alexametrics
26.5 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Kajari Malang Bikin Grafiti di Kedungkandang Jadi Bahan Meme Netizen

RADAR MALANG – Grafiti jembatan Kedungkandang, Kota Malang viral sebagai meme internet. Simbolis penorehan grafiti oleh Forkopimda Senin (15/3) kemarin menjadi bahan netizen untuk membuat meme. salah satu pejabat Kota Malang yang menjadi sasaran netizen adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, Andi Darmawangsa.

Melansir dari Twitter (18/3), beredar meme saat Andi Darmawangsa menyemprotkan cat ke dinding Jembatan Kedungkandang. Aslinya, ia membuat tulisan ‘Orang Hebat Tidak Korupsi’. Namun netizen merubah kata-kata tersebut dengan berbagai ungkapan lucu bernada bucin (budak cinta).

Nissa Sabiyan (Sabyan) dibawa-bawa (Twitter @nksthi)

Adapun beberapa meme yang dituliskan, “obat sing pait wae iso marai mari. Mosok kowe sing manis malah marai loro?” dengan caption “fix ini gaada obat,” ujar @AnangMr dalam unggahan twitternya (17/3).

Ada pula netizen yang berkomentar bahwa itu adalah vandalisme. Tetapi, seniman graffiti Kota Malang tidak setuju dengan hal itu. Karena, Pemerintah Kota Malang telah melibatkan 105 seniman untuk mempercantik dinding jembatan dengan seni mural. Mereka berasal dari berbagai komunitas.

Yang bikin meme sepertinya lagi friendzone (Twitter @nksthi)

Mulai Senin (15/3) kemarin, para seniman grafiti sudah mulai menggambar yang terbagi ke dalam 20 tim. Pengerjaan grafiti harus selesai saat HUT Kota Malang 1 April 2021.

“Ada 20 tim seniman yang tersebar di 5 pilar dengan 10 sisi dan 12 spot gambar. Supaya cepat menyelesaikan gambarnya dalam waktu singkat. Teman-teman dari Surabaya dan Kediri juga membantu,” ujar Junas, Koordinator Komunitas Grafiti Malang (17/3).

Kalau yang ini, Pak Kajari malah ambil beli minum di mesin minuman (Twitter @nksthi)

PT Indana Paint Kota Malang sebagai pihak ketiga menyediakan seluruh amunisi. Baik alat cat maupun alat grafiti.

Dalam tiga hari pengerjaan, karya para seniman mulai terlihat hasil yang signifikan. Mereka mengusung tema 3 B.

3B adalah Bal-Balan (Sepak Bola), Band-Bandan dan Balapan. Sebab ketiga unsur tersebut mewakili corak dari Kota Malang.

“Semua memang tentang Kota Malang. Kita kan juga ada 3B ya. Itu yang kita bawakan. Ada juga tema kuliner dan covid-19. Semua berkonsep Malangan,” tambahnya.

Junas usul agar Pemerintah Kota Malang memasang lampu sorot khusus. Supaya, lampu bisa meng-highlight hasil grafitti yang telah tuntas.

Foto asli Kajari Kota Malang, Andi Darmawangsa saa peresmian proyek mural Jembatan Kedungkandang (dok Radar Malang)

“Harapannya bisa ada pemberian cahaya sorot yang mendukung. Agar kalau malam bisa tetap kelihatan bagus,” ujar Junas.

Ia juga memberi imbauan kepada para oknum vandalisme. Agar tidak asal mengotori hasil grafiti di jembatan Kedungkandang Kota Malang.

“Untuk para oknum tolong jangan coret-coret lagi. Kalau mau ikut, silahkan kabari kita. Nanti kita berikan tempat di sini,” tegas Junas.

Penulis : Khrisna Ambar

RADAR MALANG – Grafiti jembatan Kedungkandang, Kota Malang viral sebagai meme internet. Simbolis penorehan grafiti oleh Forkopimda Senin (15/3) kemarin menjadi bahan netizen untuk membuat meme. salah satu pejabat Kota Malang yang menjadi sasaran netizen adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, Andi Darmawangsa.

Melansir dari Twitter (18/3), beredar meme saat Andi Darmawangsa menyemprotkan cat ke dinding Jembatan Kedungkandang. Aslinya, ia membuat tulisan ‘Orang Hebat Tidak Korupsi’. Namun netizen merubah kata-kata tersebut dengan berbagai ungkapan lucu bernada bucin (budak cinta).

Nissa Sabiyan (Sabyan) dibawa-bawa (Twitter @nksthi)

Adapun beberapa meme yang dituliskan, “obat sing pait wae iso marai mari. Mosok kowe sing manis malah marai loro?” dengan caption “fix ini gaada obat,” ujar @AnangMr dalam unggahan twitternya (17/3).

Ada pula netizen yang berkomentar bahwa itu adalah vandalisme. Tetapi, seniman graffiti Kota Malang tidak setuju dengan hal itu. Karena, Pemerintah Kota Malang telah melibatkan 105 seniman untuk mempercantik dinding jembatan dengan seni mural. Mereka berasal dari berbagai komunitas.

Yang bikin meme sepertinya lagi friendzone (Twitter @nksthi)

Mulai Senin (15/3) kemarin, para seniman grafiti sudah mulai menggambar yang terbagi ke dalam 20 tim. Pengerjaan grafiti harus selesai saat HUT Kota Malang 1 April 2021.

“Ada 20 tim seniman yang tersebar di 5 pilar dengan 10 sisi dan 12 spot gambar. Supaya cepat menyelesaikan gambarnya dalam waktu singkat. Teman-teman dari Surabaya dan Kediri juga membantu,” ujar Junas, Koordinator Komunitas Grafiti Malang (17/3).

Kalau yang ini, Pak Kajari malah ambil beli minum di mesin minuman (Twitter @nksthi)

PT Indana Paint Kota Malang sebagai pihak ketiga menyediakan seluruh amunisi. Baik alat cat maupun alat grafiti.

Dalam tiga hari pengerjaan, karya para seniman mulai terlihat hasil yang signifikan. Mereka mengusung tema 3 B.

3B adalah Bal-Balan (Sepak Bola), Band-Bandan dan Balapan. Sebab ketiga unsur tersebut mewakili corak dari Kota Malang.

“Semua memang tentang Kota Malang. Kita kan juga ada 3B ya. Itu yang kita bawakan. Ada juga tema kuliner dan covid-19. Semua berkonsep Malangan,” tambahnya.

Junas usul agar Pemerintah Kota Malang memasang lampu sorot khusus. Supaya, lampu bisa meng-highlight hasil grafitti yang telah tuntas.

Foto asli Kajari Kota Malang, Andi Darmawangsa saa peresmian proyek mural Jembatan Kedungkandang (dok Radar Malang)

“Harapannya bisa ada pemberian cahaya sorot yang mendukung. Agar kalau malam bisa tetap kelihatan bagus,” ujar Junas.

Ia juga memberi imbauan kepada para oknum vandalisme. Agar tidak asal mengotori hasil grafiti di jembatan Kedungkandang Kota Malang.

“Untuk para oknum tolong jangan coret-coret lagi. Kalau mau ikut, silahkan kabari kita. Nanti kita berikan tempat di sini,” tegas Junas.

Penulis : Khrisna Ambar

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/