alexametrics
25.1 C
Malang
Tuesday, 11 May 2021

Berawal dari Kulit Bermasalah, Ini Kisah Sukses Owner Madmoish

PERJALANAN hidup seseorang kadang seperti tikungan yang tak terduga arah beloknya. Seperti Sharavasti yang hanya perempuan biasa, bekerja dengan penghasilan tak seberapa di Malang, Jawa Timur.

Suatu saat ia mengalami masalah dengan kulitnya. Seperti halnya perempuan lain, ia berusaha mencari obat, hingga mencoba beberapa kosmetik untuk mengatasinya.

Dari situlah ia mulai mengenal berbagai produk dari Thailand. Produk yang kemudian dijualnya pada tahun 2014 dengan bermodal uang tabungannya.
Sama halnya kisah keberhasilan pebisnis lainnya, ia melaluinya dengan kegigihan dan keuletan. Proses yang sering dilupakan orang ketika melihat seseorang berhasil menjadi pengusaha sukses.

Sebuah perjalanan mendaki bukit terjal untuk menggapai mimpi dan harapan.
Persepsi seperti itupula yang sering diterima oleh Shara yang juga seorang influencer ternama yang sukses mendirikan Madmoish, perusahaan yang menelurkan berbagai produk bodycare dan Skincare.

Perempuan cantik kelahiran Malang, Jawa Timur itu memulai bisnisnya tanpa sengaja. Bermula dari masalah kulitnya, Sharavasti yang akrab dipanggil Sarah selalu mencoba mencari kosmetik untuk mengatasinya.

Semuanya dikerjakannya sendiri, karena belum mampu menggaji karyawan. Ia berjualan di Instagram, dan tokonya diberi nama Mademoiselle.

“Saat mengawalinya terasa berat. Berjuang sendiri dengan uang tabungan tak seberapa. Belajar secara otodidak tentang berbagai produk, sambil melakukan pemasaran sebisanya,” ujar Shara di sebuah kafe, saat sore mulai menyapa senja di Malang.

Kegigihan, ditambah naungan nasib baik, membuat Shara berani melangkah lebih jauh. Ia juga menjual skincare lokal produk Malang, Pada pertengahan tahun Sharavasti mencoba menjual juga skincare dari Malang. Produk lokal itu ternyata laris manis, menjadi best seller dan dipakai oleh banyak artis.

Memasuki tahun 2015, Shara yang bernama lengkap Santika Putri Sharavasti Yudoasmara merubah nama lapaknya di Instagram menjadi Madmoiselle_Skincare. Jualannya tetap produk Thailand dan Skincare lokal lain yang ternyata cukup booming.

Merasa mantap dengan pilihannya di bisnis kecantikan itu, pada tahun 2016 ia mencoba meluncurkan produk dengan brandnya sendiri yaitu Mademoiselle Skincare.

Produk awal yang diluncurkan adalah berbagai macam krim seperti jelly pink, blue jelly dan purple jelly. Tak diduganya, respon para pelanggan begitu bagus. Mereka menilai khasiat dari produk Mademoiselle Skincare memang terasa. Apalagi dengan harga yang bersaing dengan produk luar negeri.

“Banyak sekali suka duka menjalankan usaha ini. Mulai dari inovasi produk hingga strategi marketing, juga hingga bahan baku yang susah didapatkan. Tetapi melihat banyak customer yang sangat senang dengan kualitas produk Madmoisha membuat kami bersemangat untuk menjadi yang lebih baik lagi,” tutur Shara.

Keberhasilan itu membuatnya mulai merekrut beberapa karyawan. Ia pun lebih berkonsentrasi menuangkan ide-idenya yang inovatif.

Tak berapa lama, meluncurlah beberapa produk baru, mulai dari paket wajah regular, premium, platinum, paket body, suplemen kesehatan dan obat diet shinsei. Itu semua makin menarik perhatian banyak orang, dan ada yang kemudian mendaftar menjadi agen resmi mademoiselle. Saat itu sudah ada 5 agen yang mendaftar.

