alexametrics
23 C
Malang
Saturday, 2 July 2022

Catat Tanda-Tanda Pasanganmu Sedang Berbohong

RADAR MALANG – Pasanganmu sering berbohong sampai tidak bisa dibedakan perkataan jujur dan dustanya? Melansir dari verywellmind, Selasa (14/9) beberapa kebohongan terkadang ditujukan untuk tidak melukai perasaan seseorang, namun mengatakan dusta juga bisa menjadi sesuatu yang serius bahkan sangat gelap seperti menutupi suatu kejahatan.

Berikut tanda-tanda bahwa pasanganmu sedang berbohong:

  1. Jangan hanya berpedoman pada gaya bahasa tubuh saja

Hampir semua orang hanya terfokus pada gaya bahasa tubuh ketika ingin mendeteksi kebohongan. Ditambah lagi, indikasi yang dilihat dari mata merupakan  bentuk prediksi paling jelek. Berdasarkan penelitian Psikolog Howard Ehrlichman, gerakan mata tidak menandakan kebohongan sama sekali. Melainkan seseorang sedang dalam masa mengingat memori jangka panjangnya  atau berpikir.

  1. Fokuslah ke sinyal yang benar

Mulai kehilangan fokus pada topik bahasan. Jika pasanganmu mulai sengaja melupakan detail yang penting guna menutupi kebohongannya. Hingga nada suara yang mulai ragu. Kalau suara pasangan mulai gelagapan, kemungkinan terbesar dia sedang berbohong.

Pasangan yang mengulang pertanyaan terus menerus juga dapat menjadi indikasi kedustaan karena dia memperpanjang waktu. Tujuannya yakni untuk mencari jawaban yang paling logis untuk pertanyaanmu.

Perhatikan juga adanya perilaku “Grooming”. Sikap ini dapat dengan mudah kamu lihat lewat isyarat tubuh. Salah satu tanda pasanganmu melakukan grooming behaviours adalah memainkan atau menyentuh rambutnya, dan menekan atau menyentuh bibirnya dengan jarinya.

Gestur  menggangkat bahu, kurang adanya ekspresi, dan postur yang menunjukkan dia bosan seperti menyangga dagu juga bisa menjadi tanda pasanganmu sedang berbohong. Gestur tersebut dilakukan karena dia sedang mencoba menghindari penyampaian ekspresi seminimal mungkin. Pun ketika pasanganmu mulai nampak berpikir terlalu keras untuk mengisi kekosongan detail pada ceritanya, mungkin dia mencoba untuk menipumu.

  1. Mintalah pasanganmu untuk menceritakannya secara terbalik

Cobalah untuk menyuruhnya menceritakan dari belakang daripada memberitahumu secara runtut. Hal ini dapat meningkatkan keakurasi  dalam mengidentifikasi kebohongan, lho.

Biasanya pembohong lebih mengerahkan energinya untuk memperhatikan gerak-geriknya serta mengevaluasi respon lawan bicarannya. Ini karena dia khawatir akan kesambungan ceritanya serta memastikan jika kamu percaya padanya. Apabila kamu memberikan perintah yang sulit seperti menceritakannya secara terbalik, maka kamu akan menemukan celah kebohongan yang nampak di ceritanya dan isyarat tubuh lainnya pun akan muncul dengan sendirinya.

  1. Percayakan pada insting

Firasatmu terkadang lebih akurat dibandingkan menganalisis kebohongan pasangan. Faktanya, kecenderungan secara tidak sadar mengatakan kata “berbohong” dan “menipu” bisa menandakan mungkin pasanganmu memang berbohong.

Lantas mengapa orang-orang tertentu terkadang tidak handal dalam mengidentifikasi kebohongan? Hal ini bisa disebabkan oleh kebiasaan orang-orang yang berpegangan pada perilaku yang dikaitkan dengan ketidakjujuran seperti gelisah dan kurangnya kontak mata. Terlalu memperhatikan perilaku pasangan yang tiada hentinya malah membuatmu lebih kesusahan menentukan jika dia berbohong atau jujur.

