21.6 C
Malang
Friday, 3 February 2023

25 Persen Kandidat Punya Pengalaman

MALANG KOTA- Seleksi Duta Hijab Radar Malang 2023 masuk ke tahap kedua. Jumlah peserta sudah mengerucut menjadi 80 orang. Kemarin (21/1), mereka melakoni sesi wawancara tertutup di Kantor Jawa Pos Radar Malang

Secara garis besar, Ketua Panitia Seleksi Duta Hijab Radar Malang 2023 Ida Ayu Lestari menyebut bila kemampuan public speaking masing-masing kandidat cukup bagus. Sebab, beberapa dari mereka sudah berpengalaman mengikuti pageant atau kontes kecantikan. Seperti ikut dalam pemilihan duta kampus atau duta wisata. ”Ada sekitar 25 persen yang sudah berpengalaman. Beberapa dari mereka bahkan menjadi pemenangnya,” kata Ida. Karena itu, pihaknya mengaku tak menemui kendala berarti menyeleksi peserta.

”Sebab semua kandidat juga memiliki potensi masingmasing,” imbuhnya. Dalam wawancara tertutup kemarin, juga ada beberapa peserta yang menampilkan bakatnya. Seperti menyanyi, menari, dan melukis. ”Kandidat yang sudah lolos ini memang kerenkeren semua,” imbuh Ida Ayu. Dari 80 kandidat yang masuk seleksi tahap kedua, panitia akan akan memilih 40 peserta terbaik. Penilaian tidak hanya dilakukan dari fisik dan penampilan peserta saja. Pengetahuan jurnalistik, wawasan umum, dan kemampuan membaca Alquran juga dipertimbangkan. ”Kami tidak condong pada satu aspek saja. Hal yang terpenting, mereka berkomitmen untuk belajar dan berkontribusi, bukan hanya mencari nama saja,” tambah Ida Ayu.

Salah satu peserta yang kemarin ikut wawancara tertutup adalah Sarah Filia Ramadhani. Dia mengakui sempat nervous jelang mengikuti tahap tersebut. ”Iya, sempat grogi juga, tapi alhamdulillah lancar,” kata Filia, sapaan karibnya itu. Mahasiswi Universitas Negeri Malang (UM) itu optimistis bisa lolos ke tahap selanjutnya. Dalam sesi wawancara tertutup kemarin, para peserta juga menyampaikan sejumlah inovasi yang mereka usung. (yun/by)

MALANG KOTA- Seleksi Duta Hijab Radar Malang 2023 masuk ke tahap kedua. Jumlah peserta sudah mengerucut menjadi 80 orang. Kemarin (21/1), mereka melakoni sesi wawancara tertutup di Kantor Jawa Pos Radar Malang

Secara garis besar, Ketua Panitia Seleksi Duta Hijab Radar Malang 2023 Ida Ayu Lestari menyebut bila kemampuan public speaking masing-masing kandidat cukup bagus. Sebab, beberapa dari mereka sudah berpengalaman mengikuti pageant atau kontes kecantikan. Seperti ikut dalam pemilihan duta kampus atau duta wisata. ”Ada sekitar 25 persen yang sudah berpengalaman. Beberapa dari mereka bahkan menjadi pemenangnya,” kata Ida. Karena itu, pihaknya mengaku tak menemui kendala berarti menyeleksi peserta.

”Sebab semua kandidat juga memiliki potensi masingmasing,” imbuhnya. Dalam wawancara tertutup kemarin, juga ada beberapa peserta yang menampilkan bakatnya. Seperti menyanyi, menari, dan melukis. ”Kandidat yang sudah lolos ini memang kerenkeren semua,” imbuh Ida Ayu. Dari 80 kandidat yang masuk seleksi tahap kedua, panitia akan akan memilih 40 peserta terbaik. Penilaian tidak hanya dilakukan dari fisik dan penampilan peserta saja. Pengetahuan jurnalistik, wawasan umum, dan kemampuan membaca Alquran juga dipertimbangkan. ”Kami tidak condong pada satu aspek saja. Hal yang terpenting, mereka berkomitmen untuk belajar dan berkontribusi, bukan hanya mencari nama saja,” tambah Ida Ayu.

Salah satu peserta yang kemarin ikut wawancara tertutup adalah Sarah Filia Ramadhani. Dia mengakui sempat nervous jelang mengikuti tahap tersebut. ”Iya, sempat grogi juga, tapi alhamdulillah lancar,” kata Filia, sapaan karibnya itu. Mahasiswi Universitas Negeri Malang (UM) itu optimistis bisa lolos ke tahap selanjutnya. Dalam sesi wawancara tertutup kemarin, para peserta juga menyampaikan sejumlah inovasi yang mereka usung. (yun/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/