alexametrics
26.5 C
Malang
Saturday, 5 December 2020

Moderasi Beragama Kunci Satukan Perbedaan

MALANG KOTA – Pascasarjana UIN Malang, Jumat (20/11) melakukan kegiatan webinar nasional dengan tema Moderasi Beragama Dalam Keragaman Khazanah Islam Nusantara.

Dalam sambutan dan sekaligus pembukaan oleh Direktur Pascasarjana UIN Malang, Prof Dr Umi Sumbulah M.Ag menjelaskan, pada era modern, ekspresi keagamaan sudah bervariatif sehingga mudah adanya perbedaan dan benturan, sehinga moderasi agama penting dipahami dalam membuat setiap orang menghargai perbedaan yang ada.
“Ekspresi keagaaman yang bervariatif, maka moderasi agama ini penting untuk menghargai keragaman dan perbedaan ini” ungkap Umi.

Kapuslitbang LKKMO Balitbang & Diklat Kemenag RI, Prof Dr Arskal Salim MA memberi gambaran bahwa saat ini perbedaan, kelompok, cara-cara dan kekerasan sudah sangat banyak. Misalnya saja kelompok dalam Islam sendiri saat ini sudah mengencarkan dakwahnya sesuai kelompok dan pemahamannya, sehingga kelompok Islam yang benar-benar diakui dan memiliki paham yang benar sudah mulai tersaingi. Tradisi baca kitab Kuning juga sudah hilang dikarenakan sudah banyak berubah kepada media-media terutama google atau website dan youtube. Dan ini membuat belajar kitab kuning terasa sudah mulai tergeserkan dan menghilang dari masyarakat.

“Saat ini sudah terjadinya kekerasan dari berbagai kalangan. Sekarang banyak kelompok-kelompok dan mereka dakwahnya melalui kompentemporer melalui YouTube, dan jenis sosmed lain. peralihan ini jika didominasi oleh kelompok tak bertanggung jawab dan kurang sesuai dengan Islam ini maka berbahaya, sebab mereka pasti gencar melakukan dakwahnya. Dan ini juga dapat menghilangkan kitab kitab kuning yang sudah pasti memiliki kebenaran karena sudah dicek dan dibaca secara banyak oleh para ahli keagamaan,” ucap Arskal.

Dalan merawat ke-Indonesia-an yang multikural dan beragam ini perlu adanya moderasi beragama yang benar dan sesuai. Sebab saat ini Keragaman peradaban manusia melahirkan banyak multitafsir yang bersifat fanatisme, ekstremisme, eksploitasi agama. Oleh karena itu, penting mengembalikan teks pada konteksnya yang sesuai.

“Keragaman peradaban manusia melahirkan multitafsir, sehingga lahir fanatisme, ekstremisme, eksploitasi agama, maka penting Kembalikan teks pada konteksnya dalam Moderasi beragama sebagai strategi kita dalam merawat ke-Indonesia-an yang multicultural” tambahnya dalam penutupan webinar.

Penulis: Ali Hasan Assidiqi

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Belajar Daring, Bikin Pendidik Mendadak Jadi Youtuber

MALANG KOTA - Masa pandemi membuat sistem pendidikan harus menyesuaikan diri agar tetap berjalan meski dilaksanakan dari jarak jauh (daring/PJJ). Sehingga, guru dituntut tak hanya mengajar, tapi juga mendidik dengan cara lebih fleksibel, kreatif, menarik dan menyenangkan.

Free Runners Malang Ngopi Sehat di Cafe NGORAN

MALANG KOTA - Cafe NGORAN yang dibuka tiap pagi selama seminggu ini di halaman Jawa Pos Radar Malang mampu menjadi magnet bagi komunitas di Malang raya untuk menggelar gathering santai. Salah satunya adalah komunitas Free Runners Malang, yang pagi tadi, Sabtu (5/12) terlihat asyik bercengkrama di cafe yang memiliki bar berupa kendaraan oranye serupa Bajaj besutan Social Palace tersebut.

Jalur alternatif Avia Dibuka Lagi

MALANG KOTA - Akibat berita miring jalur alternatif Avia berbayar, per Rabu (18/11) jalur ini ditutup. Namun siapa sangka, pada Jumat (4/12) kemarin trabasan ini dibuka lagi.

Distribusi Surat Suara Pilkada Kabupaten Malang Target Tuntas 2 Hari

KEPANJEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang menargetkan pendistribusian kertas surat suara dan logistik lain ke panitia pemilihan kecamatan (PPK), selesai dalam dua hari, yaitu pada tanggal 6-7 Desember mendatang.

Susul Mortal Kombat, Suicide Squad dan Conjuring Tayang di HBO Max

RADARMALANG - HBO Max telah mengumumkan akan ada 17 film dari Warner Bros yang rilis di layanan streaming tersebut. Semua film akan tersedia di HBO Max berbarengan dengan perilisan filmnya di bioskop. Film-film tersebut akan tersedia untuk pelanggan HBO Max tanpa biaya tambahan dan akan tersedia secara eksklusif selama sebulan, sama seperti Wonder Woman 1984.

Wajib Dibaca

Belajar Daring, Bikin Pendidik Mendadak Jadi Youtuber

MALANG KOTA - Masa pandemi membuat sistem pendidikan harus menyesuaikan diri agar tetap berjalan meski dilaksanakan dari jarak jauh (daring/PJJ). Sehingga, guru dituntut tak hanya mengajar, tapi juga mendidik dengan cara lebih fleksibel, kreatif, menarik dan menyenangkan.

Free Runners Malang Ngopi Sehat di Cafe NGORAN

MALANG KOTA - Cafe NGORAN yang dibuka tiap pagi selama seminggu ini di halaman Jawa Pos Radar Malang mampu menjadi magnet bagi komunitas di Malang raya untuk menggelar gathering santai. Salah satunya adalah komunitas Free Runners Malang, yang pagi tadi, Sabtu (5/12) terlihat asyik bercengkrama di cafe yang memiliki bar berupa kendaraan oranye serupa Bajaj besutan Social Palace tersebut.

Jalur alternatif Avia Dibuka Lagi

MALANG KOTA - Akibat berita miring jalur alternatif Avia berbayar, per Rabu (18/11) jalur ini ditutup. Namun siapa sangka, pada Jumat (4/12) kemarin trabasan ini dibuka lagi.

Distribusi Surat Suara Pilkada Kabupaten Malang Target Tuntas 2 Hari

KEPANJEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang menargetkan pendistribusian kertas surat suara dan logistik lain ke panitia pemilihan kecamatan (PPK), selesai dalam dua hari, yaitu pada tanggal 6-7 Desember mendatang.