Penulis: Safa Abrar Ramadhan

RADAR MALANG – Pasanganmu sering berbohong sampai tidak bisa dibedakan perkataan jujur dan dustanya? Melansir dari verywellmind, Selasa (14/9) beberapa kebohongan terkadang ditujukan untuk tidak melukai perasaan seseorang, namun mengatakan dusta juga bisa menjadi sesuatu yang serius bahkan sangat gelap seperti menutupi suatu kejahatan.

Berikut tanda-tanda bahwa pasanganmu sedang berbohong:

  1. Jangan hanya berpedoman pada gaya bahasa tubuh saja

Hampir semua orang hanya terfokus pada gaya bahasa tubuh ketika ingin mendeteksi kebohongan. Ditambah lagi, indikasi yang dilihat dari mata merupakan  bentuk prediksi paling jelek. Berdasarkan penelitian Psikolog Howard Ehrlichman, gerakan mata tidak menandakan kebohongan sama sekali. Melainkan seseorang sedang dalam masa mengingat memori jangka panjangnya  atau berpikir.

  1. Fokuslah ke sinyal yang benar

Mulai kehilangan fokus pada topik bahasan. Jika pasanganmu mulai sengaja melupakan detail yang penting guna menutupi kebohongannya. Hingga nada suara yang mulai ragu. Kalau suara pasangan mulai gelagapan, kemungkinan terbesar dia sedang berbohong.

Pasangan yang mengulang pertanyaan terus menerus juga dapat menjadi indikasi kedustaan karena dia memperpanjang waktu. Tujuannya yakni untuk mencari jawaban yang paling logis untuk pertanyaanmu.

Perhatikan juga adanya perilaku “Grooming”. Sikap ini dapat dengan mudah kamu lihat lewat isyarat tubuh. Salah satu tanda pasanganmu melakukan grooming behaviours adalah memainkan atau menyentuh rambutnya, dan menekan atau menyentuh bibirnya dengan jarinya.

Gestur  menggangkat bahu, kurang adanya ekspresi, dan postur yang menunjukkan dia bosan seperti menyangga dagu juga bisa menjadi tanda pasanganmu sedang berbohong. Gestur tersebut dilakukan karena dia sedang mencoba menghindari penyampaian ekspresi seminimal mungkin. Pun ketika pasanganmu mulai nampak berpikir terlalu keras untuk mengisi kekosongan detail pada ceritanya, mungkin dia mencoba untuk menipumu.

  1. Mintalah pasanganmu untuk menceritakannya secara terbalik

Cobalah untuk menyuruhnya menceritakan dari belakang daripada memberitahumu secara runtut. Hal ini dapat meningkatkan keakurasi  dalam mengidentifikasi kebohongan, lho.

Biasanya pembohong lebih mengerahkan energinya untuk memperhatikan gerak-geriknya serta mengevaluasi respon lawan bicarannya. Ini karena dia khawatir akan kesambungan ceritanya serta memastikan jika kamu percaya padanya. Apabila kamu memberikan perintah yang sulit seperti menceritakannya secara terbalik, maka kamu akan menemukan celah kebohongan yang nampak di ceritanya dan isyarat tubuh lainnya pun akan muncul dengan sendirinya.

  1. Percayakan pada insting

Firasatmu terkadang lebih akurat dibandingkan menganalisis kebohongan pasangan. Faktanya, kecenderungan secara tidak sadar mengatakan kata “berbohong” dan “menipu” bisa menandakan mungkin pasanganmu memang berbohong.

Lantas mengapa orang-orang tertentu terkadang tidak handal dalam mengidentifikasi kebohongan? Hal ini bisa disebabkan oleh kebiasaan orang-orang yang berpegangan pada perilaku yang dikaitkan dengan ketidakjujuran seperti gelisah dan kurangnya kontak mata. Terlalu memperhatikan perilaku pasangan yang tiada hentinya malah membuatmu lebih kesusahan menentukan jika dia berbohong atau jujur.

Penulis: Safa Abrar Ramadhan

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/