RADARMALANG – Angka penderita Covid-19 masih terus menunjukkan tren peningkatan diberbagai belahan dunia. Salah satu upaya untuk mengurangi risiko penyebaran covid-19 adalah pemakaian masker dan face shield.
Banyak orang yang mulai beralih menggunakan face shield, seperti di beberapa tayangan TV dan YouTube yang mempraktikkan penggunaannya. Namun, ada segelintir orang yang menggabungkan penggunaan aentara masker dam face shield. Lantas perlukah kita tetap menggunakan masker saat memakai faceshield?
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD K-GEH FINASIM FACP MMB mengungkapkan, pemakaian face shield sifatnya hanya memberikan perlindungan tambahan pada area wajah yang tidak tertutup masker.
“Jadi kita tetap harus memakai masker selama menggunakan face shield,” sebut Ari Fahrial seperti yang dilansir Radar Malang melalui Instagram Live di akun Instagram pribadinya, @dokterari hari ini (14/7).
Selain itu, penggunaan masker mencegah kebiasaan seseorang menyentuh wajah dan mata terutama, yang mana diketahui area mata dapat menjadi “pintu masuk” penularan Covid-19.
Penggunaan face shield tanpa masker hanya diterapkan pada orang-orang tertentu yang mulai diberlakukan pada 2 Juli kemarin, seperti yang ada di laman resmi Kementerian Kesehatan Singapura. Menurut laman tersebut, desain pelindung wajah biasanya menyisakan celah antara face shield dan wajah, sedangkan masker melindungi hidung dan mulut sepenuhnya.
Oleh karena itu, di masa new normal seperti ini lebih baik tetap menggunakan masker saat memakai face shield. Sehingga mampu melindungi wajah lebih baik tanpa ada celah.
Pewarta : Fairuz Raissa Syahira
Foto : health.grid.id
Penyunting: Fia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here