alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Kacamata Photochromic Booming Lagi, Apa Sih Istimewanya?

MALANG KOTA – Selain dilihat dari fungsinya, kacamata juga menjadi tren atau jadi pelengkap fashion sebagian masyarakat. Karena itu, model dan tampilan kacamata pun menyesuaikan dengan selera. Pilihan jenis kacamata juga mengalami pergeseran.

”Banyak yang cari kacamata photochromic sekarang,” ujar owner Muharto Optic Kurniawan Syah Hasan. Dia mengatakan, kacamata photochromic itu memang tengah menjadi tren untuk semua kalangan usia. Mulai dari anak-anak sampai ke orang dewasa. ”Tapi mayoritas mereka usianya 20-30 tahun,” beber Hamzah–sapaan akrabnya.

Dia mengaku sudah paham betul, karena memang sudah berbisnis di bidang kacamata sudah belasan tahun. ”Saya sudah hafal karena saya mulai 2003 berkecimpung di dunia bisnis kacamata ini,” terangnya.

Dia menjelaskan, bahwa kacamata photochromic itu mempunyai warna ganda. Yakni, putih saat di dalam ruangan namun akan berubah menjadi warna hitam saat terpapar sinar matahari. ”Jadi mereka menyukai itu kemungkinan karena bisa ganti warna secara otomatis,” ujar pria berusia 42 tahun itu.

Sebenarnya, dia mengatakan, trend kacamata juga mempunyai segmen sendiri-sendiri. Misalnya, selain ada kacamata photochromic ada juga yang suka kacamata biasa, blue ray (antiradiasi), chromic BC (gabungan chromic dan antiradiasi). ”Mereka memilih yang membhat mereka nyaman,” tambah pria asal Muharto, Kota Malang, itu.

Begitu pun untuk jenis bahan untuk frame-nya juga bermacam-macam. Namun yang paling familiar itu bahan plastik atau logam. Sementara untuk bentuknya biasanya ada yang bulat dan oval. Tak hanya itu, untuk harganya pun beragam. Misalnya, kisaran dari Rp 180 ribu untuk lensa photochromic sampai dengan Rp 300 ribu untuk yang dobel, antiradiasi, dan chromic.

Di tempat yang sama, salah satu pembeli kacamata Afria juga mengaku lebih suka kacamata lensa photochromic. ”Karena kalau berkendara tidak usah gonta-ganti kacamata karena bisa otomatis ganti,” terangnya.

Selain itu, menurut dia, kacamata tersebut juga lebih fashionable. Sebab, saat ini memang lagi tren. ”Banyak teman-teman saya yang pakai kacamata chromic itu, jadi saya coba pakai juga dan ternyata enak,” terang warga Dinoyo itu. (rmc/ulf/mas)

MALANG KOTA – Selain dilihat dari fungsinya, kacamata juga menjadi tren atau jadi pelengkap fashion sebagian masyarakat. Karena itu, model dan tampilan kacamata pun menyesuaikan dengan selera. Pilihan jenis kacamata juga mengalami pergeseran.

”Banyak yang cari kacamata photochromic sekarang,” ujar owner Muharto Optic Kurniawan Syah Hasan. Dia mengatakan, kacamata photochromic itu memang tengah menjadi tren untuk semua kalangan usia. Mulai dari anak-anak sampai ke orang dewasa. ”Tapi mayoritas mereka usianya 20-30 tahun,” beber Hamzah–sapaan akrabnya.

Dia mengaku sudah paham betul, karena memang sudah berbisnis di bidang kacamata sudah belasan tahun. ”Saya sudah hafal karena saya mulai 2003 berkecimpung di dunia bisnis kacamata ini,” terangnya.

Dia menjelaskan, bahwa kacamata photochromic itu mempunyai warna ganda. Yakni, putih saat di dalam ruangan namun akan berubah menjadi warna hitam saat terpapar sinar matahari. ”Jadi mereka menyukai itu kemungkinan karena bisa ganti warna secara otomatis,” ujar pria berusia 42 tahun itu.

Sebenarnya, dia mengatakan, trend kacamata juga mempunyai segmen sendiri-sendiri. Misalnya, selain ada kacamata photochromic ada juga yang suka kacamata biasa, blue ray (antiradiasi), chromic BC (gabungan chromic dan antiradiasi). ”Mereka memilih yang membhat mereka nyaman,” tambah pria asal Muharto, Kota Malang, itu.

Begitu pun untuk jenis bahan untuk frame-nya juga bermacam-macam. Namun yang paling familiar itu bahan plastik atau logam. Sementara untuk bentuknya biasanya ada yang bulat dan oval. Tak hanya itu, untuk harganya pun beragam. Misalnya, kisaran dari Rp 180 ribu untuk lensa photochromic sampai dengan Rp 300 ribu untuk yang dobel, antiradiasi, dan chromic.

Di tempat yang sama, salah satu pembeli kacamata Afria juga mengaku lebih suka kacamata lensa photochromic. ”Karena kalau berkendara tidak usah gonta-ganti kacamata karena bisa otomatis ganti,” terangnya.

Selain itu, menurut dia, kacamata tersebut juga lebih fashionable. Sebab, saat ini memang lagi tren. ”Banyak teman-teman saya yang pakai kacamata chromic itu, jadi saya coba pakai juga dan ternyata enak,” terang warga Dinoyo itu. (rmc/ulf/mas)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/