Memasuki tahun 2017 bisnisnya semakin berkembang, seiring tingginya permintaan pasar. Kembali Shara meluncurkan produk kosmetik seperti blush on, lipmatte, bedak, dan cushion. Saat itu sudah terdapat 42 agen dan ratusan reseller serta dropship yang tersebar di seluruh Indonesia.
Langkah Sharaterus melaju, dan dengan berbagai pertimbangan ia lalu memutuskan mengganti nama bisnisnya, dari Madmoiselle Skincare menjadi Madmosha pada akhir 2019.

Berbagai produk Madmosha juga sudah mengantongi ijin dari BPOM, juga memiliki FDA, CFS, dan HALAL Internasional.

Tak hanya digunakan customer setianya, produk Madmosha juga disukai kalangan artis dan selebgram. Semisal Aurel Hermansyah, Pamela Safitri, Jenita Jabet, Zaskia Irwansyah, Nikita Mirzani, bahkan sampai MUA hits Bennu Sorumba, dan beberapa selebgram hits seperti Winny Putrilubis, Rachel Venya, dan Keanu juga sudah menggunakan produk dari Madmoisha.

Tetap Membumi
Rentetan keberhasilan yang digapainya, tak membuat perempuan cantik kelahiran 24 September 1990 itu lupa untuk membantu sesamanya. Ia banyak melakukan kegiatan amal yang dilakukan setiap minggu sejak 2017.

Berbagai yayasan, panti asuhan, pemukiman warga kurang mampu dan lansia-lansia sudah dibantunya. Seperti di Jakarta, Cianjur, Bekasi, Magelang, Malang, Yogyakarta dan Banten. Di bulan Ramadan ia membagikan nasi kotak gratis di jalan-jalan.

Sedangkan saat pandemi Covid-19 mencengkeram kehidupan masyarakat, dan itu terjadi hingga kini, Shara menyumbangkan APD dan nasi kotak bagi tenaga medis yang sedang bertugas, seperti di beberapa rumah sakit di Jakarta dan daerah lainnya.

Penulis: Defi Maria

PERJALANAN hidup seseorang kadang seperti tikungan yang tak terduga arah beloknya. Seperti Sharavasti yang hanya perempuan biasa, bekerja dengan penghasilan tak seberapa di Malang, Jawa Timur.

Suatu saat ia mengalami masalah dengan kulitnya. Seperti halnya perempuan lain, ia berusaha mencari obat, hingga mencoba beberapa kosmetik untuk mengatasinya.

Dari situlah ia mulai mengenal berbagai produk dari Thailand. Produk yang kemudian dijualnya pada tahun 2014 dengan bermodal uang tabungannya.
Sama halnya kisah keberhasilan pebisnis lainnya, ia melaluinya dengan kegigihan dan keuletan. Proses yang sering dilupakan orang ketika melihat seseorang berhasil menjadi pengusaha sukses.

Sebuah perjalanan mendaki bukit terjal untuk menggapai mimpi dan harapan.
Persepsi seperti itupula yang sering diterima oleh Shara yang juga seorang influencer ternama yang sukses mendirikan Madmoish, perusahaan yang menelurkan berbagai produk bodycare dan Skincare.

Perempuan cantik kelahiran Malang, Jawa Timur itu memulai bisnisnya tanpa sengaja. Bermula dari masalah kulitnya, Sharavasti yang akrab dipanggil Sarah selalu mencoba mencari kosmetik untuk mengatasinya.

Semuanya dikerjakannya sendiri, karena belum mampu menggaji karyawan. Ia berjualan di Instagram, dan tokonya diberi nama Mademoiselle.

“Saat mengawalinya terasa berat. Berjuang sendiri dengan uang tabungan tak seberapa. Belajar secara otodidak tentang berbagai produk, sambil melakukan pemasaran sebisanya,” ujar Shara di sebuah kafe, saat sore mulai menyapa senja di Malang.

Kegigihan, ditambah naungan nasib baik, membuat Shara berani melangkah lebih jauh. Ia juga menjual skincare lokal produk Malang, Pada pertengahan tahun Sharavasti mencoba menjual juga skincare dari Malang. Produk lokal itu ternyata laris manis, menjadi best seller dan dipakai oleh banyak artis.

Memasuki tahun 2015, Shara yang bernama lengkap Santika Putri Sharavasti Yudoasmara merubah nama lapaknya di Instagram menjadi Madmoiselle_Skincare. Jualannya tetap produk Thailand dan Skincare lokal lain yang ternyata cukup booming.

Merasa mantap dengan pilihannya di bisnis kecantikan itu, pada tahun 2016 ia mencoba meluncurkan produk dengan brandnya sendiri yaitu Mademoiselle Skincare.

Produk awal yang diluncurkan adalah berbagai macam krim seperti jelly pink, blue jelly dan purple jelly. Tak diduganya, respon para pelanggan begitu bagus. Mereka menilai khasiat dari produk Mademoiselle Skincare memang terasa. Apalagi dengan harga yang bersaing dengan produk luar negeri.

“Banyak sekali suka duka menjalankan usaha ini. Mulai dari inovasi produk hingga strategi marketing, juga hingga bahan baku yang susah didapatkan. Tetapi melihat banyak customer yang sangat senang dengan kualitas produk Madmoisha membuat kami bersemangat untuk menjadi yang lebih baik lagi,” tutur Shara.

Keberhasilan itu membuatnya mulai merekrut beberapa karyawan. Ia pun lebih berkonsentrasi menuangkan ide-idenya yang inovatif.

Tak berapa lama, meluncurlah beberapa produk baru, mulai dari paket wajah regular, premium, platinum, paket body, suplemen kesehatan dan obat diet shinsei. Itu semua makin menarik perhatian banyak orang, dan ada yang kemudian mendaftar menjadi agen resmi mademoiselle. Saat itu sudah ada 5 agen yang mendaftar.

Memasuki tahun 2017 bisnisnya semakin berkembang, seiring tingginya permintaan pasar. Kembali Shara meluncurkan produk kosmetik seperti blush on, lipmatte, bedak, dan cushion. Saat itu sudah terdapat 42 agen dan ratusan reseller serta dropship yang tersebar di seluruh Indonesia.
Langkah Sharaterus melaju, dan dengan berbagai pertimbangan ia lalu memutuskan mengganti nama bisnisnya, dari Madmoiselle Skincare menjadi Madmosha pada akhir 2019.

Berbagai produk Madmosha juga sudah mengantongi ijin dari BPOM, juga memiliki FDA, CFS, dan HALAL Internasional.

Tak hanya digunakan customer setianya, produk Madmosha juga disukai kalangan artis dan selebgram. Semisal Aurel Hermansyah, Pamela Safitri, Jenita Jabet, Zaskia Irwansyah, Nikita Mirzani, bahkan sampai MUA hits Bennu Sorumba, dan beberapa selebgram hits seperti Winny Putrilubis, Rachel Venya, dan Keanu juga sudah menggunakan produk dari Madmoisha.

Tetap Membumi
Rentetan keberhasilan yang digapainya, tak membuat perempuan cantik kelahiran 24 September 1990 itu lupa untuk membantu sesamanya. Ia banyak melakukan kegiatan amal yang dilakukan setiap minggu sejak 2017.

Berbagai yayasan, panti asuhan, pemukiman warga kurang mampu dan lansia-lansia sudah dibantunya. Seperti di Jakarta, Cianjur, Bekasi, Magelang, Malang, Yogyakarta dan Banten. Di bulan Ramadan ia membagikan nasi kotak gratis di jalan-jalan.

Sedangkan saat pandemi Covid-19 mencengkeram kehidupan masyarakat, dan itu terjadi hingga kini, Shara menyumbangkan APD dan nasi kotak bagi tenaga medis yang sedang bertugas, seperti di beberapa rumah sakit di Jakarta dan daerah lainnya.

Penulis: Defi Maria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru