alexametrics
29.6 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Kolombia Membangun Kubah Khusus untuk Pasien Covid-19

RADAR MALANG – Karena kekurangan tempat tidur di rumah sakit selama pandemi virus korona, arsitek di Kolombia merancang ruang portabel untuk pasien Covid-19 yang dapat ditempatkan di luar ruangan yang luas.

Kubah yang masing-masing memilki lebar 5 meter atau setara dengan 16 kaki ini dapat menampung dua pasien. Di sana terdapat tabung yang dapat membantu sirkulasi udara juga dapat berputar 16 kali dalam satu jam.

Pengembang di seluruh dunia telah merancang struktur tiup atau pop-up lainnya untuk mengatasi kenaikan gelombang pasien COVID-19 seperti beberapa untuk bangsal kecil untuk beberapa pasien.

Di Universitas La Salle Bogota disediakan delapan kubah yang saling berhubungan yang dapat menampung 16 pasien dan harganya sekitar $ 15.000 (Rp 209.935.781). Unit tersebut dapat ditambahkan atau dikurangi sesuai kebutuhan.

“Kami ingin melakukan sesuatu untuk menanggapi keadaan darurat kesehatan yang dialami dunia,” kata Alex Perez, seorang profesor arsitektur yang memimpin pembangunan kubah ini seperti dilansir pada medicalxpress, Rabu (17/2).

Perez dan timnya pada Selasa kemarin memamerkan serangkaian kubah yang dibangun di suatu pabrik lokal. Butuh waktu kurang dari satu jam untuk memasang dan mengembangkannya.

“Struktur ini memungkinkan para tenaga medis untuk mengisolasi pasien Covid-19 sekaligus mengawasi mereka, karena bentuknya transparan,” kata Perez.

Tiga set kubah yang sudah diproduksi telah dikirim ke kota-kota di Kolombia untuk digunakan dalam kampanye vaksinasi. Perez mengatakan mereka telah membuat 12 set dengan dana dari Kementerian Sains Kolombia.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani

RADAR MALANG – Karena kekurangan tempat tidur di rumah sakit selama pandemi virus korona, arsitek di Kolombia merancang ruang portabel untuk pasien Covid-19 yang dapat ditempatkan di luar ruangan yang luas.

Kubah yang masing-masing memilki lebar 5 meter atau setara dengan 16 kaki ini dapat menampung dua pasien. Di sana terdapat tabung yang dapat membantu sirkulasi udara juga dapat berputar 16 kali dalam satu jam.

Pengembang di seluruh dunia telah merancang struktur tiup atau pop-up lainnya untuk mengatasi kenaikan gelombang pasien COVID-19 seperti beberapa untuk bangsal kecil untuk beberapa pasien.

Di Universitas La Salle Bogota disediakan delapan kubah yang saling berhubungan yang dapat menampung 16 pasien dan harganya sekitar $ 15.000 (Rp 209.935.781). Unit tersebut dapat ditambahkan atau dikurangi sesuai kebutuhan.

“Kami ingin melakukan sesuatu untuk menanggapi keadaan darurat kesehatan yang dialami dunia,” kata Alex Perez, seorang profesor arsitektur yang memimpin pembangunan kubah ini seperti dilansir pada medicalxpress, Rabu (17/2).

Perez dan timnya pada Selasa kemarin memamerkan serangkaian kubah yang dibangun di suatu pabrik lokal. Butuh waktu kurang dari satu jam untuk memasang dan mengembangkannya.

“Struktur ini memungkinkan para tenaga medis untuk mengisolasi pasien Covid-19 sekaligus mengawasi mereka, karena bentuknya transparan,” kata Perez.

Tiga set kubah yang sudah diproduksi telah dikirim ke kota-kota di Kolombia untuk digunakan dalam kampanye vaksinasi. Perez mengatakan mereka telah membuat 12 set dengan dana dari Kementerian Sains Kolombia.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/