut ada empat cara mengatasi berkirim pesan tanpa merasa cemas.

  1. Siapkan Balasan Otomatis

Menyiapkan balasan secara otomastis adalah tindakan yang sangat tepat. Anda dapat menyiapkan balasan otomatis pada posel yang bertuliskan. Terima kasih telah mengirimkan pesan. Saya akan menghubungi Anda kembali setelah pekerjaan saya berakhir pada hari ini. Hal ini juga dapat memberi kebebasan pada Anda untuk merespon dengan lebih baik tanpa terburu-buru.

  1. Beri tahu bahwa pesan Anda tidak harus dibalas segera

Tidak semua pesan yang penting harus dijawab dengan segera. Saat Anda mengirimkan pesan penting kepada seseorang, pastinya Anda akan cemas karena menunggu jawaban dari pesan yang Anda kirimkan. Maka dari itu, nyatakan dengan spesifik bahwa tidak apa-apa jika pesan Anda dibalas pada siang hari, sore hari, atau malam hari. Hal ini dapat mengurangi ketegaan yang muncul karena bertanya-tanya mengapa pesan yang dikirimkan belum mendapat jawaban.

  1. Jangan mengirim pesan jika membutuhkan balasan dengan cepat

Pada saat Anda memerlukan bantuan atau hal yang mendesak sebaiknya jangan mengirimkan pesan. Lakukan panggilan dengan segera, hal itu dapat menjadi solusi untuk menghindari rasa gelisah karena pesan yang dikirimkan tidak kunjung terbalas.

  1. Ambil waktu untuk tidak memegang posel

Terlalu sering memeriksa smartphone untuk mencari pesan, atau aktivitas baru di sosial media bukalah hal yang bijak. Hal itu akan membawa dampak buruk pada kehidupan sehari-hari, seperti mengabaikan hal-hal penting yang perlu Anda lakukan. Jadi coba ambil jarak untuk tidak terlalu sering memegang ponsel. Anda dapat mengaktifkan mode ‘jangan ganggu’ pada ponsel saat berkumpul bersama teman, saudara atau keluarga.

Penulis : Khoirun Nisa A

RADAR MALANG – Tanpa disadari kita hampir setiap saat berkirim pesan dengan siapapun. Baik itu  kepada teman, saudara dan rekan kerja. Semakin sering lagi sejak pandemi, apalagi sejak beberapa perusahaan menerapkan sistem Work From Home. Di tengah perjalanan itu, tentunya Anda pernah mengalami rasa gelisah yang berlebihan saat pesan yang Anda kirimkan tidak terbalas dengan cepat bukan? Ternyata hal tersebut juga dapat berdampak buruk pada kondisi kesehatan mental Anda.

Melansir dari Shouthrenliving, Senin (11/10), Forrest Talley PhD sebagai Layanan Psikologis Invictus dari California mengatakan bahwa keadaan tersebut adalah texting anxiety. Rasa itu berupa tekanan yang dialami beberapa orang saat menunggu balasan dari pesan yang mereka kirim, atau kesulitan memahami pesan yang diterima yang dapat menimbulkan kekhawatiran atau pertanyaan yang tidak terduga.

Keadaan ini sebenarnya bukan diagnosis klinis, namun kondisi ini sering ditemui pada banyak orang, terutama pada pasangan. Pada mereka yang baru saja memulai hubungan percintaan, menjalin komunikasi adalah hal yang sangat penting. Disaat pasangan Anda mengirimkan sebuah pesan, tentu saja harapan dari pasangan Anda adalah pesan tersebut harus segera terbalas.

Namun jika harapan tersebut tidak tercapai, maka muncullah rasa gelisah dan khawatir. Hal ini tentu saja akan menyebabkan stress, pikiran akan teralihkan untuk memikirkan hal yang tidak penting, dan membuat orang membuang-buang waktunya, akibat membantu menyelesaikan masalah yang muncul.

Kondisi tersebut dapat diatasi dengan jangan terlalu sering berkirim pesan, namun tentu saja hal itu adalah hal yang mustahil. Dikarenakan hampir setiap saat kita berkirim pesan melalui media sosial apapun. Namun, Anda tak perlu khawatir, berikut ada empat cara mengatasi berkirim pesan tanpa merasa cemas.

  1. Siapkan Balasan Otomatis

Menyiapkan balasan secara otomastis adalah tindakan yang sangat tepat. Anda dapat menyiapkan balasan otomatis pada posel yang bertuliskan. Terima kasih telah mengirimkan pesan. Saya akan menghubungi Anda kembali setelah pekerjaan saya berakhir pada hari ini. Hal ini juga dapat memberi kebebasan pada Anda untuk merespon dengan lebih baik tanpa terburu-buru.

  1. Beri tahu bahwa pesan Anda tidak harus dibalas segera

Tidak semua pesan yang penting harus dijawab dengan segera. Saat Anda mengirimkan pesan penting kepada seseorang, pastinya Anda akan cemas karena menunggu jawaban dari pesan yang Anda kirimkan. Maka dari itu, nyatakan dengan spesifik bahwa tidak apa-apa jika pesan Anda dibalas pada siang hari, sore hari, atau malam hari. Hal ini dapat mengurangi ketegaan yang muncul karena bertanya-tanya mengapa pesan yang dikirimkan belum mendapat jawaban.

  1. Jangan mengirim pesan jika membutuhkan balasan dengan cepat

Pada saat Anda memerlukan bantuan atau hal yang mendesak sebaiknya jangan mengirimkan pesan. Lakukan panggilan dengan segera, hal itu dapat menjadi solusi untuk menghindari rasa gelisah karena pesan yang dikirimkan tidak kunjung terbalas.

  1. Ambil waktu untuk tidak memegang posel

Terlalu sering memeriksa smartphone untuk mencari pesan, atau aktivitas baru di sosial media bukalah hal yang bijak. Hal itu akan membawa dampak buruk pada kehidupan sehari-hari, seperti mengabaikan hal-hal penting yang perlu Anda lakukan. Jadi coba ambil jarak untuk tidak terlalu sering memegang ponsel. Anda dapat mengaktifkan mode ‘jangan ganggu’ pada ponsel saat berkumpul bersama teman, saudara atau keluarga.

Penulis : Khoirun Nisa A

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru