alexametrics
30C
Malang
Sunday, 7 March 2021

Viral Kristen Gray, Bule Amerika Bikin Tutorial Hidup di Indonesia

RADARMALANG – Seorang turis mancanegara yang tengah berwisata di Bali menjadi perbincangan hangat warganet Twitter setelah memposting cuitan pada Sabtu (16/1) soal enaknya hidup di Bali dan mengajak untuk bule lainnya pindah ke Bali.

Hal ini kemudian memicu reaksi netizen Indonesia yang mencurigai Kristen Gray telah menyalahi aturan bagi WNA yang ada di Indonesia seperti izin tinggal, visa, izin bekerja, bahkan hingga pajak, termasuk memicu turis asing lainnya untuk pindah ke Bali di masa pandemi Covid-19 ini.

Screenshot thread @kristentootie yang mengundang reaksi netizen (istimewa)

Seperti netizen atas nama akun @A0755165. Ia menilai jika WNA tersebut perlu ditindak tegas oleh aparat Indonesia.

“@poldametrojaya @ditjen_imigrasi selamat siang pak, boleh tolong dicek @kristentootie Visa. Beliau sudah tinggal di bali ilegal dan tidak membayar pajak. Beliau juga menjual e-book tentang cara tinggal ilegal di Bali.” cuit @A0755165 (18/1).

Netizen dengan akun @plumotatosack juga berpendapat serupa.
@DitjenImigrasi Dicek dong visa bule-bule kayak @kristentootie udah setaun di Bali tapi ga kerja di Bali coba” tulis @plumotatosack (18/1).

Berdasarkan pantauan Radar Malang, perbincangan mengenai Bali menjadi trending kedua di Indonesia hingga Senin (18/1) siang ini di Twitter.

Hal ini bermula dari cuitan Kristen Gray pada akunnya @kristentootie yang mengaku sebagai wanita asal Amerika Serikat dan telah menetap selama satu tahun terakhir di Bali bersama pacar perempuannya.

Dalam cuitannya itu, awalnya ia dan sang kekasih hanya berencana untuk tinggal di Bali selama enam bulan dan mencoba menghasilkan uang dengan menjadi desain grafis. Namun situasi pandemi Covid-19 membuat mereka tertahan di Bali.

Kemudian ia menceritakan berbagai keuntungan yang ia rasakan selama hidup di Bali, seperti keamanan, biaya hidup yang rendah, ramah dengan LGBT, dan ada komunitas kulit hitam. Bahkan ia membandingkan pengalamannya saat menyewa rumah di Amerika Serikat dengan di Bali, dan mengatakan bahwa sewa rumah di Indonesia lebih murah daripada di Amerika Serikat.

Tidak sampai di situ, di utasnya ia juga mempromosikan ebook karangannya berjudul “Our Bali Life is Yours” yang dibuat untuk orang asing yang ingin seperti dirinya. Buku digital itu dijual seharga USD 30 atau sekitar Rp 400 ribu.

Sementara itu, setelah mendapat komentar dan hujatan, kini akun miliknya diketahui sudah diprivasi dari publik.

Penulis : Gilang Ilham

RADARMALANG – Seorang turis mancanegara yang tengah berwisata di Bali menjadi perbincangan hangat warganet Twitter setelah memposting cuitan pada Sabtu (16/1) soal enaknya hidup di Bali dan mengajak untuk bule lainnya pindah ke Bali.

Hal ini kemudian memicu reaksi netizen Indonesia yang mencurigai Kristen Gray telah menyalahi aturan bagi WNA yang ada di Indonesia seperti izin tinggal, visa, izin bekerja, bahkan hingga pajak, termasuk memicu turis asing lainnya untuk pindah ke Bali di masa pandemi Covid-19 ini.

Screenshot thread @kristentootie yang mengundang reaksi netizen (istimewa)

Seperti netizen atas nama akun @A0755165. Ia menilai jika WNA tersebut perlu ditindak tegas oleh aparat Indonesia.

“@poldametrojaya @ditjen_imigrasi selamat siang pak, boleh tolong dicek @kristentootie Visa. Beliau sudah tinggal di bali ilegal dan tidak membayar pajak. Beliau juga menjual e-book tentang cara tinggal ilegal di Bali.” cuit @A0755165 (18/1).

Netizen dengan akun @plumotatosack juga berpendapat serupa.
@DitjenImigrasi Dicek dong visa bule-bule kayak @kristentootie udah setaun di Bali tapi ga kerja di Bali coba” tulis @plumotatosack (18/1).

Berdasarkan pantauan Radar Malang, perbincangan mengenai Bali menjadi trending kedua di Indonesia hingga Senin (18/1) siang ini di Twitter.

Hal ini bermula dari cuitan Kristen Gray pada akunnya @kristentootie yang mengaku sebagai wanita asal Amerika Serikat dan telah menetap selama satu tahun terakhir di Bali bersama pacar perempuannya.

Dalam cuitannya itu, awalnya ia dan sang kekasih hanya berencana untuk tinggal di Bali selama enam bulan dan mencoba menghasilkan uang dengan menjadi desain grafis. Namun situasi pandemi Covid-19 membuat mereka tertahan di Bali.

Kemudian ia menceritakan berbagai keuntungan yang ia rasakan selama hidup di Bali, seperti keamanan, biaya hidup yang rendah, ramah dengan LGBT, dan ada komunitas kulit hitam. Bahkan ia membandingkan pengalamannya saat menyewa rumah di Amerika Serikat dengan di Bali, dan mengatakan bahwa sewa rumah di Indonesia lebih murah daripada di Amerika Serikat.

Tidak sampai di situ, di utasnya ia juga mempromosikan ebook karangannya berjudul “Our Bali Life is Yours” yang dibuat untuk orang asing yang ingin seperti dirinya. Buku digital itu dijual seharga USD 30 atau sekitar Rp 400 ribu.

Sementara itu, setelah mendapat komentar dan hujatan, kini akun miliknya diketahui sudah diprivasi dari publik.

Penulis : Gilang Ilham

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru