alexametrics
21.5 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Bangga Punya Banyak Prestasi Nonakademik

MALANG KOTA – Prestasi nonakademik mampu mengantar Fadillah Cahyaning Widyadhari untuk meraih kemudahan di bidang akademik. ”Diawali dari sejak masuk di SMP Negeri 4 Malang , saat itu saya mengikuti kelas PPST (Paguyuban Peminat Seni Tradisi),” kata Lala-sapaan akrabnya.

Dari situ, dia mulai mempelajari seni tari, seni musik, dan juga teater. ”Pada saat itu, aku memilih fokus ke teater karena menurutku menantang,” jelas gadis berusia 20 tahun ini. Dia pun kemudian mengikuti berbagai lomba teater dan menyabet berbagai sertifikat mulai dari tingkat kota, tingkat provinsi, hingga tingkat nasional salah satunya adalah pekan seni pelajar.

”Sertifikat yang aku raih di SMP itu akhirnya bisa membawaku masuk ke SMA 7 Negeri Malang tanpa jalur rapor dan domisili,” jelasnya. Dunia teater pun masih dia geluti saat duduk di bangku SMA. Yakni dengan mengikuti Teater Keong milik SMAN 7 Malang. Namun tak lagi hanya fokus di bidang, Lala juga mulai merambah dunia pageant untuk mengembangkan bakatnya.

Kompetisi pertama yang dia ikuti yakni Putra-Putri Sabhatansa. ”Waktu itu saya mencoba peruntungan di pageant dengan ikut pemilihan duta sekolah. Dan, Alhamdulillah jadi first winner di Duta Sabhatansa. Dari situlah aku mulai mengembangkan diri ikut dunia pageant yang lain,” lanjut Mahasiswi Universitas Negeri Malang ini.

Lebih lanjut, segudang prestasi yang telah diraihnya tersebut juga menjadi tiket masuk ke Universitas Negeri Malang. ”Masuk kuliah ini juga aku bersyukur nggak melalui berbagai tes, tapi melalui jalur prestasi yang pernah aku raih,” tegas mahasiswi Jurusan Teknik Industri itu.

Meski sempat mendapat teguran dari orang tuanya yang kontra dengan kegiatan yang dijalani. Namun, Lala tetap bisa membuktikan bahwa dirinya masih bisa berprestasi. ”Dari dulu orang tua emang gak setuju karena ikut banyak kegiatan karena pulangnya malem dan sering sakit, jadi bikin orang tua khawatir. Tapi ya sampai sekarang masih support karena membuahkan hasil,” lanjutnya.

”Kalau aku berprinsip kalau punya bakat ya harus dikembangkan gak boleh diem aja. Kejar apa yang diinginkan, harus niat, kuat mental, terus dijalani dan terus mencoba. Pasti akan membuahkan hasil,” ujar Lala.

Pewarta: M. Ubaidillah

MALANG KOTA – Prestasi nonakademik mampu mengantar Fadillah Cahyaning Widyadhari untuk meraih kemudahan di bidang akademik. ”Diawali dari sejak masuk di SMP Negeri 4 Malang , saat itu saya mengikuti kelas PPST (Paguyuban Peminat Seni Tradisi),” kata Lala-sapaan akrabnya.

Dari situ, dia mulai mempelajari seni tari, seni musik, dan juga teater. ”Pada saat itu, aku memilih fokus ke teater karena menurutku menantang,” jelas gadis berusia 20 tahun ini. Dia pun kemudian mengikuti berbagai lomba teater dan menyabet berbagai sertifikat mulai dari tingkat kota, tingkat provinsi, hingga tingkat nasional salah satunya adalah pekan seni pelajar.

”Sertifikat yang aku raih di SMP itu akhirnya bisa membawaku masuk ke SMA 7 Negeri Malang tanpa jalur rapor dan domisili,” jelasnya. Dunia teater pun masih dia geluti saat duduk di bangku SMA. Yakni dengan mengikuti Teater Keong milik SMAN 7 Malang. Namun tak lagi hanya fokus di bidang, Lala juga mulai merambah dunia pageant untuk mengembangkan bakatnya.

Kompetisi pertama yang dia ikuti yakni Putra-Putri Sabhatansa. ”Waktu itu saya mencoba peruntungan di pageant dengan ikut pemilihan duta sekolah. Dan, Alhamdulillah jadi first winner di Duta Sabhatansa. Dari situlah aku mulai mengembangkan diri ikut dunia pageant yang lain,” lanjut Mahasiswi Universitas Negeri Malang ini.

Lebih lanjut, segudang prestasi yang telah diraihnya tersebut juga menjadi tiket masuk ke Universitas Negeri Malang. ”Masuk kuliah ini juga aku bersyukur nggak melalui berbagai tes, tapi melalui jalur prestasi yang pernah aku raih,” tegas mahasiswi Jurusan Teknik Industri itu.

Meski sempat mendapat teguran dari orang tuanya yang kontra dengan kegiatan yang dijalani. Namun, Lala tetap bisa membuktikan bahwa dirinya masih bisa berprestasi. ”Dari dulu orang tua emang gak setuju karena ikut banyak kegiatan karena pulangnya malem dan sering sakit, jadi bikin orang tua khawatir. Tapi ya sampai sekarang masih support karena membuahkan hasil,” lanjutnya.

”Kalau aku berprinsip kalau punya bakat ya harus dikembangkan gak boleh diem aja. Kejar apa yang diinginkan, harus niat, kuat mental, terus dijalani dan terus mencoba. Pasti akan membuahkan hasil,” ujar Lala.

Pewarta: M